Ajang “The Hue of China – Chinese Peasant Painting Exhibition” Sukses Memikat Pengunjung di Jakarta

- Pewarta

Sabtu, 27 Juni 2026 - 08:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Indonesia, 27 Juni 2026 /PRNewswire/ — Ajang "The Hue of China – Chinese Peasant Painting Exhibition" resmi ditutup pada 26 Juni 2026 setelah berlangsung selama dua pekan di Art:1 New Museum, Jakarta. Digelar oleh Chongqing China Three Gorges Museum dan Art:1 New Museum, ajang ini berhasil menarik ribuan pengunjung dan pencinta seni sejak dibuka pada 12 Juni lalu.

Ajang tersebut menampilkan 52 karya pilihan (termasuk kelompok karya) yang berasal dari empat sentra seni lukis rakyat bergaya modern di Tiongkok, yakni Dongfeng di Provinsi Jilin, Huxian di Provinsi Shaanxi, Jinshan di Shanghai, dan Qijiang di Chongqing. Karya-karya ini terbagi atas empat tema, yaitu "Tribute to Heaven and Earth", "The Rhythm of Seasons", "Prosperous Human Realm", serta area khusus "Hometown of Peasant Paintings". Melalui goresan sederhana dan warna-warna ekspresif, para seniman menggambarkan kehidupan pedesaan, tradisi masyarakat, serta semangat dan dinamika peradaban masyarakat agraris di Tiongkok yang terus berkembang. Agar pengalaman pengunjung semakin menarik, pihak penyelenggara juga menghadirkan area interaktif yang menampilkan kegiatan woodblock print rubbing dan paper cutting. Melalui aktivitas tersebut, pengunjung dapat merasakan secara langsung keunikan dan daya tarik seni rakyat tradisional Tiongkok.

Selama pameran berlangsung, tema kecintaan terhadap tanah sebagai sumber daya alam, serta harapan akan panen yang melimpah sebagai tema utama dari karya-karya tersebut mendapat respons positif dari masyarakat Indonesia. Nilai-nilai yang diangkat dalam lukisan rakyat Tiongkok ini memiliki kedekatan dengan budaya agraris yang telah lama hidup di Indonesia sehingga menciptakan ruang dialog budaya yang hangat dan mudah dipahami oleh pengunjung lokal. Ajang yang terbuka untuk umum dan tidak memungut biaya ini menerima ribuan pengunjung sepanjang penyelenggaraannya. Kehadiran ajang ini tidak hanya memperkenalkan kekayaan seni rakyat Tiongkok kepada masyarakat Indonesia, namun juga mempererat pertukaran budaya antara kedua negara, sekaligus menambah warna baru dalam hubungan budaya Tiongkok-Indonesia sepanjang 2026.

Berita Terkait

Huawei Hadirkan OTN Generasi Baru untuk Jaringan Optik Berbasis AIDC
CCTV+: Lokakarya Teknologi yang Ramah Lingkungan untuk Pengendalian Hama dan Penyakit Jagung di DAS Lancang-Mekong Digelar di Hanoi, Vietnam
RoboParty Luncurkan RP1 di Asia Tenggara, Hadirkan Solusi Robotika dengan Platform Terbuka dan Rangkaian Lengkap untuk Pendidikan dan Riset
IGEL Menunjuk Pemimpin Zero Trust AS, Randy Resnick, untuk Memajukan Strategi IGEL Adaptive Secure Endpoint Platform™
Xinhua Silk Road: Linyi Trade City di Tiongkok Bagian Timur Buka Pusat Pengadaan Internasional, Dorong Aktivitas Perdagangan Global
Xinhua Silk Road: Forum di Jakarta Perkuat Kerja Sama Perpajakan antara Negara-Negara “Belt and Road”
Satu Perjalanan, Dua Pengalaman: Berobat Dan Berwisata Di Selangor
3C Bergabung dengan Datalec untuk Membentuk Platform Layanan Pendinginan Cair dan Layanan Pusat Data dengan Pendapatan Lebih dari US$400 Juta

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 07:36 WIB

Huawei Hadirkan OTN Generasi Baru untuk Jaringan Optik Berbasis AIDC

Jumat, 16 Oktober 2026 - 06:06 WIB

CCTV+: Lokakarya Teknologi yang Ramah Lingkungan untuk Pengendalian Hama dan Penyakit Jagung di DAS Lancang-Mekong Digelar di Hanoi, Vietnam

Jumat, 16 Oktober 2026 - 02:00 WIB

RoboParty Luncurkan RP1 di Asia Tenggara, Hadirkan Solusi Robotika dengan Platform Terbuka dan Rangkaian Lengkap untuk Pendidikan dan Riset

Jumat, 16 Oktober 2026 - 01:29 WIB

IGEL Menunjuk Pemimpin Zero Trust AS, Randy Resnick, untuk Memajukan Strategi IGEL Adaptive Secure Endpoint Platform™

Kamis, 15 Oktober 2026 - 12:17 WIB

Xinhua Silk Road: Forum di Jakarta Perkuat Kerja Sama Perpajakan antara Negara-Negara “Belt and Road”

Berita Terbaru