Menu

Mode Gelap
Real Madrid Menang Tipis Hadapi Liverpool, Pertandingan Berlangsung Sangat Sengit Pencuri Babak Belur Dihakimi Massa Setelah Kepergok Mencuri Ponsel di Kota Tangerang Kans Prabowo untuk Jadi Presiden 2024 Sangat Kuat, Subagyo HS: Kali Ini Harus Jadi dan Menang Prabowo Silaturahmi dengan Sri Sultan Hamengkubowono X, Tidak Ada Pembicaraan Politik Prabowo Subianto Bertemu Habib Lutfi bin Yahya Selama 2 Jam, Ternyata Ini yang Dibahas

INTERNASIONAL · 24 Jun 2020 09:04 WIB ·

Pemerintah RI Tingkatkan Bantuan untuk Palestina di Tahun 2020


 Pemerintah RI Tingkatkan Bantuan  untuk Palestina di Tahun 2020 Perbesar

Adilmakmur.co.id, Jakarta – Menteri Luar Negeri Republik Indonesia (RI), Retno Marsudi sampaikan komitmen Pemerintah RI untuk meningkatkan bantuan kemanusiaan kepada Palestina di tahun 2020 dalam Extraordinary Ministerial Pledging Conference for UNRWA (United Nations Relief and Works Agency for Palestine Refugees in the Near East) yang diselenggarakan secara virtual pada Selasa (23/6/2020) malam.

Komitmen ini adalah wujud kepedulian Indonesia atas penderitaan bangsa Palestina dalam menghadapi pandemi Covid-19 dan ancaman perluasan aneksasi Israel. Bantuan kemanusiaan Indonesia rencananya akan disalurkan langsung kepada Pemerintah Palestina, dan juga melalui UNRWA dan ICRC (International Committee for Red Cross).

Baca Juga:  Tiga Fase Program Pemulihan Koperasi dan UMKM di Tengah Pandemi

Menlu RI menegaskan kembali dukungan politik Indonesia bagi perjuangan bangsa Palestina untuk merdeka secara penuh dan berdaulat. Dalam hal ini dukungan terhadap UNRWA berarti dukungan terhadap perjuangan bangsa Palestina.

Sebelum diselenggarakannya konferensi ini, Menlu Retno telah berkomunikasi langsung via telpon dengan Commissioner General UNRWA yang baru, Filippe Lazarini, menyampaikan dukungan terhadap upaya revitalisasi UNRWA, dan menggarisbawahi pentingnya organisasi UNRWA yang akuntabel dan efisien.

Baca Juga:  Capres Prabowo Temui PM Singapura

Extraordinary Virtual Ministerial Pledging Conference UNRWA dihadiri oleh Deputi Perdana Menteri, Menteri, Wakil Menteri dan Duta Besar dari 60 negara, dan juga Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres dan Commissioner General UNRWA, Filippe Lazarini.

Tujuan utama Konferensi ini adalah untuk penguatan kembali dukungan politis terhadap perjuangan bangsa Palestina dan menggalang dana bagi UNRWA.

Baca Juga:  Pelaksanaan Karantina Penumpang Internasional WNI dan WNA Berjalan Lancar

UNRWA merupakan badan PBB yang didirikan 70 tahun lalu dan saat ini menangani 5,5 juta pengungsi Palestina yang berada di Gaza, Tepi Barat, Yarusalem Timur, Yordania, Lebanon dan Suriah. Pelayanan UNRWA antara lain mencakup fasilitasi pendidikan, kesehatan, bantuan darurat, micro finance, perlindungan, pembangunan dan berbagai pelayanan sosial lainnya.

Pada sidang Majelis Umum PBB bulan Desember 2019 lalu, Indonesia bersama 168 negara anggota PBB lainnya mendukung perpanjangan mandat UNRWA hingga 2023. (kab)

Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Donald Trump Dituding Tidak Punya Rencana untuk Mendistribusikan Vaksin Covid

25 Januari 2021 - 01:42 WIB

Malaysia Juga Kembali Lakukan Kegiatan untuk Memperketat Batasan Pergerakan

12 Januari 2021 - 09:04 WIB

Massa Pro Donald Trump Rusuh dan Anarkis di Gedung Capitol, 4 Orang Tewas

7 Januari 2021 - 09:45 WIB

Ya Ampun Kok Bisa, Drone Diduga Milik China Masuki Teritori Indonesia

5 Januari 2021 - 09:51 WIB

Ternyata Ini, Kemenhan Angkat Bicara Soal Temuan Drone Bawah Laut

5 Januari 2021 - 07:02 WIB

Amerika Berikan Pengakuan Kedaulatan Maroko Atas Wilayah Sahara Barat

22 Desember 2020 - 08:39 WIB

Trending di INTERNASIONAL