JK Sebut Pimpinan KPK Tak Wajib dari Jaksa Atau Polisi

- Pewarta

Jumat, 12 Juli 2019 - 01:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Adilmakmur.co.id, Jakarta – Wakil Presiden Jusuf Kalla menilai pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak harus berasal dari unsur jaksa maupun kepolisian. Menurut JK, pimpinan KPK boleh berasal dari selain dua latar belakang tersebut, sepanjang memenuhi persyaratan dalam proses seleksi.

“Bahwa wajib tentu tergantung hasil seleksi. Tidak ada kata wajib harus ada polisi, jaksa, siapa yang lulus seleksi saja,” ujar JK saat diwawancarai wartawan di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, Rabu (10/7/2019).

Karenanya, ia mendukung panitia seleksi (Pansel) calon pimpinan (Capim) KPK untuk menyeleksi sosok yang memenuhi kapasitas sebagai calon pimpinan KPK. Menurutnya, tidak ada soal jika capim yang terpilih tersebut, tidak berasal dari kedua unsur tersebut.

“Ya kan, semua pihak berhak apakah masyarakat umum, akademisi, polisi, KPK, ya silahkan aja tentu,” ujar JK.

JK mengatakan, yang terpenting sosok capim KPK harus memiliki kemampuan menangani pemberantasan korupsi mulai dari ketegasan, keberanian dan tidak memiliki rekam jejak tercela.

“Tergantung hasil seleksi, kalau seleksi ada, seperti kemaren ada polisi satu, jaksa nggak ada, hakim ada. Ya pokoknya yang terbaiklah, bukan dari mananya, tapi dari memenuhi enggak syaratnya, kemampuannya, background tak ada tercela dan juga kemudian keberanian. Itu dulu syaratnya. Background polisi jaksa, boleh aja, tapi tidak wajib,” kata JK.

Sebelumnya, total pendaftar capim KPK berjumlah 384 orang. Dari 384 orang tersebut, termasuk tiga pimpinan KPK yang saat menjabat komisioner yakni Laode M Syarif, Alexander Marwata, dan Basaria Pandjaitan. (*)

Berita Terkait

Dugaan Korupsi Kredit LPEI, Jejak Dana PT MAJU Disorot KPK
Jokowi Tanggapi Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Sebut Dinamika Demokrasi dan Mekanisme Konstitusi
Forum Purnawirawan TNI Kirim Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Jokowi: Biasa dalam Demokrasi
Reshuffle Kabinet Prabowo Subianto, Momentum Penguatan Pemerintahan Menuju Transformasi Ekonomi Nasional
Dari Senayan ke SOKSI: Langkah Politik Baru Misbakhun, Sayap Golkar yang Strategis Jelang 2029 Mendatang
Kader Muda PPP Dorong Elite Partai Kembali ke Prinsip Paling Dasar, Kebersamaan dan Musyawara
Beginilah 5 Jalan yang Dilakukan Press Release untuk Lakukan Perbaikan Citra dan Pulihkan Nama Baik
Akhirnya Prabowo Subianto Bertemu dengan Megawati Soekarno Putri, Silaturahmi Idul Fitri 2,5 Jam

Berita Terkait

Rabu, 13 Agustus 2025 - 11:49 WIB

Dugaan Korupsi Kredit LPEI, Jejak Dana PT MAJU Disorot KPK

Senin, 9 Juni 2025 - 09:28 WIB

Jokowi Tanggapi Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Sebut Dinamika Demokrasi dan Mekanisme Konstitusi

Sabtu, 7 Juni 2025 - 06:47 WIB

Forum Purnawirawan TNI Kirim Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Jokowi: Biasa dalam Demokrasi

Rabu, 4 Juni 2025 - 14:39 WIB

Reshuffle Kabinet Prabowo Subianto, Momentum Penguatan Pemerintahan Menuju Transformasi Ekonomi Nasional

Kamis, 22 Mei 2025 - 15:14 WIB

Dari Senayan ke SOKSI: Langkah Politik Baru Misbakhun, Sayap Golkar yang Strategis Jelang 2029 Mendatang

Berita Terbaru

logo

Pers Rilis

/C O R R E C T I O N — PayJoy/

Rabu, 11 Feb 2026 - 20:15 WIB