Menu

Mode Gelap
Pencuri Babak Belur Dihakimi Massa Setelah Kepergok Mencuri Ponsel di Kota Tangerang Kans Prabowo untuk Jadi Presiden 2024 Sangat Kuat, Subagyo HS: Kali Ini Harus Jadi dan Menang Prabowo Silaturahmi dengan Sri Sultan Hamengkubowono X, Tidak Ada Pembicaraan Politik Prabowo Subianto Bertemu Habib Lutfi bin Yahya Selama 2 Jam, Ternyata Ini yang Dibahas Prabowo Subianto Didoakan Jadi Pemimpin Indonesia Saat Kunjungi Ponpes Attauhidiyah Tegal

NASIONAL · 13 Okt 2020 06:45 WIB ·

Pemerintah Ingatkan agar Unjuk Rasa Tidak Timbulkan Klaster Baru


 Pemerintah Ingatkan agar Unjuk Rasa Tidak Timbulkan Klaster Baru Perbesar

Adilamakmur.co.id, Jakarta – Pemerintah mengingatkan agar aksi penyampaian pendapat atau unjuk rasa yang dilakukan di tengah pandemi Covid-19 tidak menimbulkan klaster baru.

“Arahan Bapak Presiden bahwa perlu diingatkan kepada masyarakat bahwa sekarang situasinya masih dalam pandemi Covid-19, sehingga tentu kegiatan-kegiatan unjuk rasa itu diharapkan tidak membawa klaster demo baru,” ujar Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Senin (12/10), siang usai mengikuti Rapat Terbatas mengenai Laporan Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional.

Baca Juga:  Di Kampus UKRI, Prabowo Berikan Tangan dan Kaki Palsu kepada Penyandang Disabilitas

Dalam situasi pandemi ini, Airlangga kembali menghimbau masyarakat untuk terus disiplin menerapkan protokol kesehatan yang  digalakkan Satgas Penanganan Covid-19.

“Yaitu kita harus menjaga jarak, memakai masker, dan sering mencuci tangan. Dan sekali lagi, kegiatan-kegiatan demo atau unjuk rasa jangan menjadi klaster pandemi (Covid-19) baru,” kata Airlangga.

Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Doni Monardo, juga menyampaikan keprihatinannya mengenai adanya masyarakat yang masih abai terhadap anjuran untuk menghindari kerumunan.

Baca Juga:  Analisis Sementara, Hidroksiklorokuin Aman Digunakan untuk Covid-19

“Covid-19 ini ditularkan bukan oleh hewan sebagaimana flu babi dan flu burung, tetapi oleh manusia. Dan yang menularkan kepada manusia lainnya bukanlah orang yang jauh, tetapi orang terdekat kita, keluarga kita, teman sekerja, dan orang-orang yang terdekat dengan kita, terutama pada saat kita berada di ruang publik,” kata Doni.

Ia juga mengimbau kepada semua pihak untuk betul-betul memberikan perlindungan secara maksimal kepada seluruh komponen masyarakat sehingga tidak terjadi penambahan kasus positif Covid-19.

Baca Juga:  Ada Juklaknya, Ini Aturan Perjalanan Selama Masa Libur Natal & Tahun Baru

“Ketika yang tertular itu adalah anak muda dan secara fisik sehat, mungkin tidak begitu berpengaruh secara langsung kepada kondisi fisik dan kesehatannya, tetapi dapat membahayakan keselamatan bagi orang-orang yang ada di rumah, terutama mereka yang punya risiko menderita komorbid,” kata Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Doni Monardo. (skt)

Artikel ini telah dibaca 0 kali

Baca Lainnya

Investasi Robot Trading Evotrade dengan Skema Ponzi ke Kejaksaan, Jerat 5 Tersangka

19 Mei 2022 - 11:34 WIB

KSAD Dudung Dampingi Menhan Prabowo Bertemu Kepala Staf Angkatan Darat Singapura

11 Mei 2022 - 15:27 WIB

20 Plus Media Online FSMN Siap untuk Publikasikan Aksi Korporasi dan Kegiatan Politik Anda

6 Mei 2022 - 08:49 WIB

Naik Mobil Golf dan Sapa Masyarakat, Cucu Presiden Jokowi: Minal Aidin Wal Faizin

4 Mei 2022 - 13:32 WIB

Didoakan Jadi Presiden pada Pilpres 2024, Prabowo: Mereka Sahabat Lama Saya

3 Mei 2022 - 18:06 WIB

Ini yang Dibicarakan Presiden Jokowi dengan Menhan Prabowo, Tak Bahas Politik dan Ekonomi

2 Mei 2022 - 16:38 WIB

Trending di NASIONAL