Selama Karhutla, Pejabat Diminta tak Tinggalkan Riau

- Pewarta

Selasa, 24 September 2019 - 06:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Adilmakmur.co.id, Pekanbaru – Anggota DPRD Riau Parisman Ihwan meminta agar kepala daerah dan pejabat daerah tidak meninggalkan provinsi setempat selama bencana asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melanda wilayah itu.

“Kita meminta kepala daerah dan pejabat untuk jangan ada yang meninggalkan Riau selama bencana ini. Mari kita merasakan apa yang dirasakan masyarakat Riau,” ujarnya kepada pers di Pekanbaru, Senin (23/9/2019).

Hal itu, lanjut dia, agar pejabat daerah menyadari bahwa upaya pemadaman api lebih prioritas dari agenda lainnya di luar daerah, dan diminta berfokus mengerahkan seluruh kemampuan yang dimiliki daerah untuk mengatasi karhutla.

Politisi Golkar Riau ini mengatakan akan memperjuangkan pembentukan regulasi yang membatasi izin pembukaan lahan untuk konsensi perkebunan yang diduga menjadi akar persoalan penyebab karhutla.

“Karena persoalan karhutla ini hampir setiap tahun kita alami, tahun mendatang kita tak ingin ini terjadi lagi. Jadi, kami akan meminta kepada Fraksi Golkar DPR RI untuk segera membuat UU terkait karhutla dengan membatasi persoalan izin, karena hanya dengan regulasi kita bisa mengatasi persoalan karhutla ini,” ucap legislator daerah pemilihan Kota Pekanbaru ini.

Sementara itu, Anggota DPRD Riau Indra Gunawan Eet menyambut baik ditetapkannya status darurat pencemaran udara akibat karhutla yang ditetapkan Pemprov Riau. Dengan begitu upaya pemadaman akan lebih ekstra dilakukan oleh semua pihak.

“Ini sudah parah betul, setiap tahun ini saja kerja kita. Anak-anak kita tidak sekolah, kesehatan terus menurun. Ini sudah masuk kategori ‘emergency’, status darurat ini seharusnya sudah ditetapkan dari dulu, tapi begitu kita apresiasi penetapan status darurat ini,” ucap calon Ketua DPRD Riau definitif ini.

Eet mengatakan akan memperjuangkan anggaran karhutla untuk diperbesar dalam rancangan APBD 2020.

“Yang jelas, kami DPRD akan memprioritaskan anggaran karhutla di APBD 2020,” ucap mantan Wakil Ketua DPRD Bengkalis itu. (dsf)

Berita Terkait

Manfaat Green Mining bagi Lingkungan, Ekonomi, dan Masyarakat 
KPK Telusuri Aliran Dana Rp222 Miliar Kasus Bank BJB ke Ridwan Kamil dan Keluarga
PBB Pantau Protes Nasional, Ingatkan Indonesia Jaga Hak Warga Sipil
Bantuan Pangan Jadi Kunci Tekan Harga Beras Di Tengah Lonjakan Pasar
Uang Rakyat Harus Efisien, Prabowo Hapus Tantiem Komisaris BUMN
Angelica Tengker Kukuhkan Visi Budaya dan Bangsa Lewat KKK 2025–2030
Lukisan di Ranjang Sakit: SBY dan Istirahat Sang Jenderal Demokrat
Kejagung Tetapkan Jurist Tan Tersangka Korupsi Chromebook, Mangkir Pemeriksaan

Berita Terkait

Sabtu, 4 Oktober 2025 - 14:10 WIB

KPK Telusuri Aliran Dana Rp222 Miliar Kasus Bank BJB ke Ridwan Kamil dan Keluarga

Rabu, 3 September 2025 - 08:18 WIB

PBB Pantau Protes Nasional, Ingatkan Indonesia Jaga Hak Warga Sipil

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 07:57 WIB

Bantuan Pangan Jadi Kunci Tekan Harga Beras Di Tengah Lonjakan Pasar

Sabtu, 16 Agustus 2025 - 08:47 WIB

Uang Rakyat Harus Efisien, Prabowo Hapus Tantiem Komisaris BUMN

Selasa, 5 Agustus 2025 - 09:03 WIB

Angelica Tengker Kukuhkan Visi Budaya dan Bangsa Lewat KKK 2025–2030

Berita Terbaru

logo

Pers Rilis

/C O R R E C T I O N — PayJoy/

Rabu, 11 Feb 2026 - 20:15 WIB