Kelompok Masyarakat Minoritas Dukung Gerakan “Black Lives Matter”

- Pewarta

Jumat, 12 Juni 2020 - 02:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Adilmakmur.co.id, Jakarta – Kematian George Floyd yang mengejutkan dalam tahanan polisi telah mendorong banyak komunitas minoritas di seluruh Amerika untuk mulai memikirkan peran mereka dalam melawan rasisme yang sistemik.

Kini banyak poster dan plakat bermunculan yang berbunyi “Warga Arab dukung Kulit Hitam,” “Warga Latino dukung Kulit Hitam “ dan “Warga Asia Selatan mendukung Black Lives Matter.”

Warga keturunan Afghanistan, Arash, ikut berdemonstrasi di luar Gedung Putrih, dan disampingnya seorang teman membawa plakat berbunyi “Afghans for Black Lives,” atau warga Afghanistan mendukung warga kulit hitam.

Bagi Arash, yang berumur 32 tahun, sudah tiba saatnya bagi warga Amerika keturunan Afghanistan untuk meninjau kembali keterlibatan mereka dalam sikap rasis anti kulit hitam.

“Kita banyak meminjam dan bahkan mencuri dari kebudayaan warga kulit hitam; cara kita berpakaian dan cara kita berbicara, tapi kita tidak menghormati mereka, dan bahkan warga Afghanistan di Amerika ikut memanggil polisi kalau takut digangu oleh tetangga mereka yang berkulit hitam, tanpa menyadari apa konsekuensinya,” kata Arash.

Masalah ini dianggap penting, karena kini ternyata bahwa telpon ke nomor polisi yang mengakibatkan kematian Goergew Floyd datang dari sebuah warung milik warga Amerika keturunan Arab.

Pemilik warung, Mahmoud Abumayyaleh mengatakan, pegawainya memanggil polisi karena curiga Floyd menggunakan uang dollar palsu untuk membeli sesuatu di warung itu. (voa)

Berita Terkait

Konflik Lahan Resor Donald Trump, Nasib Petani Vietnam di Ujung Tanduk
Peringatan Israel: Aktivis Gaza Terancam Penjara, Greta Thunberg Lolos Setelah Bertahan di Kapal?
Protes Imigran di New York Berujung Bentrok: Polisi Borgol Demonstran, Satu Orang Dilarikan ke RS
Sultan Brunei Darussalam dan Perdana Menteri Thailand Temui Presiden Tiongkok Xi Jinping di Beijing
Mantan Presiden AS Bill Clinton Dirawat di Georgetown University Medical Center di Washington, Alami Demam
Presiden Suriah Bashar al-Assaddan dan Anggota Keluarganya Dikabarkan Telah Tiba di Moskow
Di Hadapan Pimpinan Negara G20, Presiden Prabowo Subianto Kembali Suarakan Perdamaian Palestina
Jelang Pemungutan Suara, Capres Donald Trump Gugat CBS dan Ajukan Keluhan ke Washington Post

Berita Terkait

Rabu, 13 Agustus 2025 - 10:41 WIB

Konflik Lahan Resor Donald Trump, Nasib Petani Vietnam di Ujung Tanduk

Jumat, 13 Juni 2025 - 14:37 WIB

Peringatan Israel: Aktivis Gaza Terancam Penjara, Greta Thunberg Lolos Setelah Bertahan di Kapal?

Selasa, 10 Juni 2025 - 14:22 WIB

Protes Imigran di New York Berujung Bentrok: Polisi Borgol Demonstran, Satu Orang Dilarikan ke RS

Sabtu, 8 Februari 2025 - 13:58 WIB

Sultan Brunei Darussalam dan Perdana Menteri Thailand Temui Presiden Tiongkok Xi Jinping di Beijing

Selasa, 24 Desember 2024 - 13:55 WIB

Mantan Presiden AS Bill Clinton Dirawat di Georgetown University Medical Center di Washington, Alami Demam

Berita Terbaru

logo

Pers Rilis

/C O R R E C T I O N — PayJoy/

Rabu, 11 Feb 2026 - 20:15 WIB