Ribuan Tukang Becak dan Kader PPP Sambut Prabowo di Yogyakarta

- Pewarta

Rabu, 28 November 2018 - 09:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Calon Presiden RI 2019, Prabowo Subianto saat menghadiri acara Silahturahmi dengan Warga Muhammadiyah Yogyakarta, Rabu (28/11/2018).

Calon Presiden RI 2019, Prabowo Subianto saat menghadiri acara Silahturahmi dengan Warga Muhammadiyah Yogyakarta, Rabu (28/11/2018).

Adilmakmur.co.id, Yogyakarta – Ribuan tukang becak dan simpatisan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menyambut kehadiran calon presiden Prabowo Subianto di Yogyakarta. Ribuan tukang becak dan ribuan simpatisan PPP itu terlihat mengular di jalan Jl. K. H Agus Salim saat Prabowo akan berkunjung ke kediaman Kyai Syukri Fadholi yang merupakan tokoh sentral PPP Yogyakarta. 

Ribuan tukang becak dan simpatisan PPP Yogyakarta itu sepertinya sudah mengetahui langkah Prabowo untuk bertemu dengan Kyai Syukri Fadholi di kampung islam Suronatan Yogyakarta. 

Sebab, para tukang becak dan simpatisan kader PPP yang mengenakan baju loreng berwarna hijau berlambang Kabah dan dibalut sorban itu langsung mengacungkan dua jarinya ketika Prabowo lewat, tak sedikit dari mereka juga berteriak teriak menyebut nama Prabowo. 

Tak Bisa Bebas karena Berpidato Tanpa Teks, Prabowo Bersyukur Tak Jadi Diundang ke Muktamar Pemuda Muhammadiyah XVII

“Hidup Pak Prabowo, hidup Pak Prabowo, sudah saatnya ganti presiden,” teriak para tukang becak dan ribuan simpatisan PPP itu di pinggir jalan di Jl. K. H Agus Salim, Yogyakarta, Rabu (28/11/2018). 

Mendengar teriakan para tukang becak dan simpatisan PPP yang berseragam hijau itu, Prabowo langsung membuka atap mobilnya dan berdiri untuk menyapa secara langsung. Ia pun berterima kasih atas dukungan yang diberikan dari para tukang becak dan simpatisan kader PPP tersebut. 

“Terimakasih bapak bapak terimakasih,” ungkap Prabowo sambil mengulurkan tangannya untuk dapat bersalaman dengan para tukang becak dan simpatisan PPP. 

Dalam kegiatannya di acara Prabowo Menyapa Rakyat Yogyakarta, Prabowo menjelaskan bahwa para tukang becak tersebut yang menyambut kehadirannya rata-rata sudah berusia cukup tua. Tetapi, lanjut Prabowo, mereka mau dan berusaha mencari nafkah dengan hasil keringat dan jerih payahnya sendiri. Tetapi ia berharap, anak cucu dari tukang becak tersebut bisa mendapatkan pekerjaan yang jauh lebih baik untuk membantu perekonomian keluarga nya. 

“Saya melihat dari tukang tukang becak tersebut nampaknya mereka sudah cukup tua tapi mereka tetap narik becak, saya menghargai dan menghormati pekerjaan mereka, mereka mencari nafkah untuk keluarga nya dengan keringat nya dengan jerih payah fisiknya, Tapi sebagai negara yang terhormat dan sebagai bangsa yang modern kalau mereka masih menjadi tukang becak maka anak anak mereka dan cucu cucu mereka tidak boleh jadi tukang becak lagi,” ungkapnya penuh haru.

“Saya bukan tidak mengejek profesi mereka, setiap profesi yang halal yang tidak merugikan dan menyakiti orang lain itu adalah profesi dan pekerjaan yang mulia dan terhormat. Tetapi kita tidak sampai hati kalau rakyat kita harus seperti itu terus menerus. Kita ingin anak anak mereka cucu cucu mereka para tukang becak menjadi insinyur, jadi pilot, jadi pengusaha,” imbuhnya. 

Karena itu, perjuangan dirinya bersama Sandiaga Salahuddin Uno untuk menciptakan kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia dengan menjalankan pemerintahan yang bersih dan mengelola sumber daya alam yang dimiliki oleh negara Indonesia dengan sebaik-baiknya demi kemakmuran rakyat Indonesia. 

“Karena itu perjuangan kita adalah menciptakan kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia dengan pemerintahan yang bersih yang sungguh sungguh berjuang untuk rakyat Indonesia,” tandasnya. (fik)

Berita Terkait

Manfaat Green Mining bagi Lingkungan, Ekonomi, dan Masyarakat 
KPK Telusuri Aliran Dana Rp222 Miliar Kasus Bank BJB ke Ridwan Kamil dan Keluarga
PBB Pantau Protes Nasional, Ingatkan Indonesia Jaga Hak Warga Sipil
Bantuan Pangan Jadi Kunci Tekan Harga Beras Di Tengah Lonjakan Pasar
Uang Rakyat Harus Efisien, Prabowo Hapus Tantiem Komisaris BUMN
Angelica Tengker Kukuhkan Visi Budaya dan Bangsa Lewat KKK 2025–2030
Lukisan di Ranjang Sakit: SBY dan Istirahat Sang Jenderal Demokrat
Kejagung Tetapkan Jurist Tan Tersangka Korupsi Chromebook, Mangkir Pemeriksaan

Berita Terkait

Sabtu, 4 Oktober 2025 - 14:10 WIB

KPK Telusuri Aliran Dana Rp222 Miliar Kasus Bank BJB ke Ridwan Kamil dan Keluarga

Rabu, 3 September 2025 - 08:18 WIB

PBB Pantau Protes Nasional, Ingatkan Indonesia Jaga Hak Warga Sipil

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 07:57 WIB

Bantuan Pangan Jadi Kunci Tekan Harga Beras Di Tengah Lonjakan Pasar

Sabtu, 16 Agustus 2025 - 08:47 WIB

Uang Rakyat Harus Efisien, Prabowo Hapus Tantiem Komisaris BUMN

Selasa, 5 Agustus 2025 - 09:03 WIB

Angelica Tengker Kukuhkan Visi Budaya dan Bangsa Lewat KKK 2025–2030

Berita Terbaru

logo

Pers Rilis

/C O R R E C T I O N — PayJoy/

Rabu, 11 Feb 2026 - 20:15 WIB