November Merupakan Defisit Tertinggi Sepanjang 2018

- Pewarta

Senin, 17 Desember 2018 - 07:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Adilmakmur.co.id, Jakarta – Neraca perdagangan Indonesia pada November 2018 alami defisit tertinggi sepanjang tahun 2018 yaitu sebesar 2,05 miliar dolar AS, demikian disampaikan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suharyanto.

“Neraca perdagangan November mengalami defisit yang cukup dalam, yang dipicu oleh defisit sektor migas dan non-migas masing-masing sebesar 1,46 miliar dolar AS dan 0,58 miliar dolar AS,” kata Suharyanto di Jakarta, Senin (17/12/2018).

Suharyanto memaparkan, nilai ekspor pada November 2018 mencapai 14,83 miliar dolar AS atau turun 6,69 persen dibandingkan ekspor Oktober 2018. Demikian pula jika dibandingkan November 2017, angkanya turun 3,28 persen.

Secara kumulatif, nilai ekspor Indonesia pada Januari-November 2018 mencapai 165,81 miliar dolar AS atau meningkat 7,69 persen jika dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Sedangkan ekspor non-migas mencapai 150,15 miliar dolar AS atau meningkat 7,47 persen.

Sedangkan, nilai impor Indonesia pada November 2018 mencapai 16,88 miliar dolar AS atau turun 4,47 persen jika dibandingkan Oktober 2018, namun jika dibandingkan November 2017 angkanya naik 11,08 persen.

Penurunan impor nonmigas terbesar November 2018 dibanding Oktober 2018 adalah golongan mesin/peralatan listrik sebesar 201,1 juta dolar AS atau 10,04 persen, sedangkan peningkatan terbesar adalah golongan minuman sebesar 75,3 juta dolar AS atau 470,63 persen.

Adapun nilai impor semua golongan penggunaan barang baik barang konsumsi, bahan baku, dan barang modal selama Januari-November 2018 mengalami peningkatan dibanding periode yang sama tahun sebelumnya masing-masing 23,72 persen, 21,44 persen dan 24,80 persen.

“Untuk impor bahan baku dan penolong kami harapkan bisa mendongkrak produktivitas industri di dalam negeri, sehingga pertumbuhan ekonomi dapat ikut meningkat,” ungkap Suharyanto. (spg)

Berita Terkait

Hallo Oto Diluncurkan, HMN Media Perluas Jaringan Digital untuk Menangkap Peluang Industri Otomotif
New Media Network Buka Peluang Bisnis bagi Pemilik Followers Media Sosial melalui Kolaborasi Pemasaran Digital
New Media Network Buka Peluang Bisnis bagi Pemilik Followers Media Sosial melalui Kolaborasi Pemasaran Digital
SapuLangit Media Center Perluas Distribusi Siaran Pers ke Lebih dari 200 Media Online untuk Manajemen Reputasi,ć
Kecepatan Tayang Jadi Solusi Distribusi Press Release di Platform Media Sosial, Siarannews.com Gandeng NMN
Demi Jurnalisme yang Berkualitas, Hallo.id Menghadirkan Platform ‘Traktir Kopi’ untuk Apresiasi dari Pembaca
Demi Jurnalisme yang Berkualitas, Hallo.id Menghadirkan Platform ‘Traktir Kopi’ untuk Apresiasi dari Pembaca
Demi Jurnalisme yang Berkualitas, Hallo.id Menghadirkan Platform ‘Traktir Kopi’ untuk Apresiasi dari Pembaca

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:20 WIB

Hallo Oto Diluncurkan, HMN Media Perluas Jaringan Digital untuk Menangkap Peluang Industri Otomotif

Senin, 12 Oktober 2026 - 15:26 WIB

New Media Network Buka Peluang Bisnis bagi Pemilik Followers Media Sosial melalui Kolaborasi Pemasaran Digital

Senin, 12 Oktober 2026 - 15:00 WIB

New Media Network Buka Peluang Bisnis bagi Pemilik Followers Media Sosial melalui Kolaborasi Pemasaran Digital

Minggu, 27 September 2026 - 16:34 WIB

SapuLangit Media Center Perluas Distribusi Siaran Pers ke Lebih dari 200 Media Online untuk Manajemen Reputasi,ć

Senin, 14 September 2026 - 09:15 WIB

Kecepatan Tayang Jadi Solusi Distribusi Press Release di Platform Media Sosial, Siarannews.com Gandeng NMN

Berita Terbaru

The Annual Conference of Financial Street Forum 2026 opens in Beijing on Monday. ZHANG LINWAN / CHINA DAILY

Pers Rilis

Ajang Tahunan Financial Street Resmi Dibuka

Selasa, 20 Okt 2026 - 12:17 WIB