DPR Dukung Usulan Tambahan Anggaran Lemhannas, Ini Alasannya

- Pewarta

Rabu, 24 Juni 2020 - 07:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Adilmakmur.co.id, Jakarta – Komisi I DPR RI mendukung usulan tambahan anggaran Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) pada RAPBN TA 2021 sebesar Rp 77 miliar. Usulan  itu akan dibahas lebih lanjut setelah pembacaan nota keuangan pada Agustus mendatang. Demikian menjadi salah satu kesimpulan Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi I DPR RI dengan Gubernur Lemhannas dan Sekretaris Jenderal Dewan Ketahanan Nasional (Wantannas) di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (23/6/2020). 

“Komisi I mendukung dan berharap peran serta Lemhanas dan Wantannas sesuai tupoksinya, terutama terhadap dinamika baru yang terjadi. termasuk new normal di segala bidang, segala sendi dalam bernegara dan berbangsa tentu masukan Lemhannas dan Wantannas ini sangat penting untuk bangsa ke depan,” ungkap Wakil Ketua Komisi I DPR RI Teuku Riefky Harsya saat membacakan poin-poin kesimpulan rapat.

Politisi Partai Demokrat itu menuturkan, pembahasan anggaran tahun 2021 ini merupakan pembahasan pendahuluan, yang selanjutnya akan dibahas lebih lanjut setelah pembacaan nota keuangan pada Bulan Agustus mendatang, dan kemudian akan didalami dan disahkan menjadi pagu alokasi anggaran pada Bulan Oktober. 

Menurut Teuku, pagu indikatif RAPBN TA 2021 Lemhannas sebesar Rp 182,4 miliar dan pagu indikatif Wantannas Rp 50,4 miliar akan difokuskan pada program-program yang telah disusun dan menyesuaikan dengan tatanan kehidupan normal kebaharuan. Diketahui, tema kebijakan fiskal 2021 adalah “Percepatan Pemulihan Ekonomi dan Penguatan Reformasi”, tema ini selaras dengan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Tahun 2021 yaitu “Mempercepat Pemulihan Ekonomi dan Reformasi Sosial”.

Dalam rapat tersebut, Komisi I DPR RI juga mendalami  kajian yang telah dilakukan terhadap masalah dan dampak pandemi Covid-19 yang telah memunculkan tatanan kehidupan kebaharuan di masyarakat yang akan berevolusi kegiatan ekonomi, utamanya munculnya budaya baru pada berbagai sendi kehidupan bermasyarakat. Tentu, kajian yang diperlukan tidak sebatas saat ini, tetapi juga kelak bilamana pandemi Covid-19 berlalu.

“Komisi I DPR RI mendorong Lemhannas agar terus melakukan kajian di bidang ideologi, politik, ekonomi, sumber daya alam, sosial budaya dan pertahanan keamanan, khususnya tatanan kehidupan baru di era pasca pandemi Covid-19 yang rekomendasinya menjadi rujukan kebijakan Pemerintah dalam menyiapkan kepemimpinan nasional bagi calon pimpinan bangsa yang lebih siap dalam menghadapi berbagai tantangan,” papar legislator dapil Aceh I itu. (dpr)

Berita Terkait

Manfaat Green Mining bagi Lingkungan, Ekonomi, dan Masyarakat 
KPK Telusuri Aliran Dana Rp222 Miliar Kasus Bank BJB ke Ridwan Kamil dan Keluarga
PBB Pantau Protes Nasional, Ingatkan Indonesia Jaga Hak Warga Sipil
Bantuan Pangan Jadi Kunci Tekan Harga Beras Di Tengah Lonjakan Pasar
Uang Rakyat Harus Efisien, Prabowo Hapus Tantiem Komisaris BUMN
Angelica Tengker Kukuhkan Visi Budaya dan Bangsa Lewat KKK 2025–2030
Lukisan di Ranjang Sakit: SBY dan Istirahat Sang Jenderal Demokrat
Kejagung Tetapkan Jurist Tan Tersangka Korupsi Chromebook, Mangkir Pemeriksaan

Berita Terkait

Sabtu, 4 Oktober 2025 - 14:10 WIB

KPK Telusuri Aliran Dana Rp222 Miliar Kasus Bank BJB ke Ridwan Kamil dan Keluarga

Rabu, 3 September 2025 - 08:18 WIB

PBB Pantau Protes Nasional, Ingatkan Indonesia Jaga Hak Warga Sipil

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 07:57 WIB

Bantuan Pangan Jadi Kunci Tekan Harga Beras Di Tengah Lonjakan Pasar

Sabtu, 16 Agustus 2025 - 08:47 WIB

Uang Rakyat Harus Efisien, Prabowo Hapus Tantiem Komisaris BUMN

Selasa, 5 Agustus 2025 - 09:03 WIB

Angelica Tengker Kukuhkan Visi Budaya dan Bangsa Lewat KKK 2025–2030

Berita Terbaru

logo

Pers Rilis

/C O R R E C T I O N — PayJoy/

Rabu, 11 Feb 2026 - 20:15 WIB