Menu

Mode Gelap
Pencuri Babak Belur Dihakimi Massa Setelah Kepergok Mencuri Ponsel di Kota Tangerang Kans Prabowo untuk Jadi Presiden 2024 Sangat Kuat, Subagyo HS: Kali Ini Harus Jadi dan Menang Prabowo Silaturahmi dengan Sri Sultan Hamengkubowono X, Tidak Ada Pembicaraan Politik Prabowo Subianto Bertemu Habib Lutfi bin Yahya Selama 2 Jam, Ternyata Ini yang Dibahas Prabowo Subianto Didoakan Jadi Pemimpin Indonesia Saat Kunjungi Ponpes Attauhidiyah Tegal

NUSANTARA · 7 Jun 2020 01:02 WIB ·

Bogor, Depok, dan Bekasi Bakal Berlakukan PSBB Proporsional, Apa Itu?


 Bogor, Depok, dan Bekasi  Bakal Berlakukan PSBB Proporsional, Apa Itu? Perbesar

Adilmakmur.co.id, Bandung – Per-hari Jumat (5/6/2020) , Pemprov DKI Jakarta mengakhiri Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan melanjutkan menjadi PSBB Transisional. Kebijakan ini tentunya berdampak pula pada daerah perbatasan DKI Jakarta dengan Jabar.

“Selama ini kebijakan Bogor, Bekasi dan Depok (Bodebek) mengikuti DKI. Dengan berakhirnya PSBB DKI Jakarta maka akan ada kebijakan baru juga untuk Bodebek,” ujar Kepala Biro Hukum dan HAM Setda Jabar Eni Rohaeni dalam konferensi pers di Gedung Sate, Kamis (4/6/2020).

Baca Juga:  Menko Maritim dan Mentan Garap Food Estate di Humbang Hasundutan

Ia menegaskan, gubernur akan segera mengeluarkan keputusan untuk menetapkan Kepgub PSBB Proporsional, sekaligus surat edaran yang akan didistribusikan kepada kepala daerah di Bodebek. Surat edaran juga akan menegaskan terkait rencana penerapan wilayah Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) dengan tahapan-tahapan yang jelas dan wajib diikuti kabupaten dan kota di Jabar.

“Jadi PSBB Proporsional untuk Bodebek akan berlalu mulai 5 Juni hingga 28 Juni, atau dua kali masa inkubasi terlama COVID-19. Hari ini gubernur akan mengeluarkan Kepgub nya,” jelasnya.

Baca Juga:  Prabowo : Sebagai Pejuang Politik, Kita Berjuang untuk Memperbaiki Kehidupan Rakyat dan Bangsa

Sementara itu Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Daud Ahmad menyebutkan tren positif Covid di Jabar masih fluktuatif, namun cenderung menurun.

Ia menyebutkan masih ada penambahan pasien positif dan juga yang meninggal dunia. Namun disisi lain jumlah pasien sembuh terus bertambah pula.

Baca Juga:  Asian Development Bank akan Bantu Akses dan Distribusi Vaksin Covid-19

Hingga kemarin, jumlah warga positif COVID-19 di Jabar mencapai 2.314 atau bertambah 5 orang dari sehari sebelumnya. Yang meninggal bertambah 3 orang atau total.menjadi 154 orang. Sementara pasien sembuh bertambah 53 orang atau total sembuh menjadi 701 orang.

“Kami juga ada rencana memberlakukan pembatasan sosial berskala mikro di 13 wilayah desa atau kecamatan di Jabar. Masih kami terus evaluasi,” tegasnya. (jab)

Artikel ini telah dibaca 23 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Anggota DPR Andre Rosiade Salurkan Ribuan Paket Sembako Via Partai Gerindra Padang

30 April 2022 - 14:09 WIB

Manjakan Pemudik dengan Berbagai Fasilitas, Gerindra Kota Semarang Buka Posko Mudik

30 April 2022 - 14:05 WIB

1 DPO Teroris Mujahidin Indonesia Timur Ditembak Mati, karena Melawan Satgas Madago

28 April 2022 - 09:40 WIB

16 Desa Terendam Banjir dengan Ketinggian Hingga 150 Cm di Kabupaten Pandeglang

2 Maret 2022 - 04:12 WIB

Resmikan Rusun Ponpes Al Quran Azzayadi, Puan Harapkan Masa Depan yang Baik bagi Anak Bangsa

20 Januari 2022 - 07:16 WIB

Puan Maharani Resmikan Pasar Legi atas Undangan Wali Kota Solo Gibran Rakabuming

20 Januari 2022 - 03:25 WIB

Trending di NUSANTARA