Prabowo ke Pendukung : Kadang Kita Harus Mundur tapi Tak Berarti Menyerah

- Pewarta

Jumat, 24 Mei 2019 - 08:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Adilmakmur.co.id, Jakarta – Capres Prabowo Subianto semalam bertemu dengan para pengunjuk rasa aksi 22 Mei di Rumah Perjuangan Rakyat, Menteng, Jakarta Pusat. Dalam pidatonya, Prabowo mengatakan mundur bukan berarti menyerah.

Kunjungan Prabowo itu dibagikan melalui YouTube oleh Media Center Prabowo-Sandi, Kamis (23/5/2019). Prabowo menemui para pendukungnya itu usai menyambangi korban demo di Rumah Aspirasi di Kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (22/5/2019) malam.

Prabowo mulanya meminta para pendukung berjuang di jalan damai. Eks Danjen Kopassus itu juga meminta para pendukung percaya kepadanya.

“Jalan tanpa kekerasan ini sangat berat tapi harus kita lakukan, mengerti? Masih mau percaya sama saya?” kata Prabowo.

“Saya orang yang dilantik untuk perang, tapi saya memilih jalan tidak pakai kekerasan dan percayalah kemenangan pasti datang kepada mereka yang di jalan yang benar,” sambung dia.

Prabowo mengatakan saat ini tengah berada di jalan yang benar. Dia meminta pendukungnya legawa dan tidak melakukan kekerasan.

“Kita berada di jalan yang benar kita harus menang secara moral yang tinggi. Kita mulia, kita mulia kita tidak akan membalas kau kalau mau menzalimi kami kamu lebih kuat dan kami semakin hari semakin kuat,” kata Prabowo.

“Dan kadang-kadang dalam perjuangan ada taktik dan ada strategi kadang-kadang kita harus kiri, kadang-kadang kita harus kanan. Kadang-kadang kita harus mundur, mundur tidak berarti kita menyerah betul? Sanggup?” sambung dia.

“Maju terus, Pak, maju terus,” timpal massa.

“Lohhh katanya sami’na wa atho’na?” kata Prabowo lagi.

Ketum Partai Gerindra itu menjelaskan, mundur bukan berarti menyerah. Terkadang, kata Prabowo, memutuskan mundur adalah untuk meraih hal yang lebih besar.

“Menyerah tidak pernah menyerah tapi kadang-kadang mundur satu langkah untuk nanti maju dua langkah. Katanya sami’na wa atho’na jadi kadang-kadang ya saya harus ke kiri ya ke kiri,” ujar Prabowo.

“Tapi sudah kelewatan Pak,” timpal massa lagi.

“Tenang, sabar, sudah sakit hati, sabar ini ya berat, saya katakan berat. Tapi itu harus kita lakukan. Kalau saudara percaya sama saya sabar. Ingat sabar sejuk damai tidak pakai kekerasan itu pendekar itu pendekar. Bersatu terus kita sangat kuat bersatu kita teguh,” kata Prabowo lagi. (*)

Berita Terkait

Manfaat Green Mining bagi Lingkungan, Ekonomi, dan Masyarakat 
KPK Telusuri Aliran Dana Rp222 Miliar Kasus Bank BJB ke Ridwan Kamil dan Keluarga
PBB Pantau Protes Nasional, Ingatkan Indonesia Jaga Hak Warga Sipil
Bantuan Pangan Jadi Kunci Tekan Harga Beras Di Tengah Lonjakan Pasar
Uang Rakyat Harus Efisien, Prabowo Hapus Tantiem Komisaris BUMN
Dugaan Korupsi Kredit LPEI, Jejak Dana PT MAJU Disorot KPK
Angelica Tengker Kukuhkan Visi Budaya dan Bangsa Lewat KKK 2025–2030
Lukisan di Ranjang Sakit: SBY dan Istirahat Sang Jenderal Demokrat

Berita Terkait

Sabtu, 4 Oktober 2025 - 14:10 WIB

KPK Telusuri Aliran Dana Rp222 Miliar Kasus Bank BJB ke Ridwan Kamil dan Keluarga

Rabu, 3 September 2025 - 08:18 WIB

PBB Pantau Protes Nasional, Ingatkan Indonesia Jaga Hak Warga Sipil

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 07:57 WIB

Bantuan Pangan Jadi Kunci Tekan Harga Beras Di Tengah Lonjakan Pasar

Sabtu, 16 Agustus 2025 - 08:47 WIB

Uang Rakyat Harus Efisien, Prabowo Hapus Tantiem Komisaris BUMN

Rabu, 13 Agustus 2025 - 11:49 WIB

Dugaan Korupsi Kredit LPEI, Jejak Dana PT MAJU Disorot KPK

Berita Terbaru

logo

Pers Rilis

/C O R R E C T I O N — PayJoy/

Rabu, 11 Feb 2026 - 20:15 WIB