ADIL MAKMUR – Komika Ernest Prakasa “dibantai” netizen setelah berkomentar nyinyir di akun Twitter resmi Partai Gerindra. Ernest dihujat lantaran menyebut admin Gerindra tak punya teman dan postingannya sok asyik.

“Si admin di kehidupan nyata pasti kaga punya temen makanya jadi sok asik gini,” tulis Ernest. Dia mengomentari postingan Gerindra soal anggota DPRD Palembang yang menganiaya perempuan di SBPU, yang video sempat viral beberapa waktu lalu.

Postingan Ernest pun menuai reaksi keras dari penghuni jagad maya Twitter. Mereka balik menuding Ernes sok asyik lantaran mengomentari orang lain sok asyik. “Ngatain orang sok asik, lo juga ga asik sih,” tulis pemilik akun @bondol.

Netizen lain pun ikut mengeroyok. “Lah mau lu apa terus. Gak ditindaklanjuti ntar lu ngegas. Diurusin masalahnya lu nyinyir. Persis kayak emak-emak lu. Gak semua di dunia ini harus sesuai sama keinginan lu,” tulis akun Rendy Virgianto.

“Tapi koh, doi lebih lucu daripada stand up comedy lu sih,” sambung akun diamensesicess.

Netizen lain juga berpendapat senada. Mereka menilai Ernest subjektif mengomentari postingan admin Partai Gerindra. “Lah dari kemarin kemarin emng gtu gaya adminnya. Lu juga kadang so asik. Apalagi kalau bahas politik,” tulis pemilik akun @gatauapasiyah.

“Masalah selera mah ga bisa didebatin bang. Menurut gue dia asik, kok. Gue juga klo liat karya lu kadang “ni org so asik”. Perihal selera aja sih menurut gue mah,” tulis @haditricoswara.

Akun Asdisaputri sependapat. Menurut dia, admin akun Partai Gerindra ramah dan asyik dalam memposting konten. “Ini akun partai di Twitter yang paling baik komunikasinya,” tulisnya.

Untuk diketahui, Ernes mengomentari postingan akun Gerindra tentang ketegasan partai terhadap kader yang melakukan pelanggaran.

“Seiring ramainya informasi mengenai salah satu kader Partai Gerindra yang melakukan penganiayaaan kepaa seorang perempuan, admin ingin menyampaikan bahwa kasus ini sudah disampaikan ke pimpinan dan sedang ditindaklanjuti.”

“kasus ini juga terpaksa jadi urusan pribadi admin karena tadi sudah mendapat telepon dari orang rumah, katanya kalau enggak cepat diusut enggak ada lagi makan enak di rumah buat admin,” tulis akun Partai Gerindra.