Menu

Mode Gelap
Pencuri Babak Belur Dihakimi Massa Setelah Kepergok Mencuri Ponsel di Kota Tangerang Kans Prabowo untuk Jadi Presiden 2024 Sangat Kuat, Subagyo HS: Kali Ini Harus Jadi dan Menang Prabowo Silaturahmi dengan Sri Sultan Hamengkubowono X, Tidak Ada Pembicaraan Politik Prabowo Subianto Bertemu Habib Lutfi bin Yahya Selama 2 Jam, Ternyata Ini yang Dibahas Prabowo Subianto Didoakan Jadi Pemimpin Indonesia Saat Kunjungi Ponpes Attauhidiyah Tegal

NUSANTARA · 28 Okt 2020 01:27 WIB ·

Warga “Serbu” Kantor Bawaslu Ngaku Diintimidasi Partai Politik


 Warga “Serbu” Kantor Bawaslu Ngaku Diintimidasi Partai Politik Perbesar

Adilmakmur.co.id, Jakarta – Puluhan warga yang bermukim di Jalan Karya, Gang Karang Sari, Kelurahan Karang Berombak, Kecamatan Medan Barat, menggeruduk Kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Medan, Selasa (27/10/2020).

Kedatangan warga yang didominasi kaum wanita (emak-emak-red) itu sembari membawa spanduk berukuran besar dengan bertuliskan” Bawaslu Jangan Tutup Mata Anda Intimidasi Kepada Warga Tentang BPJS Kesehatan”.

“Kami saat ini resah karena diintimidasi salah satu partai politik yang mengancam akan mencabut program BPJS yang telah kami peroleh karena mendukung salah satu pasangan calon di Pilkada Kota Medan,” teriak warga saat menyampaikan aspirasinya. 

Baca Juga:  Rekomendasi KPK tentang BPJS, 3 Kementerian Diminta Tindak Lanjuti

“Oleh karena itu, kami meminta agar Bawaslu Kota Medan segera menindak partai politik yang melakukan sikap intimidasi kepada warga saat kontestasi Pilkada yang tengah berlangsung di Kota Medan,” sambung warga.

Seperti diutarakan Kaisem yang mengaku mendapat ancaman akan dicabut haknya dari program kesehatan (BPJS) atau jaminan sosial.

“Saya diancam hak BPJS akan dicabut sebagai peserta oleh salah seorang mengaku dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Medan,” katanya. 

Baca Juga:  Pesan Bawaslu, Masyarakat Harus Jadi Subyek Demokrasi

Menurutnya, pengancaman pencabutan program kesehatan gratis (BPJS) itu diketahuinya dari anaknya. Lebih lanjut, wanita paruh baya ini menuturkan pengancaman itu didapati karena ia mendukung salah satu paslon Bobby Nasution-Aulia Rachman di Pilkada Medan.

“Saya sangat resah atas tindakan oknum-oknum yang melakukan tindak pengancaman yang akan mencabut haknya menerima bantuan BPJS dari pemerintah,” ungkapnya. 

“Sedih saya dek, kerjaan ku hanya tukang kusuk dan tukang masak. Gara-gara saya mendukung salah satu paslon mendapat ancaman,” ujar Kaisem. 

Baca Juga:  Kejadian Banjir dan Tanah Longsor Sumatera Utara Akibatkan Korban Jiwa

Sementara di tengah-tengah penyampaikan aspirasi itu pihak Sekretariat Bawaslu Kota Medan langsung menemui puluhan warga yang berunjuk rasa tersebut. Dalam pertemuan itu, Bawaslu Kota Medan pun menerima pengaduan warga yang diintimidasi 

“Saat ini pengaduan warga yang berunjuk rasa itu sudah diterima. Tetapi saya tidak bisa memutuskan karena Ketua Bawaslu sedang mengikuti rapat bersama KPK,” pungkas Ayu salah seorang Sekretariat Bawaslu Kota Medan. Demikian dilaporkan oleh Leodepari (*)

Artikel ini telah dibaca 1 kali

Baca Lainnya

Anggota DPR Andre Rosiade Salurkan Ribuan Paket Sembako Via Partai Gerindra Padang

30 April 2022 - 14:09 WIB

Manjakan Pemudik dengan Berbagai Fasilitas, Gerindra Kota Semarang Buka Posko Mudik

30 April 2022 - 14:05 WIB

1 DPO Teroris Mujahidin Indonesia Timur Ditembak Mati, karena Melawan Satgas Madago

28 April 2022 - 09:40 WIB

16 Desa Terendam Banjir dengan Ketinggian Hingga 150 Cm di Kabupaten Pandeglang

2 Maret 2022 - 04:12 WIB

Resmikan Rusun Ponpes Al Quran Azzayadi, Puan Harapkan Masa Depan yang Baik bagi Anak Bangsa

20 Januari 2022 - 07:16 WIB

Puan Maharani Resmikan Pasar Legi atas Undangan Wali Kota Solo Gibran Rakabuming

20 Januari 2022 - 03:25 WIB

Trending di NUSANTARA