Bill Gates Membantah Teori Konspirasi Terkait Pandemi Covid-19

- Pewarta

Selasa, 28 Juli 2020 - 03:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Adilmakmur.co.id, Jakarta – Pendiri Microsoft, Bill Gates membantah teori konspirasi yang menuduh dirinya ingin menggunakan vaksin corona untuk menanamkan alat pelacak pada manusia.

Gates juga membantah jajak pendapat dari survei Yahoo News/YouGov bahwa 23 persen di AS percaya teori konspirasi tentang Bill Gates. 

“Kita perlu mendapatkan kebenaran di luar sana. Saya harap ini akan mereda ketika orang mendapatkan fakta,” kata Gates dalam wawancara dengan CBS News baru-baru ini. 

Yayasan Bill dan Melinda Gates pada bulan Februari lalu telah menyumbang 100 juta dolar jutaan untuk penelitian vaksin virus corona dan upaya pengobatan untuk virus corona.

Hal itu dilakukan sebagai bagian permintaan WHO untuk 675 juta dolar dalam kontribusi untuk memerangi penyebaran virus corona. 

Pada bulan Juni, yayasan tersebut menjanjikan tambahan 1,6 miliar dolar untuk aliansi vaksin Gavi, sebuah organisasi yang berfokus pada upaya mengimunisasi anak-anak di tengah pandemi virus corona. 

“Kami ingin memastikan bahwa kami tidak membuat orang meniggal hanya karena mereka tidak memiliki akses ke vaksin,” ujar Gates. 

“Kami akan mendapatkan penawaran bagus untuk vaksin ini dan kami membutuhkan dunia untuk mendapatkan penawaran bagus untuk itu, banyak perusahaan telah berkomitmen untuk itu,” tambahnya. 

Hingga saat ini masih belum ada obat ataupun vaksin yang disetujui FDA untuk virus corona yang telah menginfeksi sekitar 15juta orang di seluruh dunia. Menurut WHO, hingga hari ini ada lebih dari 100 vaksin yang sedang dikembangkan dan 23 vaksin sudah dalam uji coba pada manusia. (rad)

Berita Terkait

Konflik Lahan Resor Donald Trump, Nasib Petani Vietnam di Ujung Tanduk
Peringatan Israel: Aktivis Gaza Terancam Penjara, Greta Thunberg Lolos Setelah Bertahan di Kapal?
Protes Imigran di New York Berujung Bentrok: Polisi Borgol Demonstran, Satu Orang Dilarikan ke RS
Sultan Brunei Darussalam dan Perdana Menteri Thailand Temui Presiden Tiongkok Xi Jinping di Beijing
Mantan Presiden AS Bill Clinton Dirawat di Georgetown University Medical Center di Washington, Alami Demam
Presiden Suriah Bashar al-Assaddan dan Anggota Keluarganya Dikabarkan Telah Tiba di Moskow
Di Hadapan Pimpinan Negara G20, Presiden Prabowo Subianto Kembali Suarakan Perdamaian Palestina
Jelang Pemungutan Suara, Capres Donald Trump Gugat CBS dan Ajukan Keluhan ke Washington Post

Berita Terkait

Rabu, 13 Agustus 2025 - 10:41 WIB

Konflik Lahan Resor Donald Trump, Nasib Petani Vietnam di Ujung Tanduk

Jumat, 13 Juni 2025 - 14:37 WIB

Peringatan Israel: Aktivis Gaza Terancam Penjara, Greta Thunberg Lolos Setelah Bertahan di Kapal?

Selasa, 10 Juni 2025 - 14:22 WIB

Protes Imigran di New York Berujung Bentrok: Polisi Borgol Demonstran, Satu Orang Dilarikan ke RS

Sabtu, 8 Februari 2025 - 13:58 WIB

Sultan Brunei Darussalam dan Perdana Menteri Thailand Temui Presiden Tiongkok Xi Jinping di Beijing

Selasa, 24 Desember 2024 - 13:55 WIB

Mantan Presiden AS Bill Clinton Dirawat di Georgetown University Medical Center di Washington, Alami Demam

Berita Terbaru

logo

Pers Rilis

/C O R R E C T I O N — PayJoy/

Rabu, 11 Feb 2026 - 20:15 WIB