Connect with us

HUKUM

KPK Gali Soal Rekening Bank Penampung Suap dari Staf Istri Edhy Prabowo

Published

on

Istri mantan Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Edhy Prabowo, Iis Edhy Prabowo. /Instagram.com/@ iisedhyprabowo.

ADIL MAKMUR – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa staf istri mantan Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Edhy Prabowo, Ainul Faqih.

Penyidik mendalami soal rekening bank yang digunakan untuk menampung uang hasil suap perizinan ekspor benih lobster (benur).

“(Ainul Faqih) dikonfirmasi tentang pengetahuannya mengenai adanya rekening bank dan kartu ATM yang diduga sebagai penampungan uang yang berasal dari pihak eksportir benur,” ungkap Plt Juru Bicara KPK Bidang Penindakan, Ali Fikri, Rabu 6 Januari 2021.

Ali mengatakan, KPK menduga uang dalam rekening penampung itu dipergunakan untuk kepentingan Edhy Prabowo.

“Uang-uang tersebut diduga dipergunakan untuk kepentingan tersangka EP,” ucapnya.

Selain memeriksa Ainul Faqih, KPK juga memanggil saksi bernama Johan selaku swasta dan Chandra Astan selaku karyawan swasta. Namun, Chandra Astan mangkir lantaran sakit.

Kepada saksi Johan, KPK mengkonfirmasi terkait perizinan dan pengiriman benur di Kementerian Kelautan dan Perikanan.

Pages: 1 2


Media Adilmakmur.co.id menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksiadilmakmur@gmail.com, dan redaksi@adilmakmur.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

HUKUM

KPK Geledah 2 Rumah dalam Kasus Korupsi Dana Bansos di Jakarta dan Bekasi

Published

on

Gedung KPK Jakarta. /Instagram.com@official.kpk.

ADIL MAKMUR– Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penggeledahan ke dua rumah yang berada di di Jalan Raya Hankam Nomor 72 Cipayung, Jakarta Timur dan rumah di Perum Rose Garden Nomor 15, Kota Bekasi, Jawa Barat.

Dalam penggeledahan itu tim penyidik KPK melakukan penyitaan alat komunikasi dan beberapa dokumen penting terkait kasus dugaan suap pengadaan bantual sosial (bansos) Covid-19 untuk wilayah Jabodetabek yang menjerat eks Menteri Sosial (Mensos) Juliari P Batubara.

“Dari penggeledahan itu kita mengamankan satu alat komunikasi dan beberapa dokumen penting terkait perkara ini,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Juru Bicara KPK, Ali Fikri dalam keterangannya, Kamis 14 Januari 2021.

Dari barang temuan itu, nanatinya tim penyidik KPK akan mentelaah barang-barang tersebut.

Untuk kedepannya nanti, alat komunikasi dan beberapa dokumen itu akan menjadi barangbukti terkait penyelidikan kasus tersebut.

“Selanjutnya akan dilakukan analisa dan segera dilakukan penyitaan untuk menjadi barang bukti dalam perkara ini,” imbuh Ali.

Untuk diketahui, KPK menetapkan mantan Mensos Juliari Peter Batubara dan empat tersangka lainnya sebagai tersangka suap terkait program bantuan sosial penanganan virus corona (Covid-19).

Pages: 1 2


Media Adilmakmur.co.id menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksiadilmakmur@gmail.com, dan redaksi@adilmakmur.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

HUKUM

Lima Tahanan KPK Dikabarkan Terpapar Covid-19, Dirawat di Mana Ya

Published

on

Ilustrasi Tahanan penjara. /Pixels.com/RODNAE Productions.

ADIL MAKMUR – Lima tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali terpapar Covid-19. 

Pihak KPK belum mengetahui dari mana para tahanan terpapar Covid-19. Ali juga mengaku, belum dapat memberikan data para pasien tersebut.

“Belum bisa dipastikan,” kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri.

Ali mengatakan, selama menjalani perawatan di Wisma Atlet, para tahanan akan dijaga oleh petugas khusus. 

KPK menugaskan dua tim terdiri dari 12 personel pengawal tahanan KPK yang juga dibantu anggota kepolisian. 

Seperti diketahui, setelah penambahan lima pasien positif, jumlah tahanan KPK yang sedang dirawat di Rumah Sakit Darurat Wiswa Atlet, Kemayoran, Jakarta, menjadi 19 orang. 

Sebanyak 14 orang di antaranya masuk lebih dulu pada Kamis 7 Januari 2021 lalu.

Pages: 1 2


Media Adilmakmur.co.id menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksiadilmakmur@gmail.com, dan redaksi@adilmakmur.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

HUKUM

Merugikan Konsumen Hingga Rp17 M, Owner Grabtoko Akhirnya Jadi Tersangka

Published

on

Penangkapan owner Grab Toko, Yudha Manggala Putra oleh Bareskrim Polri. /Dok. humas.polri.go.id.

ADIL MAKMUR – Bos (owner) Grabtoko (Grabtoko.com) yang saat ini menjadi tersangka, yaitu Yudha Manggala Putra mengaku telah menerima pesanan barang dari 980 konsumen (pembeli). 

Tetapi, dari ratusan konsumen yang telah memesan, pihaknya hanya mengirimkan barang pesanan ke sembilan konsumen saja.

“Dari 980 customer yang memesan barang elektronik di situs online Grabtoko, hanya sembilan customer yang menerima barang pesanan,” ungkap Direktur Tindak Pidana Siber (Dirtipidsiber) Bareskrim Polri, Brigjen Pol Slamet Uliandi kepada wartawan, Rabu 13 Janauri 2021.

Sembilan barang yang dikirim ke konsumen itu, ternyata dibelinya dari pusat perbelanjaan ITC. Adapun produk dibeli dengan harga normal. 

Sementara, sisanya 971 konsumen lain tak pernah menerima produk pesanan.

Dalam proses penyidikan, Dittipidsiber Bareskrim Polri bekerja sama dengan beberapa bank. Antara lain, PT Bank Central Asia Tbk, PT Bank Negara Indonesia Tbk, dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk.

“Pihak bank membantu penyidik dalam upaya penanganan tindak pidana ini. Total kerugian ditaksir sekitar Rp17 miliar dari pihak iklan dan pembeli,” ujar Brigjen Slamet.

Pages: 1 2


Media Adilmakmur.co.id menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksiadilmakmur@gmail.com, dan redaksi@adilmakmur.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

Trending