Hilirisasi Industri Jadi Skenario Pemulihan Ekonomi Pascapandemi

- Pewarta

Rabu, 3 Juni 2020 - 04:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Adilmakmur.co.id, Jakarta – Pemerintah melalui Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) tengah menyiapkan skenario pemulihan ekonomi di Indonesia pascapandemi covid-19. Di antara skenario itu yakni membangun industri dari hulu ke hilir yang terintegrasi yang diyakini menjadi faktor penarik investasi ke Indonesia. Hal itu seperti disampaikan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan dalam diskusi Indonesia Moving Forward bertema Menjadikan Indonesia Tujuan Primadona Investasi Pascapandemi, Selasa (2/6/2020) petang. Menko Luhut mengatakan, salah satu industri yang menjadi fokus pemerintah adalah pengembangan baterai lithium menggunakan raw mineral Indonesia yang kaya akan nikel dan kobalt sebagai dua bahan utama baterai EV. Berdasarkan riset, Menko Luhut mengatakan Filipina memiliki deposit nikel nomor dua setelah Indonesia. Diprediksi deposit nikel itu akan habis dalam dua tahun ke depan. Sehingga Indonesia akan menjadi pilihan utama bagi negara-negara yang berinvestasi di sektor pengembangan baterai lithium. “Negara lain akan tergantung dengan kita. Saat ini kita memainkan ‘gendangnya’. Karena itu kita akan segera mendorong transfer teknologinya,” kata Menko Luhut. Optimisme Menko Luhut dalam pengembangan industri dari hulu ke hilir secara terintegrasi bukan tanpa alasan. Dia mengatakan, Indonesia memiliki cadangan mineral sebagai bahan baku inustri yang cukup banyak jika dibanding negara-negara Asia seperti Malaysia, Filipina, dan Vietnam. “Selama ini kita hanya ekspor raw material, ini yang coba diubah pemerintahan Jokowi sejak lima tahun ke belakang. Kita ingin hilirisasi nikel. Ini sudah kita mulai di Sulawesi dan Maluku,” kata Menko Luhut. Untuk membangun industri dari hulu ke hilir yang terintegrasi tentu membutuhkan kerja sama dari pihak lain. Menko Luhut mengatakan pemerintah akan membuka investasi bagi negara-negara lain yang bisa memberikan imbal balik bagi Indonesia. (tim)

Berita Terkait

Permintaan Tegas Prabowo Subianto ke Pengusaha: Jangan Kau Cekik Para Petani! Rakyat Harus Sejahtera
PT STM Sukseskan MotoGP Mandalika 2025, Sediakan Helikopter untuk Transportasi dan Evakuasi Medis
Program Partisipasi Desa PT Sumbawa Timur Mining Raih CSR & PDB Awards 2025
Keunggulan Menggunakan Layanan QRIS Merchant DOKU bagi Pebisnis Pemula!
Cara Efektif Mengundang Jurnalis Ekonomi Agar Acara Liputan Berhasil
Operasi Terpadu Kemenhut Bersihkan 360 Hektare Sawit Ilegal TNGL
Gabah Rp6.500 Dan Beras SPHP Jadi Penopang Harga Stabil
Galeri Foto Pers Jadi Strategi Komunikasi Visual Perusahaan Modern

Berita Terkait

Kamis, 16 Oktober 2025 - 14:38 WIB

Permintaan Tegas Prabowo Subianto ke Pengusaha: Jangan Kau Cekik Para Petani! Rakyat Harus Sejahtera

Rabu, 8 Oktober 2025 - 10:55 WIB

PT STM Sukseskan MotoGP Mandalika 2025, Sediakan Helikopter untuk Transportasi dan Evakuasi Medis

Rabu, 1 Oktober 2025 - 17:36 WIB

Program Partisipasi Desa PT Sumbawa Timur Mining Raih CSR & PDB Awards 2025

Sabtu, 20 September 2025 - 08:53 WIB

Keunggulan Menggunakan Layanan QRIS Merchant DOKU bagi Pebisnis Pemula!

Jumat, 12 September 2025 - 15:47 WIB

Cara Efektif Mengundang Jurnalis Ekonomi Agar Acara Liputan Berhasil

Berita Terbaru

logo

Pers Rilis

/C O R R E C T I O N — PayJoy/

Rabu, 11 Feb 2026 - 20:15 WIB