Sandi Soroti Mahalnya Pendidikan untuk Masyarakat Menengah ke Bawah

- Pewarta

Rabu, 9 Januari 2019 - 03:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Calon Wakil Presiden 2019, Sandiaga Uno saat menghadiri diskusi bertajuk

Calon Wakil Presiden 2019, Sandiaga Uno saat menghadiri diskusi bertajuk "Dialog Pendidikan" di Jakarta.

Adilmakmur.co.id, Jakarta – Cawapres Sandiaga Uno menghadiri diskusi tentang pendidikan yang diselenggarakan di Mal FX Sudirman, Jakarta, Selasa (8/1/2019). Dalam diskusi tersebut Sandiaga menyoroti tentang biaya pendidikan di Tanah Air yang tinggi.

Dalam diskusi bertajuk ‘Dialog Pendidikan’ hadir Guru Besar Universitas Negeri Jakarta Prof Arief Rahman dan politikus PAN Tubagus Dedy S Gumelar alias Miing. Hadir pula para guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) se-DKI Jakarta.

BACA JUGA : Prabowo : Dianggap Gagal, Bila Suatu Negara Tak Mampu Beri Makan Rakyat

Menurut Sandiaga, imbas dari biaya pendidikan tinggi salah satunya yakni banyak masyarakat yang jenjang pendidikannya tidak sesuai dengan usia. Misalnya, anak usia 9 tahun yang seharusnya sudah duduk di kelas 3 SD, namun masih duduk di kelas 1 SD.

Contoh di atas, dalam bahas pendidikan disebut angka partisipasi murni (APM). Pengalaman Sandiaga sebagai Wagub DKI, APM di wilayah Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu rendah.

“Salah satu PR (pekerjaan rumah) yang paling besar ya di Jakarta, khususnya wilayah Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu itu APM-nya itu masih rendah dibandingkan dengan kota metropolis lainnya,” ujar Sandiaga.

Sandiaga juga mendengar keluhan dari para guru PAUD se-DKI. Para guru PAUD mengeluh soal kesejahteraan.

“Tadi banyak masukan juga berkaitan dengan guru PAUD, bagaimana kesejahteraan bisa kita tingkatkan. Untuk memberikan peningkatan kesejahteraan dan pemenuhan hak-hak bagi para guru-guru PAUD, dan juga beberapa rekan guru swasta yang mengingkan bahwa gap yang ada sekarang antara guru-guru swasta dan guru-guru ASN (PNS) itu bisa diperkecil ke depan,” papar Sandiaga.

Sandiaga menilai kesejahteraan guru PAUD merupakan suatu hal yang penting. Sebab, sambung Sandiaga, upaya mencerdaskan sebagaimana dalam UUD 1945 harus dimulai sejak usia dini.

“Dan perhatian kita agar tujuan mencerdaskan kehidupan bangsa ini betul-betul kita bisa realisasikan dan wujudkan tahun 2019 di bawah kepemimpinan Prabowo-Sandi,” ujar Sandiaga. (dam)

Berita Terkait

Dugaan Korupsi Kredit LPEI, Jejak Dana PT MAJU Disorot KPK
Cekcok Berujung Maut di Ciputat, Polisi Telisik Motif Suami Bunuh Istri
Kisruh Apartemen Puri Park View: Di Balik Dinding Mewah, Layanan Rusak dan Kepemilikan Tak Jelas
BMC Jadi Media Partner Resmi Muslim LifeFair 2025, Dukung Promosi Industri Halal di Bogor
Jokowi Tanggapi Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Sebut Dinamika Demokrasi dan Mekanisme Konstitusi
Forum Purnawirawan TNI Kirim Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Jokowi: Biasa dalam Demokrasi
Reshuffle Kabinet Prabowo Subianto, Momentum Penguatan Pemerintahan Menuju Transformasi Ekonomi Nasional
Dari Senayan ke SOKSI: Langkah Politik Baru Misbakhun, Sayap Golkar yang Strategis Jelang 2029 Mendatang

Berita Terkait

Rabu, 13 Agustus 2025 - 11:49 WIB

Dugaan Korupsi Kredit LPEI, Jejak Dana PT MAJU Disorot KPK

Sabtu, 21 Juni 2025 - 16:01 WIB

Cekcok Berujung Maut di Ciputat, Polisi Telisik Motif Suami Bunuh Istri

Kamis, 12 Juni 2025 - 08:17 WIB

Kisruh Apartemen Puri Park View: Di Balik Dinding Mewah, Layanan Rusak dan Kepemilikan Tak Jelas

Senin, 9 Juni 2025 - 14:20 WIB

BMC Jadi Media Partner Resmi Muslim LifeFair 2025, Dukung Promosi Industri Halal di Bogor

Senin, 9 Juni 2025 - 09:28 WIB

Jokowi Tanggapi Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Sebut Dinamika Demokrasi dan Mekanisme Konstitusi

Berita Terbaru

logo

Pers Rilis

/C O R R E C T I O N — PayJoy/

Rabu, 11 Feb 2026 - 20:15 WIB