ADIL MAKMUR – Menteri Pertahanan Prabowo Subianto memberikan pembekalan kepada 264 Perwira Siswa (Pasis) Pendidikan Reguler (Dikreg) LXII Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (Seskoad) yang terdiri dari 241 Pasis TNI Angkatan Darat.

2 Pasis TNI Angkatan Laut, 2 Pasis dari TNI Angkatan Udara, serta 19 Pasis Polri di Aula Gatot Subroto, Seskoad, Bandung, Senin 12 September 2022

Dalam pembekalannya, Menhan Prabowo menyampaikan bahwa dirinya merasa terhormat dapat memberikan pembekalan kepada calon-calon pemimpin.

Ia pun mengutip ajaran Sun Tzu bahwa seorang panglima atau pemimpin harus punya sifat kebijaksanaan, kecerdasan, sungguh-sungguh, punya kebaikan dan ketegasan.

“Seorang panglima harus ada kesungguhan. Jangan hanya main di peta, jangan hanya main di radio.”

“Harus tenang menghadapi krisis, tidak boleh sembrono, harus berhati-hati, harus kuat mentalnya, dan fleksibel menghadapi perubahan,” jelas Menhan Prabowo.

Menhan Prabowo mengungkapkan bahwa kepemimpinan militer dari perspektifnya adalah apa yang didapat dari para guru, komandan, rekan, dan juga dari anak buah.

“Karena guru yang paling baik dalam ilmu tentara, tidak hanya dari guru formal, tidak hanya dari instruktur, tidak hanya dari komandan karena keberhasilan itu bisa tercapai apabila kita mau mendengar apa yang dikatakan oleh anak buah kita, sehingga anak buah kita mendukung kita,” tegas Menhan Prabowo.

Intisari dari kepemimpinan, lanjut Menhan Prabowo adalah bagaimana merebut ketaatan secara ikhlas dari anak buah.

“Kalau kau di dalam hatimu, sempat kau berpikir mungkin kalah, sesungguhnya kau sudah kalah, kita tidak boleh untuk berpikir untuk kalah. Never, Never Surrender, Never Give Up.”

“Kalau jatuh bangun, kalau jatuh, bangun lagi, seseorang petarung itu biasa itu jatuh,” tutup Menhan Prabowo. ***