Harga Daging Ayam di Palembang Masih Tinggi

- Pewarta

Selasa, 11 Juni 2019 - 03:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Harga daging ayam potong di sejumlah pasar tradisional Palembang, Selasa (11/6/2019), masih cukup tinggi sekitar Rp37.000/kg.

Harga daging ayam potong di sejumlah pasar tradisional Palembang, Selasa (11/6/2019), masih cukup tinggi sekitar Rp37.000/kg.

Adilmakmur.com, Palembang – Harga daging ayam potong di sejumlah pasar tradisional di Kota Palembang, Sumatera Selatan, seusai Lebaran Idul Fitri 1440 Hijriah/2019 masih tinggi. Harga daging ayam potong di sejumlah pasar tradisional Palembang, Selasa (11/6/2019), masih cukup tinggi sekitar Rp37.000/kg.

Harga daging ayam yang bergerak naik dari Rp28.000 per kilogram menjadi Rp38.000/kg sepekan menjelang Lebaran, kini belum ada penurunan yang berarti. “Harga daging ayam yang bergerak naik sejak sepekan menjelang Lebaran kini belum ada tanda-tanda menurun,” kata Rusdi salah seorang pedagang ayam di Pasar Tradisional Sekip Ujung Palembang.

Kenaikan harga daging ayam potong mulai terjadi pada akhir Mei 2019, kondisi tersebut dipengaruhi pasokan dari pengusaha peternak ayam potong yang kurang lancar dan jumlahnya berkurang, sedangkan permintaan meningkat.

Selain itu, dipengaruhi biaya tebus yang ditetapkan pihak pengusaha peternakan ayam potong lebih tinggi dibandingkan sebelumnya, sehingga pedagang menjual ke pelanggan disesuaikan dengan kenaikan penebusan barang dagangan.

Kenaikan harga daging ayam potong ini diperkirakan akan berlangsung sepanjang Juni 2019 ini karena seusai Lebaran banyak warga yang menggelar acara syukuran dan pesta pernikahan membutuhkan ayam untuk salah satu menu hidangan kepada tamunya.

Menghadapi kondisi tersebut, pedagang berharap Pemda dan instansi terkait mengendalikan kenaikan harga ayam dan beberapa kebutuhan masyarakat lainnya sehingga aktivitas jual beli di pasar tradisional kembali normal.

Sementara sebelumnya Kepala Dinas Perdagangan Sumsel, Yustiaus mengatakan untuk mengendalikan kenaikan harga kebutuhan masyarakat pihaknya menggelar operasi pasar dan pasar murah.

Sementara untuk mengendalikan harga kebutuhan pokok masyarakat agar tidak terjadi kenaikan melebihi batas kewajaran, pihaknya berupaya melakukan pengawasan bersama Satgas Pangan Polda Sumsel. (yud)

Berita Terkait

Hallo Oto Diluncurkan, HMN Media Perluas Jaringan Digital untuk Menangkap Peluang Industri Otomotif
New Media Network Buka Peluang Bisnis bagi Pemilik Followers Media Sosial melalui Kolaborasi Pemasaran Digital
New Media Network Buka Peluang Bisnis bagi Pemilik Followers Media Sosial melalui Kolaborasi Pemasaran Digital
SapuLangit Media Center Perluas Distribusi Siaran Pers ke Lebih dari 200 Media Online untuk Manajemen Reputasi,ć
Kecepatan Tayang Jadi Solusi Distribusi Press Release di Platform Media Sosial, Siarannews.com Gandeng NMN
Demi Jurnalisme yang Berkualitas, Hallo.id Menghadirkan Platform ‘Traktir Kopi’ untuk Apresiasi dari Pembaca
Demi Jurnalisme yang Berkualitas, Hallo.id Menghadirkan Platform ‘Traktir Kopi’ untuk Apresiasi dari Pembaca
Demi Jurnalisme yang Berkualitas, Hallo.id Menghadirkan Platform ‘Traktir Kopi’ untuk Apresiasi dari Pembaca

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:20 WIB

Hallo Oto Diluncurkan, HMN Media Perluas Jaringan Digital untuk Menangkap Peluang Industri Otomotif

Senin, 12 Oktober 2026 - 15:26 WIB

New Media Network Buka Peluang Bisnis bagi Pemilik Followers Media Sosial melalui Kolaborasi Pemasaran Digital

Senin, 12 Oktober 2026 - 15:00 WIB

New Media Network Buka Peluang Bisnis bagi Pemilik Followers Media Sosial melalui Kolaborasi Pemasaran Digital

Minggu, 27 September 2026 - 16:34 WIB

SapuLangit Media Center Perluas Distribusi Siaran Pers ke Lebih dari 200 Media Online untuk Manajemen Reputasi,ć

Senin, 14 September 2026 - 09:15 WIB

Kecepatan Tayang Jadi Solusi Distribusi Press Release di Platform Media Sosial, Siarannews.com Gandeng NMN

Berita Terbaru