Menu

Mode Gelap
Real Madrid Menang Tipis Hadapi Liverpool, Pertandingan Berlangsung Sangat Sengit Pencuri Babak Belur Dihakimi Massa Setelah Kepergok Mencuri Ponsel di Kota Tangerang Kans Prabowo untuk Jadi Presiden 2024 Sangat Kuat, Subagyo HS: Kali Ini Harus Jadi dan Menang Prabowo Silaturahmi dengan Sri Sultan Hamengkubowono X, Tidak Ada Pembicaraan Politik Prabowo Subianto Bertemu Habib Lutfi bin Yahya Selama 2 Jam, Ternyata Ini yang Dibahas

MEGAPOLITAN · 19 Agu 2020 07:28 WIB ·

Legislator Prihatin Konstruksi Jalan Tol Cibitung-Cilincing Ambruk


 Legislator Prihatin Konstruksi Jalan Tol Cibitung-Cilincing Ambruk Perbesar

Adilmakmur.co.id, Jakarta – Peristiwa ambruknya konstruksi jalan tol kembali terjadi. Kali ini menimpa proyek konstruksi pembangunan Seksi IV Jalan Tol Cibitung-Cilincing di Kelurahan Marunda Cilincing, Jakarta Utara, Minggu (16/8/2020). Insiden ini pun menuai sorotan dari Parlemen. Merespon hal itu, Anggota Komisi V DPR RI Ahmad Syaikhu menyampaikan keprihatinannya atas terjadinya peristiwa tersebut.

Mengingat, ungkap Syaikhu, sejak dari tahun 2017 selalu saja terjadi kecelakaan proyek jalan tol. “Kita patut heran, mengapa selalu terjadi ambruknya proyek jalan tol. Sejak tahun 2017 ada saja kejadian. Kok setiap tahun begini?” papar Syaikhu dalam siaran persnya yang diterima Parlementaria, Selasa (18/8/2020).

Baca Juga:  Catatan Fraksi PKB Terkait RUU SDA

Syaikhu mengungkapkan, dalam catatannya sejak bulan Oktober 2017 hingga 2019 lalu, proyek jalan tol di beberapa tempat mengalami kecelakaan konstruksi. Diantaranya Tol Pemalang-Batang, Tol Pasuruan-Probolinggo, Tol Becakayu, bahkan Tol Desari yang mengalami dua kali ambruk hingga Tol BORR.

Lebih lanjut, masih kata politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tersebut, dari daftar kecelakaan yang tercatat ini saja sudah terjadi 7 kecelakaan besar dalam kurun waktu 3 tahun. Artinya sejak 2017, dapat dikatakan setiap tahun Pemerintah belum pernah mencatatkan clean sheet terhadap kecelakaan konstruksi jalan tol.

Baca Juga:  Kebutuhan Alkes Dalam Negeri Belum Dapat Dipenuhi Industri Lokal

“Belum lagi jika dihitung kecelakaan akibat konstruksi proyek-proyek Pemerintah lainnya, seperti meledaknya pipa Pertamina akibat proyek kereta cepat Jakarta – Bandung. Ini harus segera dilakukan evaluasi dan harus segera dibentuk tim investigasi,” tegas mantan Wakil Wali Kota Bekasi itu.

Maka, Syaikhu meminta kepada seluruh stakeholder yang terlibat dalam proyek-proyek konstruksi besar, agar memenuhi Standar Keamanan, Keselamatan, Kesehatan (K3). Tak hanya itu, Syaikhu juga mendorong kepada Pemerintah untuk meningkatkan pengawasan. 

“Standar K3 harus betul-betul diterapkan. Pengawasan Pemerintah juga perlu ditingkatkan. Pemerintah harus segera menginvestigasi peristiwa kecelakaan ini secara cepat, tuntas dan transparan. Seharusnya, dalam waktu singkat akan segera diketahui penyebab dan siapa yang bertanggung jawab atas kecelakaan tersebut,” tandas Wakil Ketua Badan Akuntabilitas Keuangan Negara (BAKN) DPR RI tersebut.

Baca Juga:  Rekayasa Lalin BSF 2020, Sabtu Pekan Ini Jalan Suryakencana akan Ditutup Mulai Jam 12.00 WIB

Selain itu, Syaikhu meminta agar Pemerintah memberikan sanksi kepada Penyedia Jasa jika terbukti bersalah. Yakni, dengan acuan payung hukumnya yaitu Pasal 52 dan Pasal 96 Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2017 tentang Jasa Konstruksi. “Berikan sanksi jika hasil investigasi terbukti kesalahan ada pada Penyedia Jasa,” pungkas legislator dapil Jawa Barat VII itu. (dpr)

Artikel ini telah dibaca 0 kali

Baca Lainnya

Pencuri Babak Belur Dihakimi Massa Setelah Kepergok Mencuri Ponsel di Kota Tangerang

15 Mei 2022 - 08:38 WIB

Diprediksi akan Penuhi Wilayah Bekasi, 10 Ribu Warga Pendatang yang Cari Kerja

9 Mei 2022 - 11:10 WIB

Di Kawasan Destinasi Wisata Puncak, Polda Jabar akan Lakukan Rekayasa Lalu Lintas

28 April 2022 - 13:51 WIB

Naik Sebanyak 100 Persen, Jumlah Penumpang yang Mudik di Terminal Kampung Rambutan

27 April 2022 - 13:47 WIB

Bupati Kabupaten Bogor Ade Yasin Ditangkap KPK dalam Operasi Tangkap Tangan

27 April 2022 - 11:47 WIB

Saat Habiburokhman dan Adnan Taufiq Blusukan, Warga Utan Kayu Doakan Prabowo Nyapres Lagi

19 April 2022 - 12:19 WIB

Trending di MEGAPOLITAN