Menu

Mode Gelap
Real Madrid Menang Tipis Hadapi Liverpool, Pertandingan Berlangsung Sangat Sengit Pencuri Babak Belur Dihakimi Massa Setelah Kepergok Mencuri Ponsel di Kota Tangerang Kans Prabowo untuk Jadi Presiden 2024 Sangat Kuat, Subagyo HS: Kali Ini Harus Jadi dan Menang Prabowo Silaturahmi dengan Sri Sultan Hamengkubowono X, Tidak Ada Pembicaraan Politik Prabowo Subianto Bertemu Habib Lutfi bin Yahya Selama 2 Jam, Ternyata Ini yang Dibahas

POLITIK · 14 Okt 2020 07:20 WIB ·

Pesan Bawaslu, Masyarakat Harus Jadi Subyek Demokrasi


 Pesan Bawaslu, Masyarakat Harus Jadi Subyek Demokrasi Perbesar

Adilamakmur.co.id, Jakarta – Koordinator Divisi Pengawasan dan Sosialisasi Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) RI, Mochammad Afifudin, menyatakan masyarakat harus menjadi subyek atau pelaku demokrasi.

”Masyarakat ikut berpartisipasi dengan mengawasi pelaksanaan pemilu dan pilkada,” kata Afiffudin melalui keterangan tertulisnya, Selasa (13/10/2020).

Menurut Afifuddin, nilai-nilai pengawasan jangan sampai menjadikan jarak antara pengawas dengan masyarakat.

Baca Juga:  Majelis Ulama Indonesia Besikap Sangat Tegas, Menolak RUU HIP

”Pengawasan jangan dianggap sebagai suatu hal yang terpisah dari kegiatan sehari-hari. Jadikan aktivitas pengawasan sebagai bagian dari aktivitas sehari-hari. Pengawasan juga dapat dimulai dari obrolan-obrolan kecil,” katanya.

Sebelumnya, Ketua Bawaslu RI Abhan menyerukan pelaksanaan pemiilihan kepala daerah (Pilkada) 2020, khususnya kegiatan kampanye harus ramah lingkungan.

Baca Juga:  Soal Hoaks : Prabowo Lebih Santai Meski Militer, Jokowi Lebih Galak Padahal Sipil

“Kami menyerukan agar dalam pelaksanaan tahapan kampanye tetap memperhatikan kelestarian lingkungan,” tegasnya.

Dia mengatakan, saat ini masih ada kegiatan kampanye yang tidak memperhatikan kelestarian lingkungan, bahkan sering terjadi perusakan lingkungan.

Baca Juga:  Papua Terkini - Wiranto : Aparat Keamanan Terus Tangani Kericuhan Papua

Seringkali, kegiatan dalam kampanye justru merusak tanaman, dan pohon untuk pemasangan alat peraga kampanye yang merusak lingkungan.

“Alat peraga kampanye dari setiap pasangan calon jangan dipasang di tempat yang tidak semestinya, apalagi sampai merusak pohon atau tanaman,” tambahnya. (inf)

Artikel ini telah dibaca 0 kali

Baca Lainnya

Silaturahmi ke Ponpes Al Anwar Rembang, Prabowo Subianto Kenang Mbah Moen

13 Mei 2022 - 15:12 WIB

Sufmi Dasco Apresiasi Polri Soal Penangan136 Polisi Terlibat Penyalahgunaan Narkoba

13 Mei 2022 - 14:52 WIB

Polri Perpanjang Masa Penahanan Pacar, Ayah dan Adik Indra Kenz, Kasus Robot Trading Binomo

11 Mei 2022 - 09:44 WIB

Kans Prabowo untuk Jadi Presiden 2024 Sangat Kuat, Subagyo HS: Kali Ini Harus Jadi dan Menang

8 Mei 2022 - 13:48 WIB

Prabowo Silaturahmi dengan Sri Sultan Hamengkubowono X, Tidak Ada Pembicaraan Politik

8 Mei 2022 - 08:07 WIB

Prabowo Subianto Bertemu Habib Lutfi bin Yahya Selama 2 Jam, Ternyata Ini yang Dibahas

6 Mei 2022 - 19:02 WIB

Trending di POLITIK