Connect with us

EKONOMI

Ekonomi Kreatif Mestinya Jadi Arus Utama Pembangunan

Published

on

Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Abdul Fikri Faqih. (Foto : dpr.go.id)

Adilmakmur.co.id, Jakarta – Sektor ekonomi kreatif harus dihidupkan kembali berdampingan dengan sektor pariwisata. Selama pandemi virus Corona (Covid-19), sektor ini sempat menurun tajam. Untuk itu, perlu menjadikan ekonomi kreatif bagian dari arus utama (mainstream) pembangunan nasional.

Demikian mengemuka dalam rapat dengar pendapat umum Komisi X DPR RI dengan para pelaku ekonomi kreatif, di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (7/9/2020). Wakil Ketua Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih saat memimpin rapat tersebut mengatakan, sektor ini bisa menyerap banyak tenaga kerja yang berpihak pada nilai seni, budaya Bangsa Indonesia, dan sumber ekonomi lokal.

“Sektor ekonomi kreatif menciptakan lapangan kerja baru yang berpihak pada nilai seni, budaya Bangsa Indonesia, atau sumber daya ekonomi lokal. Untuk itu, perlu mengarusutamakan ekonomi kreatif dalam rencana pembangunan nasional,” papar Fikri. Selama pandemi Covid-19, ekonomi kreatif dan pariwisata secara bersamaan terpuruk.

Politisis PKS ini menyampaikan, para pelaku ekonomi kreatif sengaja diundang Komisi X DPR RI tidak saja untuk memberi masukan, tapi juga perspektif lain bagaimana harus menumbuhkan dan menggeliatkan kembali sektor ekonomi kreatif. Banyak masalah yang dihadapi para pelaku ekonomi kreatif, diantaranya masalah klasik pembiayaan yang sebelum Covid-19 pun sudah bermasalah.

“Komisi X hadir untuk memperkuat kembali industri ekonomi kreatif. Upaya yang kami lakukan adalah berangkat dari beberapa masalah pokok terkait ekonomi kreatif. Perlu penguatan bersama, di antaranya soal pemibiyaan. Bagaimana akses terhadap pembiayaan ekonomi kreatif yang sebelum Covid-19 masih jadi kendala. Tidak ada pelaku ekonomi kreatif yang difasilitasi perbankan maupun non perbankan. Rata-rata tidak punya agunan,” ungkap Fikri.

Mestinya, lanjut Fikri, pembiayaan bagi para palaku ekonomi kretif bisa dibantu dengan agunan berbasis hak kekayaan intelektual. Belum lagi pemasaran produknya juga masih ditemukan hambatan di sana sini. Di sinilah pentingnya menyertakan para pelaku ekonomi kreatif dalam paradigma pembangunan nasional. (dpr)


Media Adilmakmur.co.id menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksiadilmakmur@gmail.com, dan redaksi@adilmakmur.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

EKONOMI

Kilang Pertamina Plaju Dukung Program Keroyok Vaksinasi

Published

on

PT Kilang Pertamina International Unit Plaju bersama TNI, Polri dan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Sumsel menggelar program “Keroyok Vaksinasi” yang digelar di Komplek Pertamina, Gedung Patra Ogan, Plaju, Palembang pada Selasa, 26 Oktober2 021. (Dok. pertamina.com)

ADIL MAKMUR – PT Kilang Pertamina Internasional (PT KPI) Unit Plaju terus mendukung upaya pemerintah dalam percepatan vaksinasi Covid-19.

PT KPI Unit Plaju menyambut antusias program ‘Keroyok Vaksinasi’ yang tengah digiatkan Pemprov Sumatera Selatan bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sumsel.

KPI Plaju memfasilitasi Gedung Patra Ogan yang berada di dalam Komplek Pertamina Plaju untuk digunakan sebagai lokasi vaksinasi pada Senin 25 Oktober 2021.

Selanjutnya, silahkan baca berita versi lengkapnya di dalam artikel Kilang Pertamina Plaju Dukung Program Keroyok Vaksinasi


Media Adilmakmur.co.id menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksiadilmakmur@gmail.com, dan redaksi@adilmakmur.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

EKONOMI

Dorong Pertumbuhan Ekonomi, Mendagri Minta Pemda Segera Realisasikan Belanja APBD 2021

Published

on

Menteri Dalam Negeri RI Tito Karnavian. /instagam.com /@titokarnavian

ADIL MAKMUR – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian meminta belanja lewat Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tak ditahan hingga akhir tahun.

Menurutnya, APBD harus dibelanjakan sesegera mungkin untuk menggenjot pertumbuhan ekonomi. Terlebih, uang yang beredar di masyarakat merupakan hasil belanja sektor produktif dan dalam rangka penanganan pandemi Covid-19.

“Belanja pemerintah ini, karena merupakan belanja utama maka jangan ditahan, harus direalisasikan, dibelanjakan,” ujarnya dalam Pembekalan Kepemimpinan Pemerintahan Dalam Negeri bagi Bupati/Wali Kota dan Wakil Bupati/Wakil Wali Kota Tahun 2021 Gelombang II, secara daring dari Kantor Kemendagri, Jakarta Pusat, pada Senin 14 Juni 2021.

Mendagri menyampaikan, belanja pemerintah menjadi belanja utama untuk membuat bertahannya ekonomi, baik pusat maupun daerah.

Tak hanya itu, belanja lewat APBD juga dapat memancing swasta untuk turut bergulir dalam pergerakan ekonomi. Ia juga menjelaskan adanya kecenderungan realisasi penyerapan APBD yang kerap dilaksanakan di akhir tahun.

Selanjutnya, silahkan baca berita versi lengkapnya di media INFO UMKM dalam artikel “Dorong Pertumbuhan Ekonomi, Mendagri Minta Pemda Segera Realisasikan Belanja APBD 2021


Media Adilmakmur.co.id menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksiadilmakmur@gmail.com, dan redaksi@adilmakmur.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

EKONOMI

Menkeu Sri Mulyani Kenakan Kerudung Saat Umumkan Soal Wakaf Dana Tunai

Published

on

Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani Indrawati. /Instagram.com/@smindrawati.

ADIL MAKMUR – Ada yang berbeda dari Menteri Keuangan Sri Mulyani saat mengumumkan wakaf dana tunai yang telah terkumpul dan dititipkan di perbankan nasional jumlahnya mencapai Rp328 miliar per 20 Desember 2020.

Dimana, Sri menggunakan kerudung berwarna putih dengan dibalut baju batik yang di dominasi warna hitam putih, dengan beragam motif flora.

“Kami terus tingkatkan instrumen pembiayaan berbasis syariah makin meningkat dan dinikmati masyarakat baik Indonesia maupun dunia, tahu ini kami terus meningkatkan surat berharga syariah nasional (SBSN) dihubungkan dengan proyek.”

“Tahun ini, ada lebih dari Rp 27 triliun proyek-proyek yang didanai melalui SBSN,” kata Sri dalam peluncuran Gerakan Nasional Wakaf Uang dan Peresmian Brand Ekonomi Syariah oleh Presiden RI, Senin (25/1/2021).

“Adapun dana proyek Project Based wakaf pada periode tersebut mencapai Rp 597 miliar,” tambahnya.

Sri mengatakan, di Indonesia, wakaf telah berkembang dengan sangat baik tapi umumnya masih berupa properti tanah dan bangunan untuk kepentingan umat seperti masjid, madrasah, pesantren dan pemakaman.

Saat ini, kata Menkeu, sudah terkumpul lebih dari Rp 54 miliar dalam bentuk kas wakaf link sukuk.

Pages: 1 2


Media Adilmakmur.co.id menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksiadilmakmur@gmail.com, dan redaksi@adilmakmur.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

Trending