Aksi Unjuk Rasa Penolakan Kenaikan Harga BBM Diperbolehkan, Kata Wapres Ma’ruf Amin

- Pewarta

Jumat, 9 September 2022 - 09:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Presiden (Wapres), Ma'ruf Amin. (Instagram.com/@kyai_marufamin)

Wakil Presiden (Wapres), Ma'ruf Amin. (Instagram.com/@kyai_marufamin)

ADIL MAKMUR – Wakil Presiden (Wapres), Ma’ruf Amin menyebut aksi unjuk rasa penolakan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) diperbolehkan, apalagi di negara demokrasi.

“Tetapi, yang kita harapkan tidak anarkis, tidak menimbulkan kekacauan, tidak menimbulkan kegaduhan.”

“Ya, disampaikan secara wajar saja apa yang menjadi aspirasinya,” jelas Ma’ruf Amin dalam keterangan, Kamis 8 September 2022.

Ma’ruf mengungkapkan, alasan pemerintah menaikkan harga BBM karena penyaluran subsidi yang tidak tepat.

Menurut dia, banyak masyarakat mampu yang justru menikmati subsidi tersebut.

Oleh karena itu, Ma’ruf mengatakan pemerintah harus mengambil kebijakan mengalihkan subsidi BBM menjadi bantuan langsung tunai (BLT) agar benar-benar dinikmati masyarakat yang berhak menerimanya.

“Maka ini dilakukan penataan ulang supaya yang menerima itu benar-benar yang menerima.”

“Kalau bahasa kiainya, ya’ta’u kullidzi haqqin haqqahu, memberikan hak kepada orang yang berhak,” tuturnya.

Meski terjadi kenaikan harga, Ma’ruf mengatakan pemerintah sudah menyiapkan bantalannya untuk masyarakat kurang mampu.

“Selama ini (subsidi) tidak sampai (ke sasaran), karena itu diambil. Karena (subsidi) diambil (maka) bansos BBM yang kita berikan. Jadi, kita mulai lakukan penataan-penataan,” ujarnya.

Lebih lanjut Ma’ruf mengatakan yang terjadi saat ini bukan kenaikan harga BBM, melainkan penyesuaian atau normalisasi pada harga keekonomian.

Dia menilai situasi global saat ini membuat harga BBM cukup tinggi.

“Karena kita sudah memberi bantalannya melalui bansos ini, kita harapkan tidak terlalu berpengaruh tapi akan terus kita amati.”

“Pemerintah akan terus memantau akibat-akibat daripada itu dan terus untuk menjaga” tukasnya.***

Berita Terkait

Manfaat Green Mining bagi Lingkungan, Ekonomi, dan Masyarakat 
KPK Telusuri Aliran Dana Rp222 Miliar Kasus Bank BJB ke Ridwan Kamil dan Keluarga
PBB Pantau Protes Nasional, Ingatkan Indonesia Jaga Hak Warga Sipil
Bantuan Pangan Jadi Kunci Tekan Harga Beras Di Tengah Lonjakan Pasar
Uang Rakyat Harus Efisien, Prabowo Hapus Tantiem Komisaris BUMN
Angelica Tengker Kukuhkan Visi Budaya dan Bangsa Lewat KKK 2025–2030
Lukisan di Ranjang Sakit: SBY dan Istirahat Sang Jenderal Demokrat
Kejagung Tetapkan Jurist Tan Tersangka Korupsi Chromebook, Mangkir Pemeriksaan

Berita Terkait

Sabtu, 4 Oktober 2025 - 14:10 WIB

KPK Telusuri Aliran Dana Rp222 Miliar Kasus Bank BJB ke Ridwan Kamil dan Keluarga

Rabu, 3 September 2025 - 08:18 WIB

PBB Pantau Protes Nasional, Ingatkan Indonesia Jaga Hak Warga Sipil

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 07:57 WIB

Bantuan Pangan Jadi Kunci Tekan Harga Beras Di Tengah Lonjakan Pasar

Sabtu, 16 Agustus 2025 - 08:47 WIB

Uang Rakyat Harus Efisien, Prabowo Hapus Tantiem Komisaris BUMN

Selasa, 5 Agustus 2025 - 09:03 WIB

Angelica Tengker Kukuhkan Visi Budaya dan Bangsa Lewat KKK 2025–2030

Berita Terbaru

logo

Pers Rilis

/C O R R E C T I O N — PayJoy/

Rabu, 11 Feb 2026 - 20:15 WIB