Korupsi Penyebab Runtuhnya Semua Kebijakan Ekonomi Rezim Ini

- Pewarta

Kamis, 20 Desember 2018 - 00:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Diskusi Rabu Biru bertajuk

Diskusi Rabu Biru bertajuk "Menilik Defisit Neraca Perdagangan, Pajak dan Kondisi Bisnis Indonesia" Rabu (19/12/2018).

Adilmakmur.co.id, Jakarta – Kondisi ekonomi Indonesia yang sedang tidak baik ditambah maraknya pejabat pemerintah terlibat korupsi, membuat semua kebijakan ekonomi runtuh.

Mantan Menteri Keuangan Fuad Bawazier mengatakan, semua program kerja rezim sekarang hanya di atas kertas dan tidak ada hasil konkret.

“Ini semua di atas kertas saja. Diumumin puas sendiri, tapi enggak jalan. Korupsi ini mengangu semua aspek kebijakan runtuh, kacau,” kata Fuad dalam diskusi Rabu Biru bertajuk ‘Menilik Defisit Neraca Perdagangan, Pajak dan Kondisi Bisnis Indonesia’ di Media Center Prabowo-Sandi, Jalan Sriwijaya 35, Jakarta Selatan, Rabu (19/12/2018).

Dewan Penasihat Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi ini memandang, aparat pemerintahan yang seharusnya mengelola kebijakan dengan baik dan menjalankan sesuai janji rezim ini, justru malah sibuk bekerja untuk Pilpres 2019.

“Aparat-aparat pemerintah ngomong saja, (justru) semakin hari lebih banyak dimanfaatkan dipakai untuk kepetingan praktis penguasa, tidak dipakai untuuk fungsi-fungsi negara dan ngawal untuk pemenangan 2019. Tugas pokoknya mulai terabaikan,” tegas Fuad.

Dalam kesempatan yang sama, mantan Menko Ekonomi, Keuangan dan Industri (Ekuin) Kwik Kian Gie mengamini pernyataan Fuad Bawazier. Menurutnya, hingga saat ini korupsi di lingkungan pemerintah justru semakin marak dan berdampak kepada kebijakan ekonomi.

“Yang paling parah adalah korupsi tetapi pencegahannya belum terfikirkan sampai sekarang bagaimana mencegahnya sampai tidak terjadi korupsi itu bagaimana. Itu lah kegagalan dari kebijakan kabinet sekarang, karena kalau dibaca tidak pernah menjawab how, tidak menjawab langkah pertama apa langkah kedua apa (tentang kebijakan),” ungkapnya.

Kwik mengatakan, harapan baru untuk membenahi ekonomi Indonesia ada di pasangan Capres ddan Cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiag Uno. Jika terpilih nanti, Prabowo-Sandi segera harus melakukan langkah konkret baik jangka pendek maupun jangka panjang terhadap kebijakan ekonomi.

“Jadi tidak hanya berfikir what to achieve apa yang harus dicapai, tetapi setelah menentukan apa yang harus dicapai harus bisa menjawab bagaimana cara mencapainya step by step-nya gimana,” kata Kwik.

Sementara, pelaku usaha Rifda Ammarina menambahkan, korupsi yang dilakukan pejabat pemerintah dampaknya tida hanya soal kerugian terhadap negara saja, namun lebih dari itu.

“Bayangkan dia berada di posisi sebagai pejabat negara yang bertanggung jawa mensejahterakan rakyat tapi kemudian ia menghianati rakyat. Orang yang di posisi menghianait itu dia against alam raya ini dan itu akhirnya memabwa kesialan,” kata Rifda. (ver)

Berita Terkait

Dugaan Korupsi Kredit LPEI, Jejak Dana PT MAJU Disorot KPK
Jokowi Tanggapi Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Sebut Dinamika Demokrasi dan Mekanisme Konstitusi
Forum Purnawirawan TNI Kirim Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Jokowi: Biasa dalam Demokrasi
Reshuffle Kabinet Prabowo Subianto, Momentum Penguatan Pemerintahan Menuju Transformasi Ekonomi Nasional
Dari Senayan ke SOKSI: Langkah Politik Baru Misbakhun, Sayap Golkar yang Strategis Jelang 2029 Mendatang
Kader Muda PPP Dorong Elite Partai Kembali ke Prinsip Paling Dasar, Kebersamaan dan Musyawara
Beginilah 5 Jalan yang Dilakukan Press Release untuk Lakukan Perbaikan Citra dan Pulihkan Nama Baik
Akhirnya Prabowo Subianto Bertemu dengan Megawati Soekarno Putri, Silaturahmi Idul Fitri 2,5 Jam

Berita Terkait

Rabu, 13 Agustus 2025 - 11:49 WIB

Dugaan Korupsi Kredit LPEI, Jejak Dana PT MAJU Disorot KPK

Senin, 9 Juni 2025 - 09:28 WIB

Jokowi Tanggapi Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Sebut Dinamika Demokrasi dan Mekanisme Konstitusi

Sabtu, 7 Juni 2025 - 06:47 WIB

Forum Purnawirawan TNI Kirim Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Jokowi: Biasa dalam Demokrasi

Rabu, 4 Juni 2025 - 14:39 WIB

Reshuffle Kabinet Prabowo Subianto, Momentum Penguatan Pemerintahan Menuju Transformasi Ekonomi Nasional

Kamis, 22 Mei 2025 - 15:14 WIB

Dari Senayan ke SOKSI: Langkah Politik Baru Misbakhun, Sayap Golkar yang Strategis Jelang 2029 Mendatang

Berita Terbaru

logo

Pers Rilis

/C O R R E C T I O N — PayJoy/

Rabu, 11 Feb 2026 - 20:15 WIB