Pandami Membaik Tapi Ada Peningkatan Status, Puan Maharani Minta Penjelasan Soal COVID-19

- Pewarta

Jumat, 5 Mei 2023 - 15:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPR RI, Puan Maharani. (Instagram.com/@puanmaharaniri)

Ketua DPR RI, Puan Maharani. (Instagram.com/@puanmaharaniri)

ADILMAKMUR.CO.ID  – Ketua DPR RI Puan Maharani meminta pemerintah menjelaskan kepada masyarakat perkembangan terkini kasus COVID-19.

“Sejauh ini diketahui kondisi pandemi COVID-19 sudah membaik. Namun dengan adanya peningkatan kasus, maka masyarakat perlu memahami seberapa bahaya kondisi itu,” katanya dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis 4 Mei 2023.

Menurut Puan, penjelasan dari pemerintah diperlukan untuk memberi ketenangan kepada masyarakat karena sebagian masyarakat menganggap COVID sekarang ini hanya seperti flu biasa.

Dia meminta pemerintah dapat memberikan penjelasan yang lebih komprehensif terkait tingkat risiko dan bahaya COVID-19 saat ini.

Dengan begitu, kata Puan, masyarakat dapat memperkirakan perlakuan sehari-hari untuk menghindari potensi COVID-19.

“Meski tetap harus mengedepankan protokol kesehatan (prokes), dengan kepastian dari pemerintah, maka masyarakat dapat memahami tingkat bahaya saat ini,” katanya.

Menurut Puan, pemerintah perlu memberi pernyataan tegas mengenai kondisi COVID-19 terbaru.

Terlebih, sudah hampir satu tahun masyarakat kembali hidup normal karena rendahnya angka kasus COVID-19.

Penambahan kasus COVID-19 pada awal bulan Mei 2023 mencapai 2.647 kasus dalam sehari, di mana kasus aktif telah menyentuh angka 14.205.

Kenaikan kasus tersebut tertinggi dalam 10 bulan terakhir dan dipengaruhi “positivity rate” yang meningkat menjadi 14,76 persen.

Puan mengajak masyarakat untuk melengkapi vaksin booster COVID-19 guna mengurangi potensi risiko dampak virus.

Apalagi saat ini pemerintah tengah menambah jenis vaksinasi booster buatan dalam negeri bernama Indovac.

DPR meminta pemerintah memperhatikan keterisian rumah sakit atau “bed occupancy ratio” (BOR) yang mengalami kenaikan menjadi 7,47 persen.

Menurut Puan, pemerintah harus menyiapkan strategi apabila kenaikan kasus COVID-19 terus melonjak.***

Berita Terkait

Aparat Penegak Hukum Diminta Bertindak Cepat, Mark Up Harga Beras Impor Picu Kenaikan Harga Pangan
Ini Sejumlah Alasan Aktivis, Dorong Sudirman Said untuk Daftar Sebagai Calon Pimpinan KPK
KPK Periksa Menteri Sakti Wahyu Trenggono, Kasus Kerja Sama PT Telkom dengan PT Telemedia Onyx Pratama
Polindra Gelar Seminar Ilmiah, Eksplorasi Skema Keahlian Untuk Hadapi Era Society 5.0
Akan Bertarung dengan Airlangga Hartarto, Agus Gumiwang, dan Bahlil Lahadalia, Bamsoet Siap Jadi Ketum Golkar
Bentuk Tanggung Jawab Moral Peretasan PDNS, Semuel A Pangerapan Mundur dari Dirjen Aptika Kominfo
BNSP Serahkan Lisensi ke LSP IKEPAMI, Cetak Profesional Pasar Modal Berstandar Internasional
Syahrul Yasin Limpo Dituntut 12 Tahun Penjara Terkait Kasus Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi di Kementan
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Senin, 22 Juli 2024 - 07:48 WIB

Aparat Penegak Hukum Diminta Bertindak Cepat, Mark Up Harga Beras Impor Picu Kenaikan Harga Pangan

Sabtu, 13 Juli 2024 - 08:04 WIB

KPK Periksa Menteri Sakti Wahyu Trenggono, Kasus Kerja Sama PT Telkom dengan PT Telemedia Onyx Pratama

Selasa, 9 Juli 2024 - 16:42 WIB

Polindra Gelar Seminar Ilmiah, Eksplorasi Skema Keahlian Untuk Hadapi Era Society 5.0

Sabtu, 6 Juli 2024 - 19:38 WIB

Akan Bertarung dengan Airlangga Hartarto, Agus Gumiwang, dan Bahlil Lahadalia, Bamsoet Siap Jadi Ketum Golkar

Kamis, 4 Juli 2024 - 15:12 WIB

Bentuk Tanggung Jawab Moral Peretasan PDNS, Semuel A Pangerapan Mundur dari Dirjen Aptika Kominfo

Kamis, 4 Juli 2024 - 09:11 WIB

BNSP Serahkan Lisensi ke LSP IKEPAMI, Cetak Profesional Pasar Modal Berstandar Internasional

Sabtu, 29 Juni 2024 - 14:20 WIB

Syahrul Yasin Limpo Dituntut 12 Tahun Penjara Terkait Kasus Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi di Kementan

Senin, 24 Juni 2024 - 14:10 WIB

Survei Litbang Kompas, Publik Yakin Pemerintahan Baru Prabowo – Gibran Bawa Indonesia Jadi Lebih Baik

Berita Terbaru