Bertemu Pelaku Tambak Udang dan Kepiting, Sandiaga Uno Potensi yang Belum Tergarap Maksimal

- Pewarta

Jumat, 4 Januari 2019 - 02:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Adilmakmur.co.id, Tarakan — usai menyeruput kopi dan berdialog dengan milenial dan pengusaha muda, Sandiaga Salahuddin Uno melanjutkan perjalanan menyerap aspirasinya ke tempat penjualan udang dan kepiting di Jalan Jembatan Bongkok, Pantai Karang Anyar, Tarakan Barat, Kota Tarakan, Jumat (4/1/2019). Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kalimantan Utara, Nurhasan mengaku ada beberapa kendala, salah satunya adalah harga yang tidak menentu.

“Kami ada masalah dengan harga yang naik turun, sehingga tidak ada kepastian dalam pendapatan pak. Belum lagi soal penyakit dan ketatnya kualitas untuk ekspor. Kami berharap ada perhatian yang lebih besar dari pemerintah, baik kebijakan maupun pendampingan,” terangnya.

BACA JUGA : Ini Kata Sandiaga Uno pada Milenial dan Pengusaha Muda Tarakan

Sementara itu pelaku budidaya kepiting Munir, mengaku ada beberapa kebijakan yang membuat gerak pengusaha kepiting yang kebanyakan diekspor ke Cina itu, terbatas.

“Jadi pasar kepiting ini pasar terbesarnya saat imlek. Antara 5 Desember hingga 15 Januari. Pembatasan ekspor untuk kepiting betina yang sedang bertelur. Itu memang kalau tangkapan alam Pak memang nggak papa. Tapi ini kan budidaya. Malah kalau dibiarkan, kepiting ini bisa menjadi hama, merusak tambak ikan dan udang. Harga pun turun dari 200 ribu rupiah perkilo menjadi hanya 40 ribu perkilo,” ucap Munir.

Menurut calon wakil presiden nomor urut 02 ini semua yang disampaikan para pengusaha tambak dan nelayan akan diserap dan dikaji. Namun Sandi memastikan, jika 2019 dipercaya melayani masyarakat Indonesia, pemerintah akan hadir. Karena fokus Prabowo Sandi adalah ekonomi.

“Kami pastikan pemerintah hadir untuk semua pelaku usah kecil dan menengah. Fokus kami adalah ekonomi, termasuk menggerakkan ekonomi rakyat. Termasuk tambak udang dan kepiting ini. Kami akan memberikan kebijakan yang solutif, termasuk pendampingan, permodalan dan pemasaran. Sehingga ada penyerapan lapangan kerja dan meningkatkan pendapatan masyarakat Tarakan,” ucap Sandi. (fik)

Berita Terkait

Manfaat Green Mining bagi Lingkungan, Ekonomi, dan Masyarakat 
KPK Telusuri Aliran Dana Rp222 Miliar Kasus Bank BJB ke Ridwan Kamil dan Keluarga
PBB Pantau Protes Nasional, Ingatkan Indonesia Jaga Hak Warga Sipil
Bantuan Pangan Jadi Kunci Tekan Harga Beras Di Tengah Lonjakan Pasar
Uang Rakyat Harus Efisien, Prabowo Hapus Tantiem Komisaris BUMN
Angelica Tengker Kukuhkan Visi Budaya dan Bangsa Lewat KKK 2025–2030
Lukisan di Ranjang Sakit: SBY dan Istirahat Sang Jenderal Demokrat
Kejagung Tetapkan Jurist Tan Tersangka Korupsi Chromebook, Mangkir Pemeriksaan

Berita Terkait

Sabtu, 4 Oktober 2025 - 14:10 WIB

KPK Telusuri Aliran Dana Rp222 Miliar Kasus Bank BJB ke Ridwan Kamil dan Keluarga

Rabu, 3 September 2025 - 08:18 WIB

PBB Pantau Protes Nasional, Ingatkan Indonesia Jaga Hak Warga Sipil

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 07:57 WIB

Bantuan Pangan Jadi Kunci Tekan Harga Beras Di Tengah Lonjakan Pasar

Sabtu, 16 Agustus 2025 - 08:47 WIB

Uang Rakyat Harus Efisien, Prabowo Hapus Tantiem Komisaris BUMN

Selasa, 5 Agustus 2025 - 09:03 WIB

Angelica Tengker Kukuhkan Visi Budaya dan Bangsa Lewat KKK 2025–2030

Berita Terbaru

logo

Pers Rilis

/C O R R E C T I O N — PayJoy/

Rabu, 11 Feb 2026 - 20:15 WIB