Jubir Prabowo-Sandi : Wong Cilik Tetap Tidak Sejahtera Sengaja untuk Kembali Menangkan Rezim Ini

- Pewarta

Selasa, 18 Desember 2018 - 06:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Ferry Juliantono.

Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Ferry Juliantono.

Adilmakmur.co.id, Jakarta – Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Ferry Juliantono menilai jargon ‘wong cilik’ yang menjadi andalan partai pemerintah saat ini benar-benar untuk kepentingan politik semata.

Pasalnya menurut dia, saat berada di luar pemerintahan dan berada dalam kekuasaan, wong cilik tetap saja tidak sejahtera bahkan saat ini semakin cilik.

“Wong cilik tetap tidak sejahtera di rezim ini karena sengaja untuk kembali menangkan rezim ini di Pilpres 2019. Jadi jargon wong cilik memang untuk komoditas politik, namun tanpa memberikan kesejahteraan bagi mereka,” kata Ferry melalui keterangannya, Selasa (18/12/2018).

Seharusnya, kata Ferry, wong cilik bisa hidup sejahtera di rezim ini jika benar tujuannya untuk memperjuangkan hak mereka. Namun, bukannya hidup sejahtera, harga pangan semakin susah dijangkau oleh wong cilik dan membuat mereka tidak berubah statusnya.

“Jadi apa yang rezim ini perjuangkan untuk wong cilik? Harga pangan terus naik, BBM naik, listrik naik. Kasihan dong jargonnya membela wong cilik tapi nyatanya tidak,” tegas dia.

Dia menambahkan, berbeda dengan pasangan Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden nomor urut 02 Prabowo-Sandi, yang sangat fokus terhadap kesejahteraan masyarakat. Ferry mengatakan, Prabowo ingin semua orang yang hidup di Indonesia merasakan keadilan dan kemakmuran.

“Sampai Pak Prabowo mengatakan jika sudah berhasil mengembalikan hak-hak warga negara Indonesia, kemudian Tuhan memanggil beliau akan pergi dengan tersenyum. Ini jiwa kepemipinan sejati yang memikitkan hajat hidup orang banyak, bukan yang kalau didemo pergi,” ucap Ferry. (fik)

Berita Terkait

Dugaan Korupsi Kredit LPEI, Jejak Dana PT MAJU Disorot KPK
Jokowi Tanggapi Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Sebut Dinamika Demokrasi dan Mekanisme Konstitusi
Forum Purnawirawan TNI Kirim Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Jokowi: Biasa dalam Demokrasi
Reshuffle Kabinet Prabowo Subianto, Momentum Penguatan Pemerintahan Menuju Transformasi Ekonomi Nasional
Dari Senayan ke SOKSI: Langkah Politik Baru Misbakhun, Sayap Golkar yang Strategis Jelang 2029 Mendatang
Kader Muda PPP Dorong Elite Partai Kembali ke Prinsip Paling Dasar, Kebersamaan dan Musyawara
Beginilah 5 Jalan yang Dilakukan Press Release untuk Lakukan Perbaikan Citra dan Pulihkan Nama Baik
Akhirnya Prabowo Subianto Bertemu dengan Megawati Soekarno Putri, Silaturahmi Idul Fitri 2,5 Jam

Berita Terkait

Rabu, 13 Agustus 2025 - 11:49 WIB

Dugaan Korupsi Kredit LPEI, Jejak Dana PT MAJU Disorot KPK

Senin, 9 Juni 2025 - 09:28 WIB

Jokowi Tanggapi Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Sebut Dinamika Demokrasi dan Mekanisme Konstitusi

Sabtu, 7 Juni 2025 - 06:47 WIB

Forum Purnawirawan TNI Kirim Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Jokowi: Biasa dalam Demokrasi

Rabu, 4 Juni 2025 - 14:39 WIB

Reshuffle Kabinet Prabowo Subianto, Momentum Penguatan Pemerintahan Menuju Transformasi Ekonomi Nasional

Kamis, 22 Mei 2025 - 15:14 WIB

Dari Senayan ke SOKSI: Langkah Politik Baru Misbakhun, Sayap Golkar yang Strategis Jelang 2029 Mendatang

Berita Terbaru

logo

Pers Rilis

/C O R R E C T I O N — PayJoy/

Rabu, 11 Feb 2026 - 20:15 WIB