Peserta SKD Dihimbau Tak Percaya Iming-iming Calo CPNS

- Pewarta

Kamis, 6 Februari 2020 - 03:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Adilmakmur.co.id, Semarang– Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Jawa Tengah Wisnu Zaroh meminta para peserta Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) CPNS Jawa Tengah tidak mempercayai oknum-oknum yang menjanjikan bisa meloloskan tes, terlebih yang meminta imbalan tertentu.

Menurut Wisnu, pelaksanaan CPNS Jawa Tengah murni menggunakan computer assist test (CAT) yang transparan dan bebas dari campur tangan pihak-pihak tertentu. “Jangan sampai percaya. Sama sekali enggak.

Semuanya menggunakan CAT fisik. Kita bersih, transparan. Bahkan setelah tes dia selesai, keluar, lalu bisa langsung melihat hasilnya. Dan itu bisa dilihat siapapun hasilnya,” tandas Wisnu dalam konferensi pers di Lantai 1 Gedung A Kantor Gubernur Jawa Tengah, Rabu (5/2/2020).

Wisnu menuturkan, SKD CPNS Pemerintah Provinsi Jawa Tengah Formasi Tahun 2019 akan dilaksanakan pada tanggal 20 Februari 2020 hingga 4 Maret 2020 di Asrama Haji Donohudan, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Boyolali. Seleksi itu akan diikuti 49.304 peserta yang telah dinyatakan lolos administrasi.

Berdasarkan Permenpan RB Nomor 23 Tahun 2019 ada dua macam tes, yakni Tes Kompetesi Dasar (TKD) atau Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dan Tes Kompetensi Bidang (TKB) atau Seleksi Kompetensi Bidang (SKB). Untuk TKD antara lain Wawasan Kebangsaan, Tes Intelegensia Umum (TIU), dan Tes Karakter Pribadi (TKP). “Tes kepribadian memakai standar nilai tinggi. Dan rata-rata peserta tes jatuhnya di kepribadian.”

Nantinya pada pelaksanaan SKD ada 66 sesi, yang terbagi menjadi 5 sesi per hari. Khusus Jumat, hanya ada 4 sesi. Adapun jumlah peserta tiap sesi berjumlah 750 peserta. “Kesiapan pelaksanaan tes sudah 90 persen. Kemarin kami sudah rapat di lokasi di Donohudan, kami sudah siap. Sudah matang,” terang Wisnu.

Dia meminta peserta menaati peraturan yang berlaku, antara lain tidak membawa handphone maupun memotret saat tes. Peserta juga dihimbau tidak membawa barang bawaan apapun selain KTP dan kartu peserta, serta mengenakan pakaian putih dan bawahan hitam.

“Pulpen dan kertas kami siapkan. Setiap masuk, ada screening atau metal detector. Semua tas dititipkan. Kalau bisa tidak usah bawa tas malah bagus,” ujarnya. (ini)

Berita Terkait

Manfaat Green Mining bagi Lingkungan, Ekonomi, dan Masyarakat 
KPK Telusuri Aliran Dana Rp222 Miliar Kasus Bank BJB ke Ridwan Kamil dan Keluarga
PBB Pantau Protes Nasional, Ingatkan Indonesia Jaga Hak Warga Sipil
Bantuan Pangan Jadi Kunci Tekan Harga Beras Di Tengah Lonjakan Pasar
Uang Rakyat Harus Efisien, Prabowo Hapus Tantiem Komisaris BUMN
Angelica Tengker Kukuhkan Visi Budaya dan Bangsa Lewat KKK 2025–2030
Lukisan di Ranjang Sakit: SBY dan Istirahat Sang Jenderal Demokrat
Kejagung Tetapkan Jurist Tan Tersangka Korupsi Chromebook, Mangkir Pemeriksaan

Berita Terkait

Sabtu, 4 Oktober 2025 - 14:10 WIB

KPK Telusuri Aliran Dana Rp222 Miliar Kasus Bank BJB ke Ridwan Kamil dan Keluarga

Rabu, 3 September 2025 - 08:18 WIB

PBB Pantau Protes Nasional, Ingatkan Indonesia Jaga Hak Warga Sipil

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 07:57 WIB

Bantuan Pangan Jadi Kunci Tekan Harga Beras Di Tengah Lonjakan Pasar

Sabtu, 16 Agustus 2025 - 08:47 WIB

Uang Rakyat Harus Efisien, Prabowo Hapus Tantiem Komisaris BUMN

Selasa, 5 Agustus 2025 - 09:03 WIB

Angelica Tengker Kukuhkan Visi Budaya dan Bangsa Lewat KKK 2025–2030

Berita Terbaru

logo

Pers Rilis

/C O R R E C T I O N — PayJoy/

Rabu, 11 Feb 2026 - 20:15 WIB