Perlu Pemanfaatan e-Commerce untuk Distribusi Pangan di Era New Normal

- Pewarta

Jumat, 5 Juni 2020 - 07:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Adilmakmur.co.id, Jakarta – Rencana Pemerintah menerapkan tatanan baru atau new normal di tengah pandemi Covid-19, menurut Anggota Komisi IV DPR RI Ema Umiyyatul Chusnah menuntut adanya perbaikan sistem distribusi hasil pertanian untuk mempermudah aksebilitas, memperpendek rantai pasok dan pemerataan distribusi pangan. Karenanya pemanfaatan e-Commerce harus dilakukan secara maksimal guna menghindari penularan Covid-19. “Saat ini ada perilaku konsumen yang cenderung lebih menyukai belanja dari dalam rumah dan menuntut produsen, termasuk kelompok tani dan koperasi tani untuk beradaptasi dari pemasaran secara offline ke e-Commerce. Saya melihat sistem e-Commerce diperlukan untuk mengurangi tingkat kontak langsung antar manusia. Sistem e-Commerce juga lebih cepat dan praktis dalam penggunaannya,” ujar Ema dalam rilis yang diterima Parlementaria, Kamis (4/6/2020). Namun Ema juga menyayangkan bahwa hingga saat ini banyak daerah dan masyarakat yang belum bisa mengakses e-Commerce karena minimnya jaringan internet. Oleh sebab itu ia meminta Pemerintah melakukan perbaikan infrastruktur jaringan internet, khususnya untuk wilayah desa dan daerah pelosok, sebab para produsen pangan (petani) sebagian besar tinggal di pedesaan yang yang masih sulit dijangkau jaringan internet. “Kita perlu belajar dari pelaksanaan pendidikan online, yang beberapa waktu lalu sejumlah daerah mengalami kendala akibat minimnya jaringan internet. Kendala yang sama dihadapi oleh e-Commerce. Selain itu perlu peningkaan kualitas SDM di bidang pertanian agar mereka mudah menggunakan fasilitas e-Commerce,” jelas politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini. Selain itu, legislator asal Jombang ini juga menilai sistem e-Commerce sangat cocok untuk kalangan muda dan menurutnya Pemerintah perlu serius memberdayakan para milenial agar menggeluti pertanian sehingga ada regenerasi petani. Tak hanya itu yang lebih penting lagi perlunya meningkatkan produksi dalam negeri untuk memperkuat ketahanan pangan dalam negeri. (dpr)

Berita Terkait

Hallo Oto Diluncurkan, HMN Media Perluas Jaringan Digital untuk Menangkap Peluang Industri Otomotif
New Media Network Buka Peluang Bisnis bagi Pemilik Followers Media Sosial melalui Kolaborasi Pemasaran Digital
New Media Network Buka Peluang Bisnis bagi Pemilik Followers Media Sosial melalui Kolaborasi Pemasaran Digital
SapuLangit Media Center Perluas Distribusi Siaran Pers ke Lebih dari 200 Media Online untuk Manajemen Reputasi,ć
Kecepatan Tayang Jadi Solusi Distribusi Press Release di Platform Media Sosial, Siarannews.com Gandeng NMN
Demi Jurnalisme yang Berkualitas, Hallo.id Menghadirkan Platform ‘Traktir Kopi’ untuk Apresiasi dari Pembaca
Demi Jurnalisme yang Berkualitas, Hallo.id Menghadirkan Platform ‘Traktir Kopi’ untuk Apresiasi dari Pembaca
Demi Jurnalisme yang Berkualitas, Hallo.id Menghadirkan Platform ‘Traktir Kopi’ untuk Apresiasi dari Pembaca

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:20 WIB

Hallo Oto Diluncurkan, HMN Media Perluas Jaringan Digital untuk Menangkap Peluang Industri Otomotif

Senin, 12 Oktober 2026 - 15:26 WIB

New Media Network Buka Peluang Bisnis bagi Pemilik Followers Media Sosial melalui Kolaborasi Pemasaran Digital

Senin, 12 Oktober 2026 - 15:00 WIB

New Media Network Buka Peluang Bisnis bagi Pemilik Followers Media Sosial melalui Kolaborasi Pemasaran Digital

Minggu, 27 September 2026 - 16:34 WIB

SapuLangit Media Center Perluas Distribusi Siaran Pers ke Lebih dari 200 Media Online untuk Manajemen Reputasi,ć

Senin, 14 September 2026 - 09:15 WIB

Kecepatan Tayang Jadi Solusi Distribusi Press Release di Platform Media Sosial, Siarannews.com Gandeng NMN

Berita Terbaru

CGTN launches News Pal, an AI-powered news companion

Pers Rilis

CGTN Luncurkan News Pal, Asisten Berita Berbasis AI

Jumat, 23 Okt 2026 - 04:18 WIB