Sandiaga Janjkan “One Kyai For One Center Enterpreneurship”

- Pewarta

Jumat, 7 Desember 2018 - 01:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Calon Wakil Presiden, Sandiaga Salahuddin Uno pada acara

Calon Wakil Presiden, Sandiaga Salahuddin Uno pada acara "Curhat Kyai Kampoeng dengan Bang Sandi" di Malang, Jatim, Kamis (06/12/2018).

Adilmakmur.co.id, Jakarta – Calon Wakil Presiden, Sandiaga Salahuddin Uno  berjanji akan membentuk “One Kyai for One Center Enterpreneurship”, yakni di mana satu kyai dengan satu pusat pelatihan  wirausaha.

“Jadi desa bisa mandiri, guru ngaji juga punya penghasilan lebih,” kata Sandiaga dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Kamis (6/12/2018).

BACA JUGA : Habib Ali Doakan Prabowo Saat Haul Habib Kwitang

Hal tersebut dikatakan Sandiaga saat acara bertajuk “Curhat Kyai Kampung Kepada Bang Sandi” di Hotel Syariah Radho, Jalan Simpang Kawi, Klojen, Kota Malang, Jawa Timur, Kamis (6/12/2018).

Sandiaga mengatakan banyak hal yang harus diperbaiki,  terutama kebijakan pada guru-guru ngaji yang punya keikhlasan dan keinginan memperkuat rohani anak bangsa. 

“Insya Allah saya tampung aspirasinya. Kami akan menyejahterakan guru ngaji dan kyai,” kata pasangan capres Prabowo Subianto itu.

Para kyai dan ustadzah  yang datang dari berbagai pelosok desa di Malang itu, punya keluhan yang sama, yakni peningkatan kesejahteraan dan ekonomi yang makin jauh panggang dari api.

Seorang perempuan guru ngaji asal Bareng, Kota Malang, Sri Handayani menyampaikan curatan hatinya, yakni harga-harga kebutuhan pokok yang naik tidak seimbang dengan penghasilan yang mereka dapatkan.  

“Dulu kami masih dibantu dengan dana Biaya Operasional Sekolah (BOS), ini sangat membantu, namun dana itu dihentikan  bagi tempat pendidikan yang tidak punya surat yayasan dari Kementerian Hukum dan HAM,” kata Sri.

Akhirnya dia hanya mendapatkan uang operasional Rp8.000 per hari, dan kalau sebulanbila  ditotal hanya Rp224 ribu.

Sementara  Habib Salim Assegaf mengaku biaya listrik yang tinggi  juga membebani kehidupan para kyai kampung. 

“Bayangkan pak, kami nggak punya televisi juga nggak punya mesin cuci, tapi satu  bulan bisa lebih dari Rp300 ribu, tiap kali meteran listrik berbunyi deg-degan rasanya,” kata Salim. 

 Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu menyampaikan rasa prihatin dengan curhat  Srihandayani. Dia juga menjawab keluhan Habib Salim Assegaf. 
  
“Masalah energi ini juga harus ada solusinya. Bangsa ini kaya dengan sinar matahari. Sudah harus kita pikirkan untuk swasembada energi surya dengan membatasi energi fosil. Energi yang terbarukan,” kata Sandiaga.

Sandiaga Uno menegaskan jika dirinya mendapatkan amanah melayani masyarakat  Indonesia, bukan hanya ingin menciptakan  swasemba pangan, air, tapi juga swasembada energi dan akan dimulai dari desa. 

Selanjutnya, mantan pengusaha ini juga menyatakan, bersama Prabowo Subianto akan menggerakkan ekonomi rakyat, melalui kebijakan ekonomi yang menciptakan  dan menyediakan lapangan kerja serta membuat harga-harga kebutuhan bahan pokok terjangkau dan stabil.

Pilpres 2019 diikuti dua pasangan calon yakni nomor urut 01 Jokowi-Ma’ruf Amin dan nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno. (sus)

Berita Terkait

Hallo Oto Diluncurkan, HMN Media Perluas Jaringan Digital untuk Menangkap Peluang Industri Otomotif
New Media Network Buka Peluang Bisnis bagi Pemilik Followers Media Sosial melalui Kolaborasi Pemasaran Digital
New Media Network Buka Peluang Bisnis bagi Pemilik Followers Media Sosial melalui Kolaborasi Pemasaran Digital
SapuLangit Media Center Perluas Distribusi Siaran Pers ke Lebih dari 200 Media Online untuk Manajemen Reputasi,ć
Kecepatan Tayang Jadi Solusi Distribusi Press Release di Platform Media Sosial, Siarannews.com Gandeng NMN
Demi Jurnalisme yang Berkualitas, Hallo.id Menghadirkan Platform ‘Traktir Kopi’ untuk Apresiasi dari Pembaca
Demi Jurnalisme yang Berkualitas, Hallo.id Menghadirkan Platform ‘Traktir Kopi’ untuk Apresiasi dari Pembaca
Demi Jurnalisme yang Berkualitas, Hallo.id Menghadirkan Platform ‘Traktir Kopi’ untuk Apresiasi dari Pembaca

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:20 WIB

Hallo Oto Diluncurkan, HMN Media Perluas Jaringan Digital untuk Menangkap Peluang Industri Otomotif

Senin, 12 Oktober 2026 - 15:26 WIB

New Media Network Buka Peluang Bisnis bagi Pemilik Followers Media Sosial melalui Kolaborasi Pemasaran Digital

Senin, 12 Oktober 2026 - 15:00 WIB

New Media Network Buka Peluang Bisnis bagi Pemilik Followers Media Sosial melalui Kolaborasi Pemasaran Digital

Minggu, 27 September 2026 - 16:34 WIB

SapuLangit Media Center Perluas Distribusi Siaran Pers ke Lebih dari 200 Media Online untuk Manajemen Reputasi,ć

Senin, 14 September 2026 - 09:15 WIB

Kecepatan Tayang Jadi Solusi Distribusi Press Release di Platform Media Sosial, Siarannews.com Gandeng NMN

Berita Terbaru