Ma’ruf Amin Katakan Perlu Pendekatan Budaya di Papua

- Pewarta

Rabu, 4 September 2019 - 02:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rais 'Aam PBNU Ma'ruf Amin memberikan keterangan pers di gedung PBNU, Jakarta, Kamis (9/8). Ma'ruf Amin dipilih sebagai calon wakil presiden pendamping Joko Widodo dalam Pemilihan Presidan dan Wakil Presiden 2019. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/kye/18

Rais 'Aam PBNU Ma'ruf Amin memberikan keterangan pers di gedung PBNU, Jakarta, Kamis (9/8). Ma'ruf Amin dipilih sebagai calon wakil presiden pendamping Joko Widodo dalam Pemilihan Presidan dan Wakil Presiden 2019. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/kye/18

Adilmakmur.co.id, Serang – Cawapres terpilih KH Ma’ruf Amin mengatakan perlu untuk menempuh pendekatan budaya selain memakai pendekatan keamanan untuk menyelesaikan gejolak yang terjadi di Papua.

Saat terjadi gejolak di Irian Jaya di masa pemerintahan Presiden Abdurrahman Wahid, kata beliau Ma’ruf, Gus Dur langsung paham yang dikehendaki warga setempat dengan mengganti nama Irian Jaya menjadi Papua.

“Itu contoh langkah penyelesaian dengan pendekatan budaya yang juga sangat diperlukan untuk menyelesaikan gejolak yang terjadi saat ini,” kata Ma’ruf Amin di sela-sela pembukaan Pelatihan Kepemimpinan Tokoh Muda NU di Ponpes An-Nawawi, Tanara, Serang, Banten, Selasa (3/8/2019).

Menurut Ma’ruf Amin pendekatan budaya seperti yang ditempuh Presiden ke-4 RI Gus Dur itu terbukti sangat tepat sehingga warga Papua berterima kasih dan menaruh hormat yang mendalam terhadap Gus Dur.

“Penyelesaian Papua ini bukan soal keamanan saja, tapi juga budaya. Untuk itu, nanti kami dari PBNU akan turut merumuskan seperti apa langkahnya sebagai bentuk sumbang saran untuk pemerintah,” kata Ma’ruf Amin yang juga angota Dewan Penasihat (Mustasyar) PBNU itu.

Turut hadir dalam kesempatan itu Ketua PBNU Said Aqil Siroj, Rais Aam PBNU KH Miftahul Akhyar, serta Ketua Mustasyar PBNU KH Mustofa Bisri serta para pengurus GP Ansor dan Banser. (sbs)

Berita Terkait

Rochmad Widodo Jadi Pemimpin Redaksi Serambiislam.com dan Jaziranews.com, Ini Fokus SapuLangit Media
Media Saatini.com Bidik 100 Portal Media pada 2026, Buka Peluang Kemitraan Digital bagi UMKM dan Tokoh Publik
Manfaat Green Mining bagi Lingkungan, Ekonomi, dan Masyarakat 
KPK Telusuri Aliran Dana Rp222 Miliar Kasus Bank BJB ke Ridwan Kamil dan Keluarga
PBB Pantau Protes Nasional, Ingatkan Indonesia Jaga Hak Warga Sipil
Bantuan Pangan Jadi Kunci Tekan Harga Beras Di Tengah Lonjakan Pasar
Uang Rakyat Harus Efisien, Prabowo Hapus Tantiem Komisaris BUMN
Angelica Tengker Kukuhkan Visi Budaya dan Bangsa Lewat KKK 2025–2030

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 23:10 WIB

Rochmad Widodo Jadi Pemimpin Redaksi Serambiislam.com dan Jaziranews.com, Ini Fokus SapuLangit Media

Minggu, 11 Oktober 2026 - 09:39 WIB

Media Saatini.com Bidik 100 Portal Media pada 2026, Buka Peluang Kemitraan Digital bagi UMKM dan Tokoh Publik

Kamis, 5 Februari 2026 - 07:55 WIB

Manfaat Green Mining bagi Lingkungan, Ekonomi, dan Masyarakat 

Sabtu, 4 Oktober 2025 - 14:10 WIB

KPK Telusuri Aliran Dana Rp222 Miliar Kasus Bank BJB ke Ridwan Kamil dan Keluarga

Rabu, 3 September 2025 - 08:18 WIB

PBB Pantau Protes Nasional, Ingatkan Indonesia Jaga Hak Warga Sipil

Berita Terbaru

CGTN launches News Pal, an AI-powered news companion

Pers Rilis

CGTN Luncurkan News Pal, Asisten Berita Berbasis AI

Jumat, 23 Okt 2026 - 04:18 WIB