Yorrys : Kader Golkar Daerah Minta Bamsoet Jadi Ketum

- Pewarta

Senin, 8 Juli 2019 - 01:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Adilmakmur.co.id, Jakarta – Politisi senior Partai Golkar, Yorrys Raweyai, mengatakan kader partai tersebut terus berdatangan menemui Bambang Soesatyo untuk maju sebagai calon ketua umum Golkar, karena melihat kondisi internal partai yang memprihatinkan.

“Pasca-Pilpres terjadi gejolak internal, dari waktu ke waktu semua datang berbondong-bondong ke tempat Bamsoet untuk meminta menjadi ketum Golkar. Harapan mereka agar Golkar lebih maju di Pemilu 2024,” kata Yorrys dalam konferensi pers di Jakarta, Minggu (7/9/2019).

Menurut dia, atas desakan kader tersebut, maka Bamsoet telah menyatakan siap maju sebagai caketum Golkar melalui proses Musyawarah Nasional (Munas) pada 2019.

Dia mengatakan harus ada perubahan besar di Golkar khususnya dalam manajemen pengelolaan partai yang selama dua tahun kepemimpinan Airlangga Hartarto belum menunjukkan hasil yang menggembirakan.

“DPP Partai Golkar menargetkan meraih 110 kursi DPR RI, namun kenyataannya hanya 85 kursi, bahkan jumlah itu menurun dibandingkan capaian di 2014 yaitu 91 kursi,” ujarnya.

Dia mengkritisi adanya berbagai langkah pemecatan yang dilakukan Airlangga kepada kader Golkar di daerah dan pergantian pimpinan Alat Kelengkapan Dewan (AKD) dari Fraksi Partai Golkar DPR RI.

Selain itu menurut dia, ada pernyataan yang tidak baik untuk kultur Golkar yaitu menyudutkan Bamsoet sebagai pejabat negara dengan menyinggung gelar pendidikan yang seolah-olah mengecilkan sosok Ketua DPR.

“Apalagi menyudutkan seseorang yang sedang menduduki jabatan kenegaraan tentang ijazah. Itu sudah dijawab Menristek Dikti bahwa ijazah Bamsoet sah,” katanya.

Selain itu Yorrys mengatakan, langkah Airlangga mengangkat sembilan Pelaksana Tugas (Plt) di DPD Partai Golkar, jelas melanggar aturan Anggaran Dasar/ Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) dan hingga saat ini belum menggelar Musyawarah Daerah (Musda). (ibl)

Berita Terkait

Dugaan Korupsi Kredit LPEI, Jejak Dana PT MAJU Disorot KPK
Jokowi Tanggapi Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Sebut Dinamika Demokrasi dan Mekanisme Konstitusi
Forum Purnawirawan TNI Kirim Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Jokowi: Biasa dalam Demokrasi
Reshuffle Kabinet Prabowo Subianto, Momentum Penguatan Pemerintahan Menuju Transformasi Ekonomi Nasional
Dari Senayan ke SOKSI: Langkah Politik Baru Misbakhun, Sayap Golkar yang Strategis Jelang 2029 Mendatang
Kader Muda PPP Dorong Elite Partai Kembali ke Prinsip Paling Dasar, Kebersamaan dan Musyawara
Beginilah 5 Jalan yang Dilakukan Press Release untuk Lakukan Perbaikan Citra dan Pulihkan Nama Baik
Akhirnya Prabowo Subianto Bertemu dengan Megawati Soekarno Putri, Silaturahmi Idul Fitri 2,5 Jam

Berita Terkait

Rabu, 13 Agustus 2025 - 11:49 WIB

Dugaan Korupsi Kredit LPEI, Jejak Dana PT MAJU Disorot KPK

Senin, 9 Juni 2025 - 09:28 WIB

Jokowi Tanggapi Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Sebut Dinamika Demokrasi dan Mekanisme Konstitusi

Sabtu, 7 Juni 2025 - 06:47 WIB

Forum Purnawirawan TNI Kirim Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Jokowi: Biasa dalam Demokrasi

Rabu, 4 Juni 2025 - 14:39 WIB

Reshuffle Kabinet Prabowo Subianto, Momentum Penguatan Pemerintahan Menuju Transformasi Ekonomi Nasional

Kamis, 22 Mei 2025 - 15:14 WIB

Dari Senayan ke SOKSI: Langkah Politik Baru Misbakhun, Sayap Golkar yang Strategis Jelang 2029 Mendatang

Berita Terbaru

logo

Pers Rilis

/C O R R E C T I O N — PayJoy/

Rabu, 11 Feb 2026 - 20:15 WIB