Desa Ujung Tombak Pembangunan Nasional, Pemerintah Didorong Wujudkan Ketahanan Pangan

- Pewarta

Selasa, 11 April 2023 - 10:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua MPR RI Fadel Muhammad. (Dok. Mpr.go.id)

Wakil Ketua MPR RI Fadel Muhammad. (Dok. Mpr.go.id)

ADILMAKMUR.CO.ID – Wakil Ketua MPR RI Fadel Muhammad mengatakan bahwa pemerintah pusat dan daerah harus mendorong terwujudnya ketahanan pangan di desa sebagai salah satu indikator tercapainya kesejahteraan bangsa Indonesia melalui desa yang menjadi ujung tombak pembangunan nasional.

“Untuk itu, seluruh elemen bangsa terutama pemerintah daerah maupun pusat harus berupaya keras mendorong, mendukung hingga terwujudnya ketahanan dan kemandirian pangan di desa,” ujar Fadel dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Minggu 10 April 2023.

Hal tersebut disampaikan Fadel Muhammad saat menjadi narasumber dalam workshop Evaluasi Pengelolaan Keuangan dan Pembangunan Desa Tahun 2023 Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo, Sabtu 8 April 2023.

Menurut dia, perlu ada beberapa yang perlu diperhatikan dalam membangun ketahanan pangan desa, antara lain orientasi desa harus tertuju pada peningkatan produksi, yakni produktivitas yang tinggi dan berkesinambungan.

Baca artikel penting lainnya di media online Bisnispost.com  – salah satu portal berita terbaik di Indonesia.

Kemudian, dana desa perlu ditempatkan sebagai stimulan untuk mempercepat peningkatan status menjadi desa mandiri, serta manajemen desa harus modern, efektif dan berorientasi kerja.

“Perlu terus belajar dan benchmarking, penggunaan teknologi yang sesuai dan pengembangan sumber daya manusia (SDM) atau masyarakat desa secara berkesinambungan,” ucap mantan Gubernur Gorontalo dua periode itu.

Termasuk, lanjut dia, perlu adanya insentif yang bagus bagi desa-desa yang berhasil mandiri karena insentif tersebut sangat penting sebagai bentuk penghargaan dan stimulus agar desa-desa menjadi lebih baik lagi.

“Dulu, saat saya menjabat gubernur program insentif itu ada, sekarang tidak ada atau dihapuskan. Banyak masyarakat desa yang mengeluh soal itu.”

“Semestinya, pemerintah daerah atau kepala daerah memperhatikan hal itu,” tuturnya.

Workshop yang mengangkat tema “Pengelolaan Keuangan Desa yang Akuntabel dalam Rangka Peningkatan Produktivitas untuk Transformasi Ekonomi Desa (Ketahanan Pangan) yang Berkelanjutan” itu dihadiri Bupati Bone Bolango Hamim Pou, Deputi Kepala BPKP Bidang Pengawasan Penyelenggaraan Keuangan Daerah Raden Suhartono, Kadin Ketahanan Pangan Provinsi Gorontalo Sutrisno, dan Kabid Pembinaan Pelaksanaan Anggaran II Kanwil Dirjen Perbendaharaan Provinsi Gorontalo Atik Dwi Utami.

Turut dihadiri juga oleh Sekretaris Daerah Bone Bolango Ishak Ntoma dan 200 orang kepala desa/kelurahan, camat, dan organisasi perangkat daerah terkait di lingkup Kabupaten Bone Bolango.***

Berita Terkait

BI Ungkap Alasan Posisi Cadangan Devisa Turun, Termasuk Ketidakpastian Pasar Keuangan Global
Beli Gabah Petani Rp6.000 per Kg, Badan Pangan Nasional Bererlakukan Fleksibilitas Perum Bulog
OJK Sanksi Administratif Terhadap 20 Perusahaan Pembiayaan, 6 Modal Ventura, dan 10 Peer Lending
Diskusi Perlindungan Konsumen: PROPAMI dan OJK Bahas Langkah-langkah Kolaboratif
Calon Presiden Prabowo Subianto Ingin Pemerintahannya Fokus ke Lapangan Kerja dan Efisiensu
Pengendalian Banjir di Kabupaten Karawang dan Bekasi, PUPR Bangun Bendungan Cibeet dan Cijurey
PT Pupuk Kaltim, PT Dahana dan PT Kaltim Amonium Nitrat Investasi Rp 1,2 T, Bangun Pabrik Amonium Nitrat
PROPAMI Berkomitmen pada Pendidikan Pasar Modal: Program Edukasi untuk Mahasiswa dan Profesional
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Sabtu, 6 April 2024 - 11:40 WIB

BI Ungkap Alasan Posisi Cadangan Devisa Turun, Termasuk Ketidakpastian Pasar Keuangan Global

Rabu, 3 April 2024 - 10:20 WIB

Beli Gabah Petani Rp6.000 per Kg, Badan Pangan Nasional Bererlakukan Fleksibilitas Perum Bulog

Rabu, 3 April 2024 - 09:05 WIB

OJK Sanksi Administratif Terhadap 20 Perusahaan Pembiayaan, 6 Modal Ventura, dan 10 Peer Lending

Selasa, 5 Maret 2024 - 22:08 WIB

Diskusi Perlindungan Konsumen: PROPAMI dan OJK Bahas Langkah-langkah Kolaboratif

Selasa, 5 Maret 2024 - 16:51 WIB

Calon Presiden Prabowo Subianto Ingin Pemerintahannya Fokus ke Lapangan Kerja dan Efisiensu

Selasa, 5 Maret 2024 - 15:45 WIB

Pengendalian Banjir di Kabupaten Karawang dan Bekasi, PUPR Bangun Bendungan Cibeet dan Cijurey

Kamis, 29 Februari 2024 - 15:40 WIB

PT Pupuk Kaltim, PT Dahana dan PT Kaltim Amonium Nitrat Investasi Rp 1,2 T, Bangun Pabrik Amonium Nitrat

Kamis, 18 Januari 2024 - 17:26 WIB

PROPAMI Berkomitmen pada Pendidikan Pasar Modal: Program Edukasi untuk Mahasiswa dan Profesional

Berita Terbaru