China Umumkan 6 Petugas Medis Tewas Akibat Virus Corona, 1.716 Terinfeksi

- Pewarta

Senin, 17 Februari 2020 - 02:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Adilmakmur.co.id, China – Wabah virus corona masih merajalela. Bahkan enam petugas medis di China telah meninggal akibat virus memastikan ini.

Lebih dari 1.700 petugas medis juga telah terinfeksi virus corona ini, yang menunjukkan risiko yang dihadapi para dokter dan perawat dikarenakan kurangnya alat pelindung dalam menangani pasien corona.

Wakil Menteri Komisi Kesehatan Nasional, Zeng Yixin, menyatakan dalam konferensi pers seperti dilansir kantor berita AFP, Jumat (14/2/2020), sebanyak 1.716 pekerja medis telah terinfeksi virus corona hingga Selasa (11/2/2020) lalu. Dari jumlah itu, enam petugas medis telah meninggal akibat virus yang belum ada vaksin dan obatnya ini.

Zeng mengatakan bahwa sebagian besar dari pekerja medis tersebut, yakni sebanyak 1.102 orang telah dinyatakan positif virus corona atau COVID-19 di Wuhan, kota di China yang menjadi pusat wabah virus corona. Sebanyak 400 petugas medis lainnya terinfeksi virus itu di daerah-daerah lain di provinsi Hubei.

Otoritas China saat ini terus berupaya untuk mengirimkan alat-alat pelindung ke berbagai rumah sakit di Wuhan, di mana para dokter dan perawat kewalahan menghadapi jumlah pasien virus corona yang terus bertambah dari hari ke hari.

Banyak dokter di Wuhan terpaksa mendatangi pasien mereka dengan mengenakan pakaian pelindung atau masker yang tidak sebagaimana mestinya. Dikarenakan kurangnya ketersediaan, mereka terpaksa menggunakan alat pelindung yang sama berulang-ulang, padahal mestinya diganti secara berkala.

Komisi Kesehatan Nasional China, NHC melaporkan bahwa saat ini 1.380 orang meninggal akibat virus corona di wilayah China daratan. Jumlah itu termasuk 121 kematian baru pada Kamis (13/2/2020), yang terdiri dari 116 orang meninggal di Provinsi Hubei dan lima orang lainnya meninggal di beberapa provinsi lainnya di China.

Dilaporkan NHC, total jumlah kasus virus corona yang terkonfirmasi di wilayah China daratan hingga Jumat (14/2/2020) waktu setempat mencapai 63.851 kasus. (dtk)

Berita Terkait

Konflik Lahan Resor Donald Trump, Nasib Petani Vietnam di Ujung Tanduk
Peringatan Israel: Aktivis Gaza Terancam Penjara, Greta Thunberg Lolos Setelah Bertahan di Kapal?
Protes Imigran di New York Berujung Bentrok: Polisi Borgol Demonstran, Satu Orang Dilarikan ke RS
Sultan Brunei Darussalam dan Perdana Menteri Thailand Temui Presiden Tiongkok Xi Jinping di Beijing
Mantan Presiden AS Bill Clinton Dirawat di Georgetown University Medical Center di Washington, Alami Demam
Presiden Suriah Bashar al-Assaddan dan Anggota Keluarganya Dikabarkan Telah Tiba di Moskow
Di Hadapan Pimpinan Negara G20, Presiden Prabowo Subianto Kembali Suarakan Perdamaian Palestina
Jelang Pemungutan Suara, Capres Donald Trump Gugat CBS dan Ajukan Keluhan ke Washington Post

Berita Terkait

Rabu, 13 Agustus 2025 - 10:41 WIB

Konflik Lahan Resor Donald Trump, Nasib Petani Vietnam di Ujung Tanduk

Jumat, 13 Juni 2025 - 14:37 WIB

Peringatan Israel: Aktivis Gaza Terancam Penjara, Greta Thunberg Lolos Setelah Bertahan di Kapal?

Selasa, 10 Juni 2025 - 14:22 WIB

Protes Imigran di New York Berujung Bentrok: Polisi Borgol Demonstran, Satu Orang Dilarikan ke RS

Sabtu, 8 Februari 2025 - 13:58 WIB

Sultan Brunei Darussalam dan Perdana Menteri Thailand Temui Presiden Tiongkok Xi Jinping di Beijing

Selasa, 24 Desember 2024 - 13:55 WIB

Mantan Presiden AS Bill Clinton Dirawat di Georgetown University Medical Center di Washington, Alami Demam

Berita Terbaru

logo

Pers Rilis

/C O R R E C T I O N — PayJoy/

Rabu, 11 Feb 2026 - 20:15 WIB