Presiden Jokowi Harusnya Pimpin Langsung Tim Pemulihan Ekonomi

- Pewarta

Jumat, 24 Juli 2020 - 11:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi VII DPR RI Sartono Hutomo. (Foto : dpr.go.id)

Anggota Komisi VII DPR RI Sartono Hutomo. (Foto : dpr.go.id)

Adilmakmur.co.id, Jakarta – Penunjukan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir sebagai Ketua Tim Pemulihan Ekonomi (TPE) oleh Presiden Joko Widodo ditanggapi beragam oleh berbagai kalangan. Sebagian kalangan optimistis penunjukan Erick Thohir sebagai Ketua TPE akan sanggup mengembalikan kondisi perekonomian Indonesia seperti sebelum diterjang pandemi virus Corona (Covid-19).

Akan tetapi sebagian kalangan menilai kebijakan Presiden Jokowi ini tidak akan efektif membuat perbaikan yang signifikan dalam perekonomian Indonesia. Merespon hal tersebut, Anggota Komisi VII DPR RI Sartono Hutomo menyatakan, Pemerintah terlihat sangat gugup dan gagap dalam menghadapi musibah pandemi Covid-19 ini.

“Dari 5 bulan Pemerintah bekerja tidak satu pun capaian dari strategi pencegahan dan penanggulangan Covid-19 yang berhasil,” ujar Sartono dalam siaran pers yang diterima Parlementaria, Kamis (23/7/2020).

Menurut Sartono, TPE yang dibentuk ini akan membuat kinerja kementerian terganggu karena tim itu diisi oleh para menteri di kabinet. “Menteri-menteri kabinet itu digaji tidak sedikit oleh negara, jangan sampai dibentuknya satgas ini justru membuat banyak kementerian menjadi tidak bekerja sebagaimana mestinya,” tegasnya.

Politisi Partai Demokrat ini menilai, penunjukan Erick Thohir sebagai ketua tim pemulihan ekonomi akan menjadi beban tersendiri bagi dirinya di tengah upaya melakukan banyak hal terkait penyehatan BUMN Indonesia. Sartono pun sebenarnya berharap tim pemulihan ekonomi ini dipimpin langsung oleh Presiden Joko Widodo.

“Secara pribadi saya berharap Presiden Jokowi memimpin langsung semua upaya pemulihan kesehatan dan ekonomi ini. Presiden Jokowi tidak kekurangan orang hebat di kabinetnya, tinggal bagaimana agar mampu menyusun strategi yang tepat,” tutup legislator asal dapil Jawa Timur VII ini. (dpr)

Berita Terkait

Manfaat Green Mining bagi Lingkungan, Ekonomi, dan Masyarakat 
KPK Telusuri Aliran Dana Rp222 Miliar Kasus Bank BJB ke Ridwan Kamil dan Keluarga
PBB Pantau Protes Nasional, Ingatkan Indonesia Jaga Hak Warga Sipil
Bantuan Pangan Jadi Kunci Tekan Harga Beras Di Tengah Lonjakan Pasar
Uang Rakyat Harus Efisien, Prabowo Hapus Tantiem Komisaris BUMN
Angelica Tengker Kukuhkan Visi Budaya dan Bangsa Lewat KKK 2025–2030
Lukisan di Ranjang Sakit: SBY dan Istirahat Sang Jenderal Demokrat
Kejagung Tetapkan Jurist Tan Tersangka Korupsi Chromebook, Mangkir Pemeriksaan

Berita Terkait

Sabtu, 4 Oktober 2025 - 14:10 WIB

KPK Telusuri Aliran Dana Rp222 Miliar Kasus Bank BJB ke Ridwan Kamil dan Keluarga

Rabu, 3 September 2025 - 08:18 WIB

PBB Pantau Protes Nasional, Ingatkan Indonesia Jaga Hak Warga Sipil

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 07:57 WIB

Bantuan Pangan Jadi Kunci Tekan Harga Beras Di Tengah Lonjakan Pasar

Sabtu, 16 Agustus 2025 - 08:47 WIB

Uang Rakyat Harus Efisien, Prabowo Hapus Tantiem Komisaris BUMN

Selasa, 5 Agustus 2025 - 09:03 WIB

Angelica Tengker Kukuhkan Visi Budaya dan Bangsa Lewat KKK 2025–2030

Berita Terbaru

logo

Pers Rilis

/C O R R E C T I O N — PayJoy/

Rabu, 11 Feb 2026 - 20:15 WIB