Duh, Harga Daging Ayam Tembus Rp 52.000/Ekor

- Pewarta

Senin, 10 Juni 2019 - 02:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Di Pasar Pondok Labu, Jakarta Selatan daging ayam dijual di angka Rp 52.000 per ekor.

Di Pasar Pondok Labu, Jakarta Selatan daging ayam dijual di angka Rp 52.000 per ekor.

Adilmakmur.co.id, Jakarta – Harga daging ayam masih tinggi usai Lebaran. Salah satunya di Pasar Pondok Labu, Jakarta Selatan daging ayam dijual di angka Rp 52.000 per ekor.

Menurut salah satu pedagang ayam, Jay harga ayam per ekornya saat ini sudah turun dari waktu Lebaran yang mencapai Rp 55.000 per ekor. Penurunan terjadi sejak dua hari belakangan.

“Harganya masih mahal, sekarang Rp 52.000 yang 2 kg. Itu turun sih dari pas Lebaran sempat Rp 55.000,” ungkap dia saat berbincang dengan detikFinance, Sabtu (8/9/2019).

Jay menjelaskan, normalnya ayam dengan berat mencapai 2 kg tersebut dijual dengan harga Rp 45.000 per ekor.

Kemudian, untuk daging ayam dengan berat 1,5 kg harganya saat ini dipatok Rp 42.000 per ekor. Angka ini menurun dari waktu Lebaran yang mencapai Rp 50 ribu per kg.

“Ini sekarang (ukuran 1,5 kg) Rp 42.000, pas Lebaran Rp 48.000 hingga Rp 50.000. Kalau normal harganya sih Rp 35.000 hingga Rp 37.000 per kg,” ungkapnya.

Sementara itu, pedagang lainnya, Adit menjelaskan untuk harga daging sapi telah dijual di angka Rp 120.000 per kg. Angka ini turun dari Lebaran yang mencapai Rp 130.000 per kg.

Walaupun turun, harga tersebut masih tergolong stabil tinggi. Sebab, pemerintah menargetkan harga di kisaran Rp 80.000 per kg.

Adit juga mengungkapkan kenaikan harga ini dikarenakan biaya pemotongan yang meningkat menjadi Rp 90.00p per kg dari sebelumnya Rp 88.000 per kg.

“Harganya Rp 120.000 ini naik dari pemotongannya, kan Lebaran. Biasanya Rp 88.000 per kg, ini 90.000 per kg, kan di kita dibersihin lagi, tulangnya, kulit,” pungkas dia. (*)

Berita Terkait

Hallo Oto Diluncurkan, HMN Media Perluas Jaringan Digital untuk Menangkap Peluang Industri Otomotif
New Media Network Buka Peluang Bisnis bagi Pemilik Followers Media Sosial melalui Kolaborasi Pemasaran Digital
New Media Network Buka Peluang Bisnis bagi Pemilik Followers Media Sosial melalui Kolaborasi Pemasaran Digital
SapuLangit Media Center Perluas Distribusi Siaran Pers ke Lebih dari 200 Media Online untuk Manajemen Reputasi,ć
Kecepatan Tayang Jadi Solusi Distribusi Press Release di Platform Media Sosial, Siarannews.com Gandeng NMN
Demi Jurnalisme yang Berkualitas, Hallo.id Menghadirkan Platform ‘Traktir Kopi’ untuk Apresiasi dari Pembaca
Demi Jurnalisme yang Berkualitas, Hallo.id Menghadirkan Platform ‘Traktir Kopi’ untuk Apresiasi dari Pembaca
Demi Jurnalisme yang Berkualitas, Hallo.id Menghadirkan Platform ‘Traktir Kopi’ untuk Apresiasi dari Pembaca

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:20 WIB

Hallo Oto Diluncurkan, HMN Media Perluas Jaringan Digital untuk Menangkap Peluang Industri Otomotif

Senin, 12 Oktober 2026 - 15:26 WIB

New Media Network Buka Peluang Bisnis bagi Pemilik Followers Media Sosial melalui Kolaborasi Pemasaran Digital

Senin, 12 Oktober 2026 - 15:00 WIB

New Media Network Buka Peluang Bisnis bagi Pemilik Followers Media Sosial melalui Kolaborasi Pemasaran Digital

Minggu, 27 September 2026 - 16:34 WIB

SapuLangit Media Center Perluas Distribusi Siaran Pers ke Lebih dari 200 Media Online untuk Manajemen Reputasi,ć

Senin, 14 September 2026 - 09:15 WIB

Kecepatan Tayang Jadi Solusi Distribusi Press Release di Platform Media Sosial, Siarannews.com Gandeng NMN

Berita Terbaru