Menlu Sebut Kunjungan PM Belanda Merupakan “Congratulation Visit”

- Pewarta

Selasa, 8 Oktober 2019 - 06:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Adilmakmur.co.id, Bogor – Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan kunjungan PM Belanda Mark Rutte ke Indonesia pada Senin ini untuk menyampaikan ucapan selamat atas terlaksananya pemilu dan terpilih kembalinya Presiden Jokowi yang akan dilantik pada 20 Oktober 2019.

“Tujuan kunjungan tentunya untuk bilateral. Beliau ingin mengkhususkan kunjungan kali ini sebagai congratulation visit,” kata Menlu Retno Marsudi di Istana Bogor, Senin.

Retno menyebutkan PM Mark Rutte melakukan kunjungan resmi ke Indonesia kali ini yang pertama. Sebelumnya, pernah berkunjung ke Indonesia pada tahun 2013 dan 2016.

“Intinya sesuai dengan apa yang memang pernah dibahas dengan beliau, beliau berkeinginan mengunjungi Indonesia setiap 3 tahun sekali. Dan janji itu dipenuhi,” jelas Menlu.

Presiden Jokowi, kata Retno, mengatakan bahwa Belanda merupakan salah satu mitra penting Indonesia di Eropa.

“Ini bisa langsung dilihat dari angka, misal angka perdagangan. Belanda merupakan mitra kedua terbesar perdagangan kita di Eropa, data tahun 2018, volumenya lebih dari 5 miliar dolar AS, kalau diurut dari semua negara di dunia, Belanda adalah nomor 15,” katanya.

Angka investasi Belanda juga menduduki peringkat pertama di Eropa dengan jumlah hampir satu miliar dolar AS pada tahun 2018.

Di sektor pariwisata, Belanda menjadi penyumbang wisatawan asing nomor empat terbesar dengan angka lebih atau hampir 210.000 wisatawan yang datang ke Indonesia dari negara itu.

“Selain itu, bicara masalah investasi, ada beberapa prioritas atau beberapa fokus yang dikerjasamakan dengan Belanda, misal mengenai water management, bidang infrastruktur kemaritiman, dan mengenai vokasi,” katanya.

Menurut Retno, inti pembicaraan Presiden Jokowi dengan PM Belanda ada dua, pertama upaya penguatan kerja sama ekonomi dan fokus Presiden Jokowi untuk 5 tahun ke depan.

“Presiden Jokowi tadi menjelaskan mengenai 5 tahun ke depan, beliau akan memfokuskan pada penguatan sumber daya manusia. Oleh karena itu, pendidikan vokasi menjadi sangat penting,” katanya.

Ia menyebutkan dua bidang vokasi yang dipandang penting adalah bidang kemartiman dan bidang keperawatan.

“Dua hal itu yang dibahas dalam upaya human development capital. Itu yang kita bahas dengan PM Belanda,” jelas Menlu. (ags)

Berita Terkait

Konflik Lahan Resor Donald Trump, Nasib Petani Vietnam di Ujung Tanduk
Cekcok Berujung Maut di Ciputat, Polisi Telisik Motif Suami Bunuh Istri
Peringatan Israel: Aktivis Gaza Terancam Penjara, Greta Thunberg Lolos Setelah Bertahan di Kapal?
Kisruh Apartemen Puri Park View: Di Balik Dinding Mewah, Layanan Rusak dan Kepemilikan Tak Jelas
Protes Imigran di New York Berujung Bentrok: Polisi Borgol Demonstran, Satu Orang Dilarikan ke RS
BMC Jadi Media Partner Resmi Muslim LifeFair 2025, Dukung Promosi Industri Halal di Bogor
Sultan Brunei Darussalam dan Perdana Menteri Thailand Temui Presiden Tiongkok Xi Jinping di Beijing
Oknum TNI Pelaku Penembakan di Rest Area Tol Kawasan Tangerang akan Ditindak Sesuai Hukum yang Berlaku

Berita Terkait

Rabu, 13 Agustus 2025 - 10:41 WIB

Konflik Lahan Resor Donald Trump, Nasib Petani Vietnam di Ujung Tanduk

Sabtu, 21 Juni 2025 - 16:01 WIB

Cekcok Berujung Maut di Ciputat, Polisi Telisik Motif Suami Bunuh Istri

Jumat, 13 Juni 2025 - 14:37 WIB

Peringatan Israel: Aktivis Gaza Terancam Penjara, Greta Thunberg Lolos Setelah Bertahan di Kapal?

Kamis, 12 Juni 2025 - 08:17 WIB

Kisruh Apartemen Puri Park View: Di Balik Dinding Mewah, Layanan Rusak dan Kepemilikan Tak Jelas

Selasa, 10 Juni 2025 - 14:22 WIB

Protes Imigran di New York Berujung Bentrok: Polisi Borgol Demonstran, Satu Orang Dilarikan ke RS

Berita Terbaru

logo

Pers Rilis

/C O R R E C T I O N — PayJoy/

Rabu, 11 Feb 2026 - 20:15 WIB