Menu

Mode Gelap
Real Madrid Menang Tipis Hadapi Liverpool, Pertandingan Berlangsung Sangat Sengit Pencuri Babak Belur Dihakimi Massa Setelah Kepergok Mencuri Ponsel di Kota Tangerang Kans Prabowo untuk Jadi Presiden 2024 Sangat Kuat, Subagyo HS: Kali Ini Harus Jadi dan Menang Prabowo Silaturahmi dengan Sri Sultan Hamengkubowono X, Tidak Ada Pembicaraan Politik Prabowo Subianto Bertemu Habib Lutfi bin Yahya Selama 2 Jam, Ternyata Ini yang Dibahas

LIFESTYLE · 13 Jul 2020 13:00 WIB ·

Kurang Maksimal, Lindungi Diri dengan Face Shield Tanpa Masker


 Menggunakan face shield saja tanpa masker, tidak akan memberikan perlindungan yang maksimal. (Foto : Pinterest) Perbesar

Menggunakan face shield saja tanpa masker, tidak akan memberikan perlindungan yang maksimal. (Foto : Pinterest)

Adilmakmur.co.id, Jakarta – Juru Bicara Pemerintah untuk COVID-19 Achmad Yurianto kembali menegaskan bahwa penggunaan topeng wajah transparan atau face shield tanpa masker penutup mulut dan hidung tidak dapat memberikan perlindungan maksimal terhadap cemaran virus SARS-CoV-2 penyebab COVID-19.

“Menggunakan face shield saja tanpa masker, tidak akan memberikan perlindungan yang maksimal,” ujar Yuri di Media Center Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19, Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta, Minggu (12/7/2020).

Yuri juga mengatakan, pada dasarnya penggunaan face shield hanya sebatas mampu melindungi penggunanya dari droplets yang besar, akan tetapi tidak menjamin partikel micro droplet lantas tidak terhirup ke dalam mulut atau hidung. Sebab, partikel micro droplet dapat berada di udara dalam waktu yang relatif lama dan berpotensi terhirup secara tidak sengaja.

Baca Juga:  Pembentukan Komite Covid-19 Jokowi Dinilai Janggal, Ini Alasannya

“Micro droplet ini, ukurannya lebih kecil dan bisa berada di udara untuk waktu yang relatif lama,” jelas Yuri.

“Oleh karena itu, penggunaan masker mutlak harus dilakukan, harus dikerjakan. Bukan face shield. Karena, kita tahu pada micro dorplet, dia akan mengambang di udara,” imbuhnya.

Baca Juga:  Apakah COVID-19 Benar-benar Ada?

Dalam hal ini Yuri menyarankan face shield lebih baik digunakan sebagai tambahan dari penggunaan masker. Akan tetapi dia tetap tidak menyarankan apabila seseorang hanya menggunakan face shield tanpa masker.

“Kita tidak boleh mengandalkan hanya menggunakan face shield saja. Gunakan masker. Ini yang penting, dan gunakan masker apapun,” kata Yuri.

Sebagai informasi, Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 telah mengumumkan bahwa penambahan data kasus COVID-19 per hari ini Minggu (12/7/2020) ada sebanyak 1.681 orang yang terkonfirmasi positif, sehingga akumulasinya menjadi 75.699.

Dari beberapa informasi pemberitaan yag disampaikan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), diyakini bahwa penularan virus yang terjadi melalui cemaran droplet. Oleh sebab itu, diharapkan kepada masyarakat agar dapat mematuhi dan menerapkan protokol kesehatan seperti memakai masker, mencuci tangan dengan air yang mengalir dan menjaga jarak.

Baca Juga:  Indonesia-Malaysia Kembangkan Koridor Perjalanan Wisata Bersama

Dari penambahan angka kasus yang diperbarui hari ini, ada sebanyak 71 pasien meninggal dan total akumulasinya menjadi 3.606. Kemudian ada sebanyak 919 orang yang dinyatakan negatif atau sembuh COVID-19 sehingga totalnya menjadi 35.638. Demikian, seperti dikutip Hallo.id. (psp)

Artikel ini telah dibaca 28 kali

Baca Lainnya

8 Cara Sehat dan Enak Makan Mie Instan

30 April 2022 - 12:54 WIB

Ketua DPR RI Puan Maharani akan Perjuangkan agar Punya Hari Kebaya Nasional

29 Desember 2021 - 07:23 WIB

Puan pada Hari Kesiapsiagaan Epidemi Internasional: Kita Harus Tetap Tangguh

28 Desember 2021 - 01:40 WIB

Diskon Hingga 90% PLUS Voucher, Belanjaan Kamu Jadi Lebih Murah Lagi di Shopee Murah Lebay!

22 Maret 2021 - 06:12 WIB

Mengenal Jenis Vaksin Flu untuk Orang Dewasa

16 Januari 2021 - 04:27 WIB

Sudah Tahu Istilah Pembatasan Sosial Berskala Mkro atau PSBK?

16 September 2020 - 06:25 WIB

Trending di LIFESTYLE