Akademisi Sebut Frans Lebu Raya Layak Ditempatkan sebagai Tokoh PDIP

- Pewarta

Rabu, 31 Juli 2019 - 03:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur NTT Frans Lebu Raya selaku Ketua DPD Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) NTT berkampanye untuk pasangan

Gubernur NTT Frans Lebu Raya selaku Ketua DPD Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) NTT berkampanye untuk pasangan "Sahabat" Calon Wali Kota Kupang Jonas Salean-Nikolaus Fransiskus pada kampanye hari terakhir pasangan tersebut di Kota Kupang, NTT, Sabtu (11/2). Pasangan calon wali kota/Wakil Walikota periode 2017-2022 nomor urut dua itu memanfaatkan hari terakhir tahapan kampanye untuk menggaet massa dukungan lebih banyak saat Pilkada Serentak 15 Februari mendatang. ANTARA FOTO/Kornelis Kaha/ama/17.

Adilmakmur.co.id, Kupang – Akademisi Universitas Nusa Cendana Dr Karolus Kopong Medan SH., M.Si. mengatakan Mantan Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Nusa Tenggara Timur, Frans Lebu Raya layak ditempatkan sebagai tokoh partai tersebut.

“Menurut saya, Frans Lebu Raya layak ditempatkan sebagai seorang tokoh PDIP karena sebagai kader partai yang menjadi motor penggerak pembangunan di NTT selama hampir 20-an tahun,” katanya di Kupang, Rabu (31/7/2019).

Ia mengatakan hal terkait bagaimana memposisikan Frans Lebu Raya dalam kepemimpinan partai PDIP di Provinsi Nusa Tenggara Timur, setelah ditunjuknya Emelia Nomleni sebagai Ketua DPD PDIP NTT yang diumumkan dalam konferensi daerah di Kota Kupang beberapa waktu lalu.

Dosen Fakultas Hukum Undana Kupang itu mengatakan, pergantian kepemimpinan partai politik merupakan hal yang biasa dalam dinamika perpolitikan, namun jasa para pemimpin sebelumnya yang turut membesarkan partai tidak boleh dilupakan seperti peran Frans Lebu Raya untuk PDIP NTT.

“Kekurangan dan keterbatasan yang ada Pak Frans adalah manusawi. Tetapi juga harus secara obyektif melihat, bahwa sebagai seorang kader PDIP Pak Frans juga pantas mendapatkan acungan jempol alias pujian,” katanya.

Menurutnya, pujian ini pantas diberikan karena sebagai kader, Frans Lebu Raya membesarkan partai melalui jabatannya dari wakil ketua DPRD NTT, wakil Gubernur NTT dan menjadi Gubernur NTT dua periode.

Artinya, lanjut dia, selama sekian lama memimpin ada banyak pembangunan yang ditorehkan hingga ke berbagai pelosok daerah di provinsi berbasiskan kepulauan itu.

“Di saat bersamaan kapasitasnya sebagai kader partai juga melekat sehingga nama partai semakin besar hingga ke masyarakat akar rumput karena itu tidak berlebihan jika ia kemudian ditempatkan sebagai tokoh partai berlambang banteng gemuk moncong putih ini,” ujarnya. (alo)

Berita Terkait

Dugaan Korupsi Kredit LPEI, Jejak Dana PT MAJU Disorot KPK
Jokowi Tanggapi Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Sebut Dinamika Demokrasi dan Mekanisme Konstitusi
Forum Purnawirawan TNI Kirim Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Jokowi: Biasa dalam Demokrasi
Reshuffle Kabinet Prabowo Subianto, Momentum Penguatan Pemerintahan Menuju Transformasi Ekonomi Nasional
Dari Senayan ke SOKSI: Langkah Politik Baru Misbakhun, Sayap Golkar yang Strategis Jelang 2029 Mendatang
Kader Muda PPP Dorong Elite Partai Kembali ke Prinsip Paling Dasar, Kebersamaan dan Musyawara
Beginilah 5 Jalan yang Dilakukan Press Release untuk Lakukan Perbaikan Citra dan Pulihkan Nama Baik
Akhirnya Prabowo Subianto Bertemu dengan Megawati Soekarno Putri, Silaturahmi Idul Fitri 2,5 Jam

Berita Terkait

Rabu, 13 Agustus 2025 - 11:49 WIB

Dugaan Korupsi Kredit LPEI, Jejak Dana PT MAJU Disorot KPK

Senin, 9 Juni 2025 - 09:28 WIB

Jokowi Tanggapi Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Sebut Dinamika Demokrasi dan Mekanisme Konstitusi

Sabtu, 7 Juni 2025 - 06:47 WIB

Forum Purnawirawan TNI Kirim Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Jokowi: Biasa dalam Demokrasi

Rabu, 4 Juni 2025 - 14:39 WIB

Reshuffle Kabinet Prabowo Subianto, Momentum Penguatan Pemerintahan Menuju Transformasi Ekonomi Nasional

Kamis, 22 Mei 2025 - 15:14 WIB

Dari Senayan ke SOKSI: Langkah Politik Baru Misbakhun, Sayap Golkar yang Strategis Jelang 2029 Mendatang

Berita Terbaru