Benarkah, Elektabilitas Jokowi Masih Tinggi?

- Pewarta

Kamis, 6 Desember 2018 - 01:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Politisi Senior PDI Perjuangan, Pramono Anung.

Politisi Senior PDI Perjuangan, Pramono Anung.

Adilmakmur.co.id, Jakarta – Kubu Jokowi sebagai calon presiden nomor urut 01 meyakini elektabilitas calon yang diusungnya masih tinggi di berbagai provinsi di Tanah Air.

“Jadi terus terang kita mempunyai data yang sangat detail yang dilakukan per minggu dan tidak dipublikasikan sehingga kita tahu bahwa secara keseluruhan elektabilitasnya itu menjadi lebih kuat,” kata politisi senior PDI Perjuangan Pramono Anung di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (5/12/2018).

Menurut dia, bagaimanapun sebagai incumbent yang terus-menerus turun ke lapangan ditunjang dengan program-program kebijakan yang jelas, posisi Jokowi tetap tinggi dari sisi elektabilitas sesuai data yang didapatkan.

Namun, ia tetap mengaku ada beberapa daerah yang mengalami penurunan elektabilitas tetapi secara keseluruhan popularitas Jokowi dan keinginan masyarakat untuk memilihnya naik signifikan di lebih banyak provinsi.

“Tapi kami tidak akan umumkan, tapi itu sebagai survei yang kita lakukan per minggu dan selalu kami laporkan sehingga setiap turun ke lapangan kita tahu apa yang harus dilakukan oleh Presiden Jokowi sebagai incumbent,” katanya.

Ia mencontohkan, saat di Lampung misalnya, Presiden Jokowi akan cenderung mempelajari hal-hal yang diinginkan oleh masyarakat Lampung misalnya penyelesaian proyek infrastruktur jalan tol Terbanggi Besar sampai Bakauheuni sepanjang 140 km.

“Dan itu kemudian Presiden memerintahkan kepada Menteri PU untuk segera diselesaikan,” katanya.

Termasuk juga Bandara Radin Inten yang ditingkatkan statusnya.

Dengan begitu kata dia, Presiden tidak lagi sekadar mendengarkan tapi sedang memetik buah dari kerja kerasnya membangun selama 4 tahun.

Pramono yang juga Sekretaris Kabinet itu mengatakan peristiwa politik di berbagai daerah jelas akan berpengaruh pada popularitas maupun elektabilitas Jokowi.

“Tapi secara nasional semuanya, gap-nya makin…,” kata Pramono sambil mengisyaratkan tangannya pada posisi ke atas.

Terkait pelaksanaan Reuni 212, pihaknya sendiri melihat dari sisi positif bahwa acara itu dapat digelar secara lancar dan sukses.

“Kita melihat segala sesuatunya dari perspektif positif, namanya juga reuni dan reuninya berhasil kita juga bersyukur,” katanya. (han)

Berita Terkait

Dugaan Korupsi Kredit LPEI, Jejak Dana PT MAJU Disorot KPK
Jokowi Tanggapi Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Sebut Dinamika Demokrasi dan Mekanisme Konstitusi
Forum Purnawirawan TNI Kirim Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Jokowi: Biasa dalam Demokrasi
Reshuffle Kabinet Prabowo Subianto, Momentum Penguatan Pemerintahan Menuju Transformasi Ekonomi Nasional
Dari Senayan ke SOKSI: Langkah Politik Baru Misbakhun, Sayap Golkar yang Strategis Jelang 2029 Mendatang
Kader Muda PPP Dorong Elite Partai Kembali ke Prinsip Paling Dasar, Kebersamaan dan Musyawara
Beginilah 5 Jalan yang Dilakukan Press Release untuk Lakukan Perbaikan Citra dan Pulihkan Nama Baik
Akhirnya Prabowo Subianto Bertemu dengan Megawati Soekarno Putri, Silaturahmi Idul Fitri 2,5 Jam

Berita Terkait

Rabu, 13 Agustus 2025 - 11:49 WIB

Dugaan Korupsi Kredit LPEI, Jejak Dana PT MAJU Disorot KPK

Senin, 9 Juni 2025 - 09:28 WIB

Jokowi Tanggapi Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Sebut Dinamika Demokrasi dan Mekanisme Konstitusi

Sabtu, 7 Juni 2025 - 06:47 WIB

Forum Purnawirawan TNI Kirim Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Jokowi: Biasa dalam Demokrasi

Rabu, 4 Juni 2025 - 14:39 WIB

Reshuffle Kabinet Prabowo Subianto, Momentum Penguatan Pemerintahan Menuju Transformasi Ekonomi Nasional

Kamis, 22 Mei 2025 - 15:14 WIB

Dari Senayan ke SOKSI: Langkah Politik Baru Misbakhun, Sayap Golkar yang Strategis Jelang 2029 Mendatang

Berita Terbaru

logo

Pers Rilis

/C O R R E C T I O N — PayJoy/

Rabu, 11 Feb 2026 - 20:15 WIB