Bandara Internasional Yogyakarta Bakal Rampung Triwulan I 2020

- Pewarta

Senin, 26 Agustus 2019 - 03:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Adilmakmur.co.id, Kulon Progo – Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengapresiasi perkembangan pembangunan Bandara Internasional Yogyakarta di Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, yang telah sesuai rencana yakni sekitar 60 hingga 70 persen.

“Progresnya cukup bagus. Kami perkirakan sudah mencapai 60 hingga 70 persen. Kalau dilihat, kira-kira akan selesai secara keseluruhan pada Februari atau Maret 2020. Setelah itu, kami operasikan,” kata Budi Karya Sumadi usai meninjau perkembangan pembangunan Bandara Internasional Yogyakarta di Kabupaten Kulon Progo, Minggu (25/8/2019).

Ia mengatakan hal yang perlu ditekankan saat ini adalah bagaimana jumlah penerbangan melalui Kulon Progo itu harus ditingkatkan dari sekarang terutama jurusan ke luar Jawa.

“Hal ini yang akan kami bicarakan. Hal lain yang akan dibicarakan bagaimana angkutan kereta api sebagai aksesbilitas bisa bertambah, sehingga lebih mudah, lebih pendek, ada suatu kepastian bagi penumpang yang datang sering untuk mencapai Yogyakarta,” katanya.

Budi Karya mengatakan pembangunan kereta api akan selesai pada Mei 2020 dari bandara Kulon Progo ke Stasiun Kendundang.

Dengan demikian, lanjut dia, pada saat pembangunan Bandara Internasional Yogyakarta selesai, perjalanan dari bandara itu ke Stasiun Tugu yang biasanya membutuhkan waktu 35 menit, dengan kereta api hanya kira-kira 15 menit.

Sementara itu Direktur Utama PT Angkasa Pura I Faik Fahmi mengatakan saat ini perkembangan pembangunan Bandara Internasional Yogyakarta sudah mencapai 74 persen dan sedang dalam proses penyelesaian area terminal serta fasilitas lainnya.

Pihaknya juga tengah bersiap mengembangkan kawasan aerocity untuk mendukung keberadaan bandara serta sektor pariwisata Jawa Tengah-DIY. Perusahaan pelat merah ini memiliki aset lahan seluas 86 hektare yang akan dikembangkan menjadi kawasan hotel serta pusat bisnis sehingga bisa mendukung kebutuhan para wisatawan.

“Di luar itu pemerintah juga akan membangun pusat kota baru dan bisa diintegrasikan dengan konsep pembangunan bandara sehingga bisa tercipta iklim usaha baru,” kata Faik. (sut)

Berita Terkait

Permintaan Tegas Prabowo Subianto ke Pengusaha: Jangan Kau Cekik Para Petani! Rakyat Harus Sejahtera
PT STM Sukseskan MotoGP Mandalika 2025, Sediakan Helikopter untuk Transportasi dan Evakuasi Medis
Program Partisipasi Desa PT Sumbawa Timur Mining Raih CSR & PDB Awards 2025
Keunggulan Menggunakan Layanan QRIS Merchant DOKU bagi Pebisnis Pemula!
Cara Efektif Mengundang Jurnalis Ekonomi Agar Acara Liputan Berhasil
Operasi Terpadu Kemenhut Bersihkan 360 Hektare Sawit Ilegal TNGL
Gabah Rp6.500 Dan Beras SPHP Jadi Penopang Harga Stabil
Galeri Foto Pers Jadi Strategi Komunikasi Visual Perusahaan Modern

Berita Terkait

Kamis, 16 Oktober 2025 - 14:38 WIB

Permintaan Tegas Prabowo Subianto ke Pengusaha: Jangan Kau Cekik Para Petani! Rakyat Harus Sejahtera

Rabu, 8 Oktober 2025 - 10:55 WIB

PT STM Sukseskan MotoGP Mandalika 2025, Sediakan Helikopter untuk Transportasi dan Evakuasi Medis

Rabu, 1 Oktober 2025 - 17:36 WIB

Program Partisipasi Desa PT Sumbawa Timur Mining Raih CSR & PDB Awards 2025

Sabtu, 20 September 2025 - 08:53 WIB

Keunggulan Menggunakan Layanan QRIS Merchant DOKU bagi Pebisnis Pemula!

Jumat, 12 September 2025 - 15:47 WIB

Cara Efektif Mengundang Jurnalis Ekonomi Agar Acara Liputan Berhasil

Berita Terbaru

logo

Pers Rilis

/C O R R E C T I O N — PayJoy/

Rabu, 11 Feb 2026 - 20:15 WIB