Sandiaga Uno Kunjungi Pabrik Kakao, Pengusaha Keluhkan Impor, Pasokan Lokal Menurun

- Pewarta

Senin, 24 Desember 2018 - 08:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sandiaga Salahuddin Uno mengunjungi pabrik cokelat PT Kalla Kakao Industri di Kendara Sulawesi Tenggara, senin (24/12/2018).

Sandiaga Salahuddin Uno mengunjungi pabrik cokelat PT Kalla Kakao Industri di Kendara Sulawesi Tenggara, senin (24/12/2018).

Adilmakmur.co.id, Kendari – Sandiaga Salahuddin Uno mengunjungi pabrik cokelat PT Kalla Kakao Industri di Kendara, Sulawesi Tenggara, senin (24/12/2018). Direktur Utama pabrik tersebut, Ahmad Zaki Amiruddin mengeluhkan semakin langkanya pasokan kakao dari wilayah Indonesia, khususnya dari Sulawesi.

“Sekarang bahan baku sangat sulit di dapat. Padahal tahun 2000 Indonesia surplus Kakao, hingga ada pelarangan ekspor bahan mentah dan mengundang industri untuk mengolah kakao di Indonesia. Sayangnya sekarang produksi menurun, hingga kami harus impor dari dati Equador dan Pantai Gading Afrika untuk memenuhi produksi kami,” terang Ahmad.

Ditambahkan Ahmad, kebutuhan Kakao masih sangat besar untuk keperluan industri cokelat di dunia. Indonesia harusnya bisa menjadi pemain sebagai salah satu penghasil Kakao terbesar.

“Sayang jika terjadi penurunan pertanian Kakao, tapi sudah agak terihat ada penurunan jumlah produksi, padahal Indonesia dari data terakhir punya 1,6 juta hektare lahan kakao. Sayangnya sebagian tidak ada peremajaan, usia tanamannya sudah lebih dari usia 25 hingga 30 tahun. Sehingga hasilnya
kanjut Ahmad.

Calon wakil presiden nomor urut 02 Ini, menyayangkan langkanya pasokan kakao lokal. Padahal ini bisa menjadi nilai tambah. Indonesia jangan bergeser sebagai salah satu penghasil Kakao terbesar.

“Jika diberikan amanat sebagai pelayan masyarakat Indonesia, kami akan melakukan link and match antara kakao rakyat dengan dunia usaha dan pemerintah dalam konsep public private partnership. Termasuk di dalamnya replanting atau penanaman kembali yang melibatkan tiga pihak tadi. Dalam kondisi ekonomi seperti ini, tidak tepat kita melakukan kebijakan impor pdahal kita punya sumber daya, hanya tinggak dimaksimalkan,” terang Sandi. (yug)

Berita Terkait

Permintaan Tegas Prabowo Subianto ke Pengusaha: Jangan Kau Cekik Para Petani! Rakyat Harus Sejahtera
PT STM Sukseskan MotoGP Mandalika 2025, Sediakan Helikopter untuk Transportasi dan Evakuasi Medis
Program Partisipasi Desa PT Sumbawa Timur Mining Raih CSR & PDB Awards 2025
Keunggulan Menggunakan Layanan QRIS Merchant DOKU bagi Pebisnis Pemula!
Cara Efektif Mengundang Jurnalis Ekonomi Agar Acara Liputan Berhasil
Operasi Terpadu Kemenhut Bersihkan 360 Hektare Sawit Ilegal TNGL
Gabah Rp6.500 Dan Beras SPHP Jadi Penopang Harga Stabil
Galeri Foto Pers Jadi Strategi Komunikasi Visual Perusahaan Modern

Berita Terkait

Kamis, 16 Oktober 2025 - 14:38 WIB

Permintaan Tegas Prabowo Subianto ke Pengusaha: Jangan Kau Cekik Para Petani! Rakyat Harus Sejahtera

Rabu, 8 Oktober 2025 - 10:55 WIB

PT STM Sukseskan MotoGP Mandalika 2025, Sediakan Helikopter untuk Transportasi dan Evakuasi Medis

Rabu, 1 Oktober 2025 - 17:36 WIB

Program Partisipasi Desa PT Sumbawa Timur Mining Raih CSR & PDB Awards 2025

Sabtu, 20 September 2025 - 08:53 WIB

Keunggulan Menggunakan Layanan QRIS Merchant DOKU bagi Pebisnis Pemula!

Jumat, 12 September 2025 - 15:47 WIB

Cara Efektif Mengundang Jurnalis Ekonomi Agar Acara Liputan Berhasil

Berita Terbaru

logo

Pers Rilis

/C O R R E C T I O N — PayJoy/

Rabu, 11 Feb 2026 - 20:15 WIB