Survei Litbang Kompas, Publik Yakin Pemerintahan Baru Prabowo – Gibran Bawa Indonesia Jadi Lebih Baik

- Pewarta

Senin, 24 Juni 2024 - 14:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Joko Widodo bersama Presiden Terpilih, Prabowo Subianto. (Dok. Setkab.go.id)

Presiden Joko Widodo bersama Presiden Terpilih, Prabowo Subianto. (Dok. Setkab.go.id)

ADILMAKMUR.CO.ID – Sebanyak tiga perempat publik meyakini bahwa presiden dan wakil presiden RI terpilih periode 2024-2029, Prabowo Subianto – Gibran Rakabuming Raka akan mampu membawa Indonesia menjadi bangsa yang lebih baik.

Hal tersebut terungkap dari hasil survei Litbang Kompas Periode Juni 2024 yang dimuat dalam artikel Kompas.id.

Artikel survei berjudul ‘Survei Kompas: Publik Meyakini Terjadi Kesinambungan Pemerintahan dari Jokowi ke Prabowo’, Sabtu (22/6/2024)

Tingginya angka keyakinan publik atas keberhasilan pemerintahan Prabowo-Gibran tergambar dari sejumlah persoalan yang dihadapi oleh bangsa ini, salah satunya adalah posisi Indonesia di tingkat internasional.

Dalam survei yang sama terungkap bahwa sedikitnya delapan dari sepuluh responden atau 83,6 persen meyakini, bangsa ini akan lebih bermartabat di mata internasional saat berada di kepemimpinan Prabowo-Gibran.

“Keyakinan paling tinggi diekspresikan pada harapan bahwa posisi bangsa ini akan menjadi semakin kuat di hadapan bangsa lain.”

“Dunia internasional diyakini akan lebih mengarahkan perhatiannya pada kekuatan negeri, baik dari sisi pertahanan maupun beragam potensi ekonomi yang dikembangkan,” demikian tertulis dalam survei tersebut.

Di sisi ekonomi, bagian terbesar responden dalam survei ini juga meyakini bahwa sejumlah permasalahan makro ekonomi Indonesia hingga persoalan pemenuhan kebutuhan ekonomi riil, yang menjadi keseharian masyarakat, akan menjadi lebih baik di bawah pemerintahan Prabowo-Gibran.

Lebih lanjut terungkap bahwa sebanyak 68,5 persen publik yakin, Prabowo-Gibran akan berhasil menciptakan stabilitas serta pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi dibandingkan dengan apa yang telah terjadi selama ini.

Survei ini dilakukan melalui wawancara tatap muka yang diselenggarakan Litbang Kompas pada 27 Mei-2 Juni 2024. 51,1%.

Sebanyak 1.200 responden dipilih secara acak menggunakan metode pencuplikan sistematis bertingkat di 38 provinsi di Indonesia.

Menggunakan metode ini, pada tingkat kepercayaan 95 persen, margin of error penelitian kurang lebih 2,83 persen.

Dalam kondisi penarikan sampel acak sederhana. Survei tersebut dibiayai sepenuhnya oleh Harian Kompas (PT Kompas Media Nusantara).***

Sempatkan untuk membaca berbagai berita dan informasi seputar ekonomi dan bisnis lainnya di media Kongsinews.com dan Infoemiten.com

Jangan lewatkan juga menyimak berita dan informasi terkini mengenai politik, hukum, dan nasional melalui media Surabaya24jam.com dan Kabarkalbar.com

Sedangkan untuk publikasi press release di media ini atau serentak di puluhan media lainnya, klik Rilisbisnis.com (khusus media ekbis) dan Jasasiaranpers.com (media nasional)

WhatsApp Center: 085315557788, 087815557788, 08111157788.

Pastikan download aplikasi portal berita Hallo.id di Playstore (android) dan Appstore (iphone), untuk mendapatkan aneka artikel yang menarik.

Berita Terkait

Aparat Penegak Hukum Diminta Bertindak Cepat, Mark Up Harga Beras Impor Picu Kenaikan Harga Pangan
Ini Sejumlah Alasan Aktivis, Dorong Sudirman Said untuk Daftar Sebagai Calon Pimpinan KPK
KPK Periksa Menteri Sakti Wahyu Trenggono, Kasus Kerja Sama PT Telkom dengan PT Telemedia Onyx Pratama
Polindra Gelar Seminar Ilmiah, Eksplorasi Skema Keahlian Untuk Hadapi Era Society 5.0
Akan Bertarung dengan Airlangga Hartarto, Agus Gumiwang, dan Bahlil Lahadalia, Bamsoet Siap Jadi Ketum Golkar
Bentuk Tanggung Jawab Moral Peretasan PDNS, Semuel A Pangerapan Mundur dari Dirjen Aptika Kominfo
BNSP Serahkan Lisensi ke LSP IKEPAMI, Cetak Profesional Pasar Modal Berstandar Internasional
Syahrul Yasin Limpo Dituntut 12 Tahun Penjara Terkait Kasus Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi di Kementan
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Senin, 22 Juli 2024 - 07:48 WIB

Aparat Penegak Hukum Diminta Bertindak Cepat, Mark Up Harga Beras Impor Picu Kenaikan Harga Pangan

Sabtu, 13 Juli 2024 - 08:04 WIB

KPK Periksa Menteri Sakti Wahyu Trenggono, Kasus Kerja Sama PT Telkom dengan PT Telemedia Onyx Pratama

Selasa, 9 Juli 2024 - 16:42 WIB

Polindra Gelar Seminar Ilmiah, Eksplorasi Skema Keahlian Untuk Hadapi Era Society 5.0

Sabtu, 6 Juli 2024 - 19:38 WIB

Akan Bertarung dengan Airlangga Hartarto, Agus Gumiwang, dan Bahlil Lahadalia, Bamsoet Siap Jadi Ketum Golkar

Kamis, 4 Juli 2024 - 15:12 WIB

Bentuk Tanggung Jawab Moral Peretasan PDNS, Semuel A Pangerapan Mundur dari Dirjen Aptika Kominfo

Kamis, 4 Juli 2024 - 09:11 WIB

BNSP Serahkan Lisensi ke LSP IKEPAMI, Cetak Profesional Pasar Modal Berstandar Internasional

Sabtu, 29 Juni 2024 - 14:20 WIB

Syahrul Yasin Limpo Dituntut 12 Tahun Penjara Terkait Kasus Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi di Kementan

Senin, 24 Juni 2024 - 14:10 WIB

Survei Litbang Kompas, Publik Yakin Pemerintahan Baru Prabowo – Gibran Bawa Indonesia Jadi Lebih Baik

Berita Terbaru