Jika Gabung Jokowi, Gerindra Tuai Banyak Mudharat

- Pewarta

Selasa, 2 Juli 2019 - 04:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Adilmakmur.co.id, Jakarta – Analis politik Pangi Syarwi Chaniago mengimbau Gerindra tak tergiur tawaran kubu Jokowi. Apalagi bergabung dalam koalisi pemerintahan saat ini.

“Sebaiknya ‘jangan’. Lebih banyak mudharatnya dari manfaatnya untuk Partai Gerindra,” ujar Pangi di Jakarta, Senin, (1/7/2019).

Menurutnya, masyarakat menghendaki konsistensi Gerindra sebagai oposan. Jika dilabrak, dampaknya bisa sistematis. Masyarakat tak akan percaya lagi pada partai yang dipimpin Prabowo Subianto itu.

Pertama, dampaknya akan merusak sistem politik Indonesia dari segi konsistensi. Kedua, hal itu berpotensi menurunkan kualitas demokrasi di Indonesia. Selain itu, Pangi juga membeberkan alasan supaya Gerindra berada di pihak oposisi.

“Alasan pertama, Gerindra punya kans bisa memenangkan pemilu legislatif 2024,” kata dia.

Pasalnya, ada kemungkinan citra pemerintah Jokowi tidak memuaskan nantinya. Misalnya dari pemenuhan target, pemerintah tidak mampu memenuhi target janji politiknya.

Gerindra bisa mengambil peluang dari sini. Sebab Jokowi punya asosiatif langsung terhadap PDIP. Jika Jokowi baik, PDIP juga mendapatkan dampak elektoral, namun kalau kinerja Jokowi periode kedua tidak baik, maka berpotensi mengerus/tsunami elektabilitas PDIP.

“Kedua, tentu saja Gerindra salah satu partai yang mampu mengimbangi, mengkoreksi jalannya pemerintahan, partai papan atas yang punya roh “bergaining posisition” memainkan peran oposisi,” kata dia.

Terakhir, Pangi menyampaikan pemakluman atas sikap koalisi Jokowi yang menolak Gerindra. Hal itu dikatakan sebagai sesuatu yang wajar. Karena hal itu bisa menganggu jatah kursi menteri dan jabatan strategis lainnya, secara sederhana memantik kecemburuan dan secara etika politik pun nampak “tidak elok”.

“Lebih baik Gerindra puasa 5 tahun lagi, kita hakul yakin Gerindra punya momentum emas, punya kans memenangkan pemilu 2024,” tegas dia. (*)

Berita Terkait

Dugaan Korupsi Kredit LPEI, Jejak Dana PT MAJU Disorot KPK
Jokowi Tanggapi Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Sebut Dinamika Demokrasi dan Mekanisme Konstitusi
Forum Purnawirawan TNI Kirim Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Jokowi: Biasa dalam Demokrasi
Reshuffle Kabinet Prabowo Subianto, Momentum Penguatan Pemerintahan Menuju Transformasi Ekonomi Nasional
Dari Senayan ke SOKSI: Langkah Politik Baru Misbakhun, Sayap Golkar yang Strategis Jelang 2029 Mendatang
Kader Muda PPP Dorong Elite Partai Kembali ke Prinsip Paling Dasar, Kebersamaan dan Musyawara
Beginilah 5 Jalan yang Dilakukan Press Release untuk Lakukan Perbaikan Citra dan Pulihkan Nama Baik
Akhirnya Prabowo Subianto Bertemu dengan Megawati Soekarno Putri, Silaturahmi Idul Fitri 2,5 Jam

Berita Terkait

Rabu, 13 Agustus 2025 - 11:49 WIB

Dugaan Korupsi Kredit LPEI, Jejak Dana PT MAJU Disorot KPK

Senin, 9 Juni 2025 - 09:28 WIB

Jokowi Tanggapi Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Sebut Dinamika Demokrasi dan Mekanisme Konstitusi

Sabtu, 7 Juni 2025 - 06:47 WIB

Forum Purnawirawan TNI Kirim Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Jokowi: Biasa dalam Demokrasi

Rabu, 4 Juni 2025 - 14:39 WIB

Reshuffle Kabinet Prabowo Subianto, Momentum Penguatan Pemerintahan Menuju Transformasi Ekonomi Nasional

Kamis, 22 Mei 2025 - 15:14 WIB

Dari Senayan ke SOKSI: Langkah Politik Baru Misbakhun, Sayap Golkar yang Strategis Jelang 2029 Mendatang

Berita Terbaru

logo

Pers Rilis

/C O R R E C T I O N — PayJoy/

Rabu, 11 Feb 2026 - 20:15 WIB