Menko Luhut Akui UMKM adalah Backbone Ekonomi Indonesia

- Pewarta

Kamis, 9 Juli 2020 - 02:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Adilmakmur.co.id, Jakarta – Dalam rangka pemulihan ekonomi nasional, Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) turut berpartisipasi dalam Peluncuran Penjaminan Kredit Modal Kerja Usaha Kecil dan Menengah (UMKM) bersama dengan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kementerian Keuangan, Kementerian BUMN dan Kementerian Koperasi dan UMKM.

“Presiden meminta supaya segera turun ke bawah, turun kepada yang berhak menerima. Saya juga laporkan melalui kesempatan ini selama satu bulan ini, pemerintah mendorong banyak sekali online branding dari UMKM. Ini merupakan langkah yang sangat bagus,” sambut Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan pada peluncuran yang diselenggarakan secara virtual di Kantor Kemenko Marves, Jakarta pada Selasa (7/7/2020).

Melalui kesempatan tersebut, Menko Luhut menjelaskan mengenai fokus pemerintah dalam membantu sektor UMKM setidaknya melalui tiga program. Pertama yaitu bersama OJK untuk mendorong restrukturisasi pinjaman UMKM yang saat ini nilainya mencapai 317 triliun rupiah dengan jumlah debitur 5,3 juta.

Kedua, subsidi bunga UMKM yang akan mengcover 60,6 juta rekening nasabah dengan nilai subsidi sebesar 35 triliun rupiah. Dan yang ketiga yaitu penjaminan modal kerja UMKM, dimana pemerintah akan mengcover penjaminan 80% pinjaman modal kerja untuk UMKM. Adapun target pemerintah untuk penyaluran modal kerja sektor UMKM yang dijamin ini adalah sejumlah 100 triliun rupiah sampai dengan tahun 2021.

“Kita sadar bahwa UMKM adalah backbone ekonomi Indonesia. Oleh karena itu kita betul-betul cepat lakukan dan sekarang saya pikir sudah berjalan karena semua sudah tersambung dengan baik. Saya pikir ini sistem yang sudah cukup terpadu. Walaupun sedikit lama tapi sudah mulai berjalan dan ini dapat melancarkan kredit-kredit ke bawah,” tambah Menko Luhut.

Saat ini pemerintah juga sedang menyusun skema bantuan baik finansial (contohnya pinjaman) maupun non finansial untuk membantu sektor korporasi yang mengalami kesulitan karena Covid-19 ini. Yang mana skema ini bertujuan untuk mencegah terjadinya PHK sekaligus juga untuk menjaga momentum pertumbuhan kita.

“Persiapan ini sudah dilakukan dan kami sedang menghitung berapa angkanya dan kita berharap bulan ini sudah selesai semua. Saya menginginkan dan berharap semua kita bersama-sama untuk saling membantu supaya program ini jalan. Walaupun masih sedikit tapi sudah mulai terlihat pergerakannya,” ujarnya.

Lebih Lanjut, Menko Luhut menyampaikan bahwa kini pemerintah menyusun berbagai stimulus untuk membantu sektor usaha tersebut dengan hati-hati dan tentu mempertimbangkan governance yang ada, serta pada situasi krisis yang terjadi sekarang ini membutuhkan realisasi belanja yang cepat dan tepat.

“Presiden memerintahkan kami untuk melakukan ini secara cepat, tapi sesuai dengan aturan yang ada. Peluang yang dibuat dari pemerintah sudah sangat bagus, kita semua harus menghargai dan melaksanakan dengan baik. Jadi jangan bertele-tele, kita tidak ingin berlama-lama dan ragu-ragu untuk melaksanakan keputusan ini. Pemerintah melakukan ini secara terintegrasi supaya dapat kita hindari terjadinya kecurangan dan penipuan yang bisa saja terjadi,” pungkas Menko Luhut mengakhiri sambutannya. (mar)

Berita Terkait

Manfaat Green Mining bagi Lingkungan, Ekonomi, dan Masyarakat 
KPK Telusuri Aliran Dana Rp222 Miliar Kasus Bank BJB ke Ridwan Kamil dan Keluarga
PBB Pantau Protes Nasional, Ingatkan Indonesia Jaga Hak Warga Sipil
Bantuan Pangan Jadi Kunci Tekan Harga Beras Di Tengah Lonjakan Pasar
Uang Rakyat Harus Efisien, Prabowo Hapus Tantiem Komisaris BUMN
Angelica Tengker Kukuhkan Visi Budaya dan Bangsa Lewat KKK 2025–2030
Lukisan di Ranjang Sakit: SBY dan Istirahat Sang Jenderal Demokrat
Kejagung Tetapkan Jurist Tan Tersangka Korupsi Chromebook, Mangkir Pemeriksaan

Berita Terkait

Sabtu, 4 Oktober 2025 - 14:10 WIB

KPK Telusuri Aliran Dana Rp222 Miliar Kasus Bank BJB ke Ridwan Kamil dan Keluarga

Rabu, 3 September 2025 - 08:18 WIB

PBB Pantau Protes Nasional, Ingatkan Indonesia Jaga Hak Warga Sipil

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 07:57 WIB

Bantuan Pangan Jadi Kunci Tekan Harga Beras Di Tengah Lonjakan Pasar

Sabtu, 16 Agustus 2025 - 08:47 WIB

Uang Rakyat Harus Efisien, Prabowo Hapus Tantiem Komisaris BUMN

Selasa, 5 Agustus 2025 - 09:03 WIB

Angelica Tengker Kukuhkan Visi Budaya dan Bangsa Lewat KKK 2025–2030

Berita Terbaru

logo

Pers Rilis

/C O R R E C T I O N — PayJoy/

Rabu, 11 Feb 2026 - 20:15 WIB