Indonesia Layak Menjadi Pemain Utama dan Pelopor Industri Halal

- Pewarta

Jumat, 19 Juni 2020 - 22:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Adilmakmur.co.id, Jakarta – Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Sa’adi menilai bahwa Indonesia akan semakin layak menjadi pemain utama, pelopor, dan pusat dari setiap perubahan dan perkembangan industri halal dunia.

“Kita di sini adalah pelopor untuk masa depan tersebut. Dan memang harus mendapat dukungan dari para ulama,” kata Wamenag,.Kamis (18/6/2020).

Webinar ini mengusung tema “Indonesia Pusat halal Dunia; Potensi Domestik dan Tantangan Global.” Zainut Tauhid menyampaikan, salah satu isu penting berkenaan dengan upaya peningkatan industri halal yaitu, mengubah paradigma masyarakat, domestik maupun global, terkait kesan eksklusivisme kata “halal”. Selama ini ada satu anggapan bahwa halal itu bersifat eksklusif.

“Padahal secara substansi dan jika dikaitkan dengan kompetisi perdagangan global, maka terminologi “halal” bisa saja digunakan sebagai kelanjutan atau sesuatu yang berada satu tingkat di atas terminologi ‘bermutu’,” tegas Wamenag.

Mutu atau kualitas, lanjut Zainut, sudah menjadi terminologi global. Apakah barangnya bermutu? Siapa penjaminnya? Siapa badan sertifikasinya? Siapa pemberi akreditasi pada badan sertifikasi tersebut? Pertanyaan-pertanyaan tersebut cukup familiar di dunia industri maupun layanan publik.

Dalam industri halal, maka produk atau jasa yang berlabel halal dan diperoleh konsumen, tidak sekedar bermutu, tapi juga aman dan ramah lingkungan. Istilahnya, halaalan thayyiban.

“Jika dibandingkan dengan sertifikasi ISO yang sudah banyak diperoleh di pelbagai lini usaha dan layanan di Indonesia serta global, maka produk dan jasa yang memperoleh sertifikat halal “sepertinya” harus lebih tinggi derajatnya, karena seperti memperoleh 4 sertifikat standar sistem manajemen sekaligus, yaitu dalam aspek mutu, lingkungan, keselamatan kerja, dan keamanan pangan. Plus terpenuhinya persyaratan khas untuk konsumen muslim yaitu produk yang tidak mengandung hal-hal dilarang agama,” papar Wamenag. (inf)

Berita Terkait

Hallo Oto Diluncurkan, HMN Media Perluas Jaringan Digital untuk Menangkap Peluang Industri Otomotif
New Media Network Buka Peluang Bisnis bagi Pemilik Followers Media Sosial melalui Kolaborasi Pemasaran Digital
New Media Network Buka Peluang Bisnis bagi Pemilik Followers Media Sosial melalui Kolaborasi Pemasaran Digital
SapuLangit Media Center Perluas Distribusi Siaran Pers ke Lebih dari 200 Media Online untuk Manajemen Reputasi,ć
Kecepatan Tayang Jadi Solusi Distribusi Press Release di Platform Media Sosial, Siarannews.com Gandeng NMN
Demi Jurnalisme yang Berkualitas, Hallo.id Menghadirkan Platform ‘Traktir Kopi’ untuk Apresiasi dari Pembaca
Demi Jurnalisme yang Berkualitas, Hallo.id Menghadirkan Platform ‘Traktir Kopi’ untuk Apresiasi dari Pembaca
Demi Jurnalisme yang Berkualitas, Hallo.id Menghadirkan Platform ‘Traktir Kopi’ untuk Apresiasi dari Pembaca

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:20 WIB

Hallo Oto Diluncurkan, HMN Media Perluas Jaringan Digital untuk Menangkap Peluang Industri Otomotif

Senin, 12 Oktober 2026 - 15:26 WIB

New Media Network Buka Peluang Bisnis bagi Pemilik Followers Media Sosial melalui Kolaborasi Pemasaran Digital

Senin, 12 Oktober 2026 - 15:00 WIB

New Media Network Buka Peluang Bisnis bagi Pemilik Followers Media Sosial melalui Kolaborasi Pemasaran Digital

Minggu, 27 September 2026 - 16:34 WIB

SapuLangit Media Center Perluas Distribusi Siaran Pers ke Lebih dari 200 Media Online untuk Manajemen Reputasi,ć

Senin, 14 September 2026 - 09:15 WIB

Kecepatan Tayang Jadi Solusi Distribusi Press Release di Platform Media Sosial, Siarannews.com Gandeng NMN

Berita Terbaru