Jelang New Normal, Saatnya UMKM Adaptasi Menuju Pasar Daring

- Pewarta

Senin, 22 Juni 2020 - 01:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Adilmakmur.co.id, Jakarta – Masa pandemi Covid-19 turut mendorong terjadinya perubahan pola konsumsi barang dan jasa dari luring ke daring. Perubahan pola konsumsi ini menjadi momentum dan modal tambahan bagi percepatan Transformasi Digital di Indonesia.

“Digitalisasi menuju industri 4.0 ini menjadi sebuah kebutuhan. Dalam situasi new normal ada beberapa potensi yang bisa didorong,” tutur Menko Perekonomian Airlangga Hartarto dalam Webinar Adaptasi UMKM dalam Hadapi New Normal pada Jumat (19/6/2020), di Jakarta.

Dalam paparannya, Menko Airlangga juga menunjukkan bahwa adanya peningkatan pada pemanfaatan teknologi digital yang tercermin dari peningkatan trafik sekitar 15-20%. Masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) memberikan kenaikan pada pemanfaatan e-learninge-commerce, literasi digital, permintaan delivery, dan kebutuhan alat kesehatan/kebersihan.

“Kita melihat bahwa bisnis online pada beberapa bulan terakhir mengalami peningkatan. Yaitu pada e-grocery, produk kecantikan, fashion, dan pengiriman barang,” ujar Menko Airlangga.

Bisnis e-grocery, produk kecantikan, dan fashion diestimasi mengalami peningkatan pada tahun 2020. Namun peningkatan signifikan akan dialami oleh e-grocery. Selain itu, pengusaha logistik juga mengalami peningkatan yang masif. Pada April 2020 pengiriman barang meningkat sebesar 35%.

Potensi nilai ekonomi digital hingga akhir tahun pun diprediksi mencapai USD 35 milyar, dan berlanjut hingga mencapai USD 101 milyar pada 2025. Saat itu, marketplace diyakini akan memiliki presentasi model bisnis yang seimbang antara C2C dan B2C.

Pada paparannya, Menko Airlangga juga menunjukkan bahwa seiring dengan new normal, akan banyak pula pebisnis yang terjun pada bisnis online. “Tentu ini harusnya menjadikan kita percaya diri untuk masuk dalam digital ekonomi,” tutur Airlangga.

Melihat potensi ini, Pemerintah bersama pelaku digital memberi dukungan konkret bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan menengah (UMKM) online untuk menampilkan produknya melalui Gerakan #BanggaBuatanIndonesia.

Campaign ini dilakukan agar bukan hanya platform-nya yang digital, tetapi diharapkan produk UMKM juga bisa bertambah. Dalam waktu yang sangat singkat yaitu 14 Mei—9 Juni ada 301.115 UMKM baru yang bertransformasi ke digital,” kata Airlangga. (ind)

Berita Terkait

Permintaan Tegas Prabowo Subianto ke Pengusaha: Jangan Kau Cekik Para Petani! Rakyat Harus Sejahtera
PT STM Sukseskan MotoGP Mandalika 2025, Sediakan Helikopter untuk Transportasi dan Evakuasi Medis
Program Partisipasi Desa PT Sumbawa Timur Mining Raih CSR & PDB Awards 2025
Keunggulan Menggunakan Layanan QRIS Merchant DOKU bagi Pebisnis Pemula!
Cara Efektif Mengundang Jurnalis Ekonomi Agar Acara Liputan Berhasil
Operasi Terpadu Kemenhut Bersihkan 360 Hektare Sawit Ilegal TNGL
Gabah Rp6.500 Dan Beras SPHP Jadi Penopang Harga Stabil
Galeri Foto Pers Jadi Strategi Komunikasi Visual Perusahaan Modern

Berita Terkait

Kamis, 16 Oktober 2025 - 14:38 WIB

Permintaan Tegas Prabowo Subianto ke Pengusaha: Jangan Kau Cekik Para Petani! Rakyat Harus Sejahtera

Rabu, 8 Oktober 2025 - 10:55 WIB

PT STM Sukseskan MotoGP Mandalika 2025, Sediakan Helikopter untuk Transportasi dan Evakuasi Medis

Rabu, 1 Oktober 2025 - 17:36 WIB

Program Partisipasi Desa PT Sumbawa Timur Mining Raih CSR & PDB Awards 2025

Sabtu, 20 September 2025 - 08:53 WIB

Keunggulan Menggunakan Layanan QRIS Merchant DOKU bagi Pebisnis Pemula!

Jumat, 12 September 2025 - 15:47 WIB

Cara Efektif Mengundang Jurnalis Ekonomi Agar Acara Liputan Berhasil

Berita Terbaru

logo

Pers Rilis

/C O R R E C T I O N — PayJoy/

Rabu, 11 Feb 2026 - 20:15 WIB