Ekonomi Indonesia yang Menuju Lampu Merah, Sudah Diprediksi

- Pewarta

Rabu, 24 Juni 2020 - 08:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Adilmakmur.co.id, Jakarta – Saat menjadi pembicara dalam diskusi virtual di Forum Alumni Perguruan Tinggi Indonesia (FAPI) dengan Tema Perekonomian Indonesia: Fakta, Harapan dan Solusi”, Senin, (22/6/2020), ekonom senior Rizal Ramli mengungkapkan, dirinya telah memprediksi sejak 1,5 tahun lalu bahwa perekonomian Indonesia menuju lampu merah.

“Kurang lebih banyak yang tepat, karena kita analisa itu tidak hanya kualitatif, tetapi juga dengan kuantitatif,” kata RR sapaan akrabnya.

Tidak hanya pada makro, RR juga menjelaskan prediksinya dari segi korporasi. “1,5 tahun lalu, diprediksikan Indonesia akan menuju lampu merah, dari segi korporasi, banyak perusahaan zombie, hasil operasionalnya tidak mampu membayar bunga utang. Saat ini Indonesia banyak utang bukan hanya swasta, tapi pemerintah dan BUMN,” papar RR.

Bank Dunia Gombal

Terkait pujian Bank Dunia kepada Menteri Keuangan Sri Mulyani seperti disampaikan Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, RR mengingatkan pemerintah untuk berhenti berbangga hati dengan pujian gombal ala World Bank.

“Kok ndak kapok-kapok dengan pujian-pujian gombal,” kata mantan Menko Perekonomian itu.

Rizal menyebut pujian gombal Bank Dunia itu bukan tanpa alasan. Menurutnya, Bank Dunia selalu buruk dalam memprediksi krisis.

“Track record forecasting Bank Dunia payah jika ada “struktural break” seperti 1998 dan 2020. World Bank hanya bagus jika normal,” kritiknya dalam akun Twitter pribadinya.

Menurut mantan Menko Kemaritiman ini, Bank Dunia juga sempat memberi pujian saat Indonesia mengalami krisis di tahun 1998. Disebutkan bahwa ekonomi Indonesia akan menjadi kuat setelah mendapatkan utang dari IMF. Namun fakta berbicara lain. Indonesia mengalami krisis luar biasa. Bahkan ekonomi anjlok hingga minus 12,7 persen. (har)

Berita Terkait

Permintaan Tegas Prabowo Subianto ke Pengusaha: Jangan Kau Cekik Para Petani! Rakyat Harus Sejahtera
PT STM Sukseskan MotoGP Mandalika 2025, Sediakan Helikopter untuk Transportasi dan Evakuasi Medis
Program Partisipasi Desa PT Sumbawa Timur Mining Raih CSR & PDB Awards 2025
Keunggulan Menggunakan Layanan QRIS Merchant DOKU bagi Pebisnis Pemula!
Cara Efektif Mengundang Jurnalis Ekonomi Agar Acara Liputan Berhasil
Operasi Terpadu Kemenhut Bersihkan 360 Hektare Sawit Ilegal TNGL
Gabah Rp6.500 Dan Beras SPHP Jadi Penopang Harga Stabil
Galeri Foto Pers Jadi Strategi Komunikasi Visual Perusahaan Modern

Berita Terkait

Kamis, 16 Oktober 2025 - 14:38 WIB

Permintaan Tegas Prabowo Subianto ke Pengusaha: Jangan Kau Cekik Para Petani! Rakyat Harus Sejahtera

Rabu, 8 Oktober 2025 - 10:55 WIB

PT STM Sukseskan MotoGP Mandalika 2025, Sediakan Helikopter untuk Transportasi dan Evakuasi Medis

Rabu, 1 Oktober 2025 - 17:36 WIB

Program Partisipasi Desa PT Sumbawa Timur Mining Raih CSR & PDB Awards 2025

Sabtu, 20 September 2025 - 08:53 WIB

Keunggulan Menggunakan Layanan QRIS Merchant DOKU bagi Pebisnis Pemula!

Jumat, 12 September 2025 - 15:47 WIB

Cara Efektif Mengundang Jurnalis Ekonomi Agar Acara Liputan Berhasil

Berita Terbaru

logo

Pers Rilis

/C O R R E C T I O N — PayJoy/

Rabu, 11 Feb 2026 - 20:15 WIB