Pakar China : Pasien Corona yang Sudah Sembuh Bisa Terinfeksi Lagi

- Pewarta

Jumat, 14 Februari 2020 - 01:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Adilmakmur.co.id, China – Otoritas China mengklaim sudah 5.646 orang yang dinyatakan sembuh dari infeksi virus corona dan dipulangkan dari rumah sakit. Namun pakar kesehatan China memperingatkan bahwa pasien virus corona yang dinyatakan sembuh, masih berisiko terinfeksi kembali dan dimungkinkan untuk menyebarkan virus tersebut.

Seperti dilansir media nasional China Global Television Network (CGTN), Kamis (13/2/2020), He Mengzhang yang merupakan pakar medis dari Panyu Campus of Second Affiliated Hospital of Guangzhou Medical University menyatakan infeksi berulang pada pasien yang telah dinyatakan sembuh tergantung pada antibodi masing-masing pasien.

“Setelah infeksi, antibodi tertentu diproduksi untuk melindungi tubuh. Namun, sejumlah antibodi tidak efektif untuk seumur hidup, tapi hanya untuk jangka waktu yang singkat yang setelah itu, jika tidak memperhatikan, pasien yang telah sembuh juga mungkin terinfeksi lagi dengan virus itu dan menyebarkannya,” ucap He yang merupakan ketua tim perawatan klinis untuk pneumonia yang disebabkan novel coronavirus.

Setelah pulang ke rumah sakit, para pasien yang sembuh direkomendasikan untuk melakukan karantina sendiri (self-quarantine) selama 14 hari dan secara saksama memantau kondisi mereka. He juga menekankan agar para pasien yang dipulangkan dari rumah sakit, seharusnya mengisolasi diri mereka dari anggota keluarga serta melindungi diri mereka dan orang lain dari potensi terinfeksi virus ini.

Dia merekomendasikan mereka untuk memakai masker, melakukan olahraga level sedang dan menjaga lingkungan sekitar tetap bersih. Untuk menjaga kondisi tubuh, para pasien bisa melakukan olahraga level sedang sebelum nantinya menyesuaikan levelnya dengan aktivitas yang dilakukan.

“Juga perhatikan konseling dan rehabilitasi psikologis. Beberapa pasien mungkin mengalami depresi usai terinfeksi penyakit itu. Jika diperlukan, direkomendasikan untuk mendatangi klinik psikologis,” ucap He.

Dia menekankan bahwa stress, gangguan kecemasan dan perubahan psikologis lainnya akan mempengaruhi kekebalan tubuh, yang akan mengurangi kemampuan sistem imunitas dalam melawan patogen, yang menjadikan orang-orang rentan terinfeksi virus.

Para pasien yang dinyatakan sembuh diimbau untuk menghindari cuaca dingin dan beristirahat dengan baik. Makanan yang dikonsumsi juga harus bernutrisi. “Ingat untuk mencuci tangan secara rutin, dan menjaga agar tangan tetap bersih, bukannya meraba-raba sekitar dalam perjalanan pulang,” tegasnya.

Data terbaru Komisi Kesehatan Nasional China pada Kamis (13/2/2020) waktu setempat menyebut total 59.651 kasus virus corona terkonfirmasi di wilayahnya dan 445 kasus lainnya di luar China. Jumlah korban tewas di wilayah China daratan mencapai 1.361 orang. Dua orang lainnya meninggal di Hong Kong dan Filipina. Total secara global ada 1.363 orang meninggal akibat virus corona. (ktn)

Berita Terkait

Konflik Lahan Resor Donald Trump, Nasib Petani Vietnam di Ujung Tanduk
Peringatan Israel: Aktivis Gaza Terancam Penjara, Greta Thunberg Lolos Setelah Bertahan di Kapal?
Protes Imigran di New York Berujung Bentrok: Polisi Borgol Demonstran, Satu Orang Dilarikan ke RS
Sultan Brunei Darussalam dan Perdana Menteri Thailand Temui Presiden Tiongkok Xi Jinping di Beijing
Mantan Presiden AS Bill Clinton Dirawat di Georgetown University Medical Center di Washington, Alami Demam
Presiden Suriah Bashar al-Assaddan dan Anggota Keluarganya Dikabarkan Telah Tiba di Moskow
Di Hadapan Pimpinan Negara G20, Presiden Prabowo Subianto Kembali Suarakan Perdamaian Palestina
Jelang Pemungutan Suara, Capres Donald Trump Gugat CBS dan Ajukan Keluhan ke Washington Post

Berita Terkait

Rabu, 13 Agustus 2025 - 10:41 WIB

Konflik Lahan Resor Donald Trump, Nasib Petani Vietnam di Ujung Tanduk

Jumat, 13 Juni 2025 - 14:37 WIB

Peringatan Israel: Aktivis Gaza Terancam Penjara, Greta Thunberg Lolos Setelah Bertahan di Kapal?

Selasa, 10 Juni 2025 - 14:22 WIB

Protes Imigran di New York Berujung Bentrok: Polisi Borgol Demonstran, Satu Orang Dilarikan ke RS

Sabtu, 8 Februari 2025 - 13:58 WIB

Sultan Brunei Darussalam dan Perdana Menteri Thailand Temui Presiden Tiongkok Xi Jinping di Beijing

Selasa, 24 Desember 2024 - 13:55 WIB

Mantan Presiden AS Bill Clinton Dirawat di Georgetown University Medical Center di Washington, Alami Demam

Berita Terbaru

logo

Pers Rilis

/C O R R E C T I O N — PayJoy/

Rabu, 11 Feb 2026 - 20:15 WIB