Menhan Prabowo Subianto: Bangun Negara Harus Menghadirkan Sumber Daya Manusia yang Unggul

- Pewarta

Rabu, 31 Mei 2023 - 15:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto menjadi Keynote Speaker dalam acara MNC Forum LXX (70th) di MNC Tower. (Dok. Tim Media Prabowo Subianto)

Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto menjadi Keynote Speaker dalam acara MNC Forum LXX (70th) di MNC Tower. (Dok. Tim Media Prabowo Subianto)

ADILMAKMUR.CO.ID – Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto menghadiri MNC Forum LXX (70th) di iNews Tower, Jakarta Pusat, Selasa, 30 Mei 2023.

Dalam kesempatan tersebut Prabowo mengatakan bahwa membangun negara harus menghadirkan sumber daya manusia (SDM) unggul.

Ia pun menceritakan proses yang ditempuhnya untuk mengadakan program studi (prodi) baru di Universitas Pertahanan (Unhan) RI.

Saat menyadari jenjang S-1 belum ada di Unhan RI, dirinya terpikir untuk membuka prodi yang berkaitan dengan Science, Technology, Engineering, Mathematics (STEM).

“Saya lihat ada Universitas Pertahanan kemudian saya lihat belum ada S-1. Kemudian saya terngiang-ngiang ini, ‘STEM STEM STEM’ jadi saya minta izin presiden,” ujar Prabowo.

Baca artikel menarik lainnya di sini: Partai Gerindra Tunjuk Mantan Anggota Komnas HAM Munafrizal Menjadi Juru Bicara Partai

“Presiden izinkan saya bikin fakultas baru. Pertama Kedokteran, Farmasi, Teknik, Matematik Fisika Biologi Kimia jadi STEM,” sambungnya.

Setelah mendapat restu presiden, syarat masuk fakultas baru itu kemudian dibuat Prabowo mengikuti standar masuk Harvard University.

Para calon mahasiswa, lanjutnya, harus memiliki IQ 120 dengan rekam jejak nilai fisika dan matematika 9 selama duduk di bangku SMA.

“Saya pasang standar masuk IQ harus 120 saya nyontek dari mana. Saya nyontek dari Harvard.

Standar Harvard jadi Universitas Pertahanan Indonesia standar masuknya Harvard University,” katanya.

Ia mengatakan syarat ketat itu mutlak harus dipenuhi jika ingin melahirkan SDM unggul.

Sebab menurutnya, Indonesia bisa menjadi negara maju, jika anak bangsanya kompeten di bidang STEM.

“Saya diskusi sama presiden. Presiden bilang, ‘Silahkan SDM’, dan saya bikin daftar tidak boleh dipungut biaya, tidak ada surat-surat rekomendasi,” jelas Prabowo.

Ketua Umum Partai Gerindra itu memandang saat ini ketertarikan anak muda Indonesia di bidang STEM masih rendah dengan lulusan hanya berkisar 206.000 orang.

Angka ini jauh berada dibawah Tiongkok yang melahirkan nyaris lima juta sarjana bidang STEM setiap tahunnya.

“Kita harus belajar kebangkitan Tiongkok itu, sebenarnya ditandai oleh apa yang disebut revolusi STEM,” kata Prabowo.***

Berita Terkait

Manfaat Green Mining bagi Lingkungan, Ekonomi, dan Masyarakat 
KPK Telusuri Aliran Dana Rp222 Miliar Kasus Bank BJB ke Ridwan Kamil dan Keluarga
PBB Pantau Protes Nasional, Ingatkan Indonesia Jaga Hak Warga Sipil
Bantuan Pangan Jadi Kunci Tekan Harga Beras Di Tengah Lonjakan Pasar
Uang Rakyat Harus Efisien, Prabowo Hapus Tantiem Komisaris BUMN
Angelica Tengker Kukuhkan Visi Budaya dan Bangsa Lewat KKK 2025–2030
Lukisan di Ranjang Sakit: SBY dan Istirahat Sang Jenderal Demokrat
Kejagung Tetapkan Jurist Tan Tersangka Korupsi Chromebook, Mangkir Pemeriksaan

Berita Terkait

Sabtu, 4 Oktober 2025 - 14:10 WIB

KPK Telusuri Aliran Dana Rp222 Miliar Kasus Bank BJB ke Ridwan Kamil dan Keluarga

Rabu, 3 September 2025 - 08:18 WIB

PBB Pantau Protes Nasional, Ingatkan Indonesia Jaga Hak Warga Sipil

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 07:57 WIB

Bantuan Pangan Jadi Kunci Tekan Harga Beras Di Tengah Lonjakan Pasar

Sabtu, 16 Agustus 2025 - 08:47 WIB

Uang Rakyat Harus Efisien, Prabowo Hapus Tantiem Komisaris BUMN

Selasa, 5 Agustus 2025 - 09:03 WIB

Angelica Tengker Kukuhkan Visi Budaya dan Bangsa Lewat KKK 2025–2030

Berita Terbaru

logo

Pers Rilis

/C O R R E C T I O N — PayJoy/

Rabu, 11 Feb 2026 - 20:15 WIB